Gadis Tangguh

Gadis Tangguh
EP.57


__ADS_3

Hari ini Sofia memiliki agenda berkumpul kembali dengan BlackStar. Ia sangat penasaran organisasi macam apa BlackStar tersebut, dan apakah hanya menjual obat-obatan terlarang saja atau masih ada bisnis lain. Hal-hal itupun memenuhi kepalanya. Ia juga sudah bertukar pikiran dengan Noah yg selama ini mencari tahu tentang BlackStar. Namun, info yg ia terima mereka hanya menjual barang haram tersebut.


Akhirnya Sofia hanya bisa bersiaga jika ada yg tidak beres dengan BlackStar. Ia selalu membawa pistol dan juga pisau untuk berjaga-jaga. Ia juga sudah menyuruh anak buahnya untuk berhenti mengawasinya dari dekat. Karena dikhawatirkan penyamarannya akan terbongkar dan semua rencananya jadi berantakan. Mereka semua pun menurut tapi Noah, Doni dan juga Kenan sangat cemas mengingat betapa berbahayanya BlackStar. Apalagi informasi yg didapatkan Sofia dari West cukup akurat.


Dan mulai kini akses Sofia dengan SHIELD dan juga Kenan mulai jarang dilakukan. Sofia juga mengurus segalanya sendiri untuk meyakinkan pihak BlackStar kalau ia hanya pebisnis biasa. Kini hari-harinya dia jalani dengan misi-misi kecil BlackStar.


Hingga setelah pihak BlackStar yakin, mereka mulai mengajak Sofia ke markas besar mereka. Sofia pun takjub karena gedung penthause mewah merupakan markas besar mereka. Kini Sofia pun bertanya-tanya siapa ketua dari BlackStar dan sudah dipastikan ia pasti sangat kaya raya.


Ia masuk ke dalam bersama anggota lainnya dan pura-pura takjub. Lalu seseorang membawanya ke ruangan rapat. Mereka membahas rencana mereka yg bernama "S Plan".


Sofia pun ikut duduk dan mendengarkan rencana tersebut. Ia pun tersentak saat yg dibahas adalah SHIELD.


"Jadi rencana untuk menghancurkan SHIELD dimulai dari pewaris mereka yg telah membunuh pemimpin kita sebelumnya Satria.. Dan kini kudengar pewaris barunya adalah putrinya.. Kini tuan kita juga sedang mencari wanita tersebut di Singapura. Kita juga akan menyerang SHIELD yg berada disini.." ucap Tom.


Dan rencananya 2 minggu lagi mereka akan menyerang markas SHIELD yg ada disini. Begitulah garis besar yg ditangkap oleh Sofia. "Gawat..! tidak boleh dibiarkan.." gumamnya dalam hati. Sepanjang rapat tersebut Sofia pun merekam percakapan mereka semua dan rencananya. Hingga rapat usai, mereka pun membubarkan diri. Dan minggu depan, mereka akan mulai mengatur strategi.


Dan selama 1 minggu ini semua anggota yg memiliki kemampuan diminta berlatih untuk menghadapi SHIELD. Termasuk Sofia yg akan berada digaris depan ditugaskan membantai rekannya sendiri. Tapi bagaimanapun caranya Sofia harus melawan dan mencari cara terbaik menyelamatkan rekan-rekannya dan juga perusahaannya.


Mulai besok Sofia diminta untuk hadir di tempat latihan mereka dan menginap disana. Ia juga sudah diberikan kunci kamar dan besok harus sudah berada di tempat pelatihan. Dengan cepat Sofia melajukan mobilnya menuju apartemennya. Ia segera mengirimkan file rekamannya pada Noah, Doni dan juga Kenan untuk berjaga-jaga. Mereka bertiga pun kaget, namun mereka bersiaga untuk melawan BlackStar.

__ADS_1


Malam ini Sofia tengah membereskan barang-barangnya, ia pun memikirkan strategi untuk melawan mereka sebelum organisasi tersebut menghancurkan SHIELD. "Ayo Sofia berfikir..!" gumamnya. Dan semalaman pun ia mencari cara untuk menyelamatkan rekan-rekan dan perusahaannya sedangkan ia tak bisa berkomunikasi langsung dengan mereka karena pasti ponselnya telah disadap.


Esok paginya Sofia bergegas menuju tempat latihan mereka. Ia juga bertanya pada West dan ternyata West tak ambil bagian dalam misi tersebut karena ia hanya orang yg menjual saja. Ia pun beruntung karena tak harus menghadapi teman barunya itu.


Setelah tiba ditempat, semua barang milik Sofia digeledah dan dicek. Untungnya Sofia sudah mengantisipasi hal tersebut dan hanya membawa ponsel yg digunakan untuk menghubungi orang-orang dari Blackstar. Setelah lolos dari pihak keamanan Sofia pun masuk dan menaruh barang-barangnya di kamar yg telah disediakan.


Saat masuk Sofia pun terkejut karena ia mendapat kamar yg cukup bagus. Ia pun melihat sekitar apakah ada kamera tersembunyi atau alat penyadap lainnya. Dan ia pun menemukannya, ada di bawah meja dan di vas bunga. Ia mengambilnya dan melepaskan kedua barang yg terpasang, lalu melaporkan kepada orang-orang disana.


"Siapa yg menaruh kamera dan juga alat penyadap di kamarku?" teriak Sofia kesal.


"Maaf nona kami hanya.."


"Hanya apa? aku ini wanita apa kalian mesum..?" ucap Sofia kesal.


"Ada apa nona Gracia.?" tanya Tom bingung.


"Ada apa? anda lihat ini tuan Tom?" ucap Gracia menunjukkan alat penyadap dan kamera yg ia kumpulkan dari kamarnya.


"E.. sepertinya ada kesalahpahaman mohon maaf nona.." ucap Tom gelagapan. "Sial gadis ini sangat jeli.." gumam Tom.

__ADS_1


"Dengar ya jika aku tahu siapa yg memasang semua ini maka sudah dipastikan kepalanya akan jadi target sasaran peluruku.. " ucap Gracia dengan nada tinggi membuat mereka semua takut.


"Baik nona, ini tidak akan terjadi lagi.." ucap Tom.


Lalu Gracia kembali masuk ke dalam kamarnya sampil mengepal geram. Ia juga menginjak-injak kamera dan alat perekam tersebut hingga hancur tak berbekas. Tom dan anak buahnya pun dibuat ngeri dengan ancaman Gracia.


"Kalian hati-hati dengan wanita itu..!" perintah Tom.


"Baik tuan.."


"Sial rencanaku jadi gagal dan berantakan.." gumam Tom dalam hati.


Niatan Tom adalah ingin membuat Gracia terus berada di organisasi tersebut dan menjadi budaknya. Ia juga akan mengancam Gracia jika ia memiliki video-video Gracia tanpa busana di dalam kamarnya dengan kamera tersebut. Serta alat perekam untuk memantau gerak-gerik Gracia. Namun, usahanya menjadikan budaknya ternyata gagal. Gracia cukup pintar dan tak mudah dibodohi.


"Padahal ia lumayan cantik dan body nya juga bagus, ia bisa jadi pemuasku jika aku berhasil.." gumam Tom dalam hati.


Benar saja apa yg dikatakan West, mereka semua adalah penjilat dan orang-orang kejam. Kini Sofia sadar kalau ucapan teman barunya itu terbukti. Dan ia harus terus berada disana berpura-pura setia hingga ia bertemu pemimpin BlackStar yg mempunyai dendam dengan SHIELD. "Semoga aku bisa bertahan hingga aku bertemu dengannya.. tapi SHIELD dalam bahaya 2 minggu lagi" gumam Sofia dalam hati.


Sofia pun mengecek kembali kamarnya. Disetiap sudut ia acak-acak dan bongkar. Sampai semua lukisan ia turunkan dan cek dibelakangnya apakah ada alat penyadap atau kamera lainnya. Ia juga menemukan banyak kamera di dalam kamar mandi. Hingga ia mengumpulkan semua yg tersisa dan menghancurkannya tepat dihadapan Tom.

__ADS_1


"Lihat ini tuan Tom.. aku dengan sukarela masuk kesini bukannya keuntungan tapi malah aku hampir dirugikan..!" ucap Gracia sembari mengumpulkan semua temuannya dan menghancurkannya di depan matanya.


Tom pun tampak malu karena usahanya menjebak Gracia ketahuan dan yg ia takutkan Gracia akan pergi meninggalkan organisasi tersebut. Ia pun berupaya berbagai cara untuk merayu kembali Gracia agar percaya padanya.


__ADS_2