Gadis Tangguh

Gadis Tangguh
EP.27


__ADS_3

Kini Alfi tengah membereskan barang-barangnya. Ia sudah tahu kalau orang-orang seperti mereka takkan takut hukum dan akan selalu semena-mena. Kini ia harus berhenti sementara dan mencari pekerjaan baru di rumah sakit lain. Ia pun meminta bantuan teman-teman seangkatan kedokterannya untuk mencarikannya lowongan pekerjaan. Dan kebetulan ia mendapatkan email dari sahabat lamanya kalau rumah sakit di Singapura membutuhkan tenaga profesional. "Rezeki takkan kemana.." ucap Alfi setelah menerima email dari sahabatnya yg berada di Singapura.


Kini Alfi pun pulang dengan tenang tanpa ragu dan khawatir, membuat orang-orang heran. Bahkan teman-teman sesama dokter di rumah sakit tersebut pun ikut prihatin namun mereka tak punya kuasa untuk melawan. Alfi pun tahu kalau sebenarnya rumah sakit ini milik tuan Felix melihat kondisi sekarang. Ia juga sudah mengabari Kenan dan Rose.


Kenan yg mendapat kabar pun geram dibuatnya.


"Awas kau tuan Felix..! berani kau main-main denganku.." gumamnya.


Setelah mengumpulkan video cctv dan bukti jarum suntik berisi racun, dengan cepat Kenan dan Rose memerintahkan orang-orangnya untuk bergerak menindak perbuatan tuan Felix. Dalam waktu satu hari, berkat bukti akurat tuan Felix pun ditangkap oleh pihak kepolisian. Doni pun tersenyum puas saat melihat kedua cucunya sangat berbakat dan kompeten. "Hebat..!" gumamnya.


Kini Rose pun mengunjungi kantor polisi untuk memberikan keterangan. Setelah selesai, tuan Felix pun diintrogasi dan ia tak mampu lagi mengelak. Rose pun penasaran pada Chris, karena ia cukup tenang berada disana.


Akhirnya Rose pun mengunjungi Chris.


"Hai tuan Chris apa kabarmu?" tanya Rose.


"Jauh lebih baik.. apa lukamu sudah sembuh nona Rose.?" balas Chris.


"Sudah lebih baik juga, tapi pasti sedikit membekas.." ucap Rose.


"Maaf.. " ucap Chris.


"Apa? aku tak salah dengar.." balas Rose heran dan terkejut.


"Maaf nona Rose.. Aku minta maaf dengan tulus.. " ucap Chris.


"Iya karna kau sudah berada disini jadi kumaafkan.. tapi.." ucap Rose terhenti.


"Aku tahu kau pasti terkejut.. Aku memang bukan lelaki baik tapi sejujurnya aku juga tak suka melakukannya pada wanita baik-baik.. aku sengaja melakukan semua ini.." ucap Chris.


"Apa tujuanmu? kau tahu aku hampir mati..!" ucap Rose kesal.


"Aku akan menerima hukumanku.. ini adalah rencana gilaku untuk menjatuhkan ayahku sendiri.." ucapnya tanpa ragu.


"APA??? Kau sudah gila?" ucap Rose terkejut.


"Iya aku sudah gila.. aku ingin membalas kematian ibuku.." ucap Chris.


"Apa dendam kematian ibunya? Rasanya pria ini tidak sedang berbohong.." gumam Rose dalam hati.


"Lalu hubungannya denganku?" tanya Rose.

__ADS_1


"Kau dari SHIELD perusahaan kuat yg mampu menghancurkan seseorang yg kuat jika ia melakukan kesalahan fatal.. dan aku merencanakan semua ini.. memang terdengar bodoh tapi aku ingin Ayahku jatuh.. Ia benar-benar lelaki tak bertanggungjawab.." ucapnya kesal.


"Singkat cerita, Ayahku berselingkuh dengan pengasuhku yaitu nyonya Felix yg sekarang.. Dan wanita jahat itu bahkan meracuni ibuku hingga membuatnya sakit dan meninggal.. Aku menyaksikannya tapi aku yg masih berusia 5 tahun tak mengerti apa-apa saat itu. Dan ayahku justru tidak merasa sedih dengan kematian ibuku, malahan ia menikahi selingkuhannya.." terangnya.


"Aku harap kini kau sudah tahu alasanku.. aku siap menerima hukumanmu dan berterimakasih sudah menjatuhkan ayahku.." ucap Chris lega.


"Kisahmu cukup tragis tuan Chris.. tapi tak membenarkan tindakanmu.." ucap Rose.


"Kau memang benar dan aku sudah siap dengan konsekuensinya.. tapi bolehkah aku bertanya sesuatu?" tanya Chris.


"Baiklah.. tanyakanlah.." balas Rose.


"Apa tujuanmu datang ke D'Textile.. Dari yg kulihat kau bukan bodyguard biasa.. bahkan kau mampu membuat Tuan Doni datang langsung menyelesaikan masalah ini.." ucap Chris.


"Itu bukan urusanmu tuan Chris.. dan tenang saja aku takkan mencuri apapun dari perusahanmu.." ucap Rose.


"Oh ayolah nona Rose kau tidak bisa membohongiku, kau punya kekuatan besar di SHIELD.. aku yakin ada tujuan tersendiri.." ucap Chris.


"Kau cukup pintar, tadi kau sempat berterimakasih bukan karena aku memenjarakan ayahmu.. bagaimana jika kini kau membantuku? hitung-hitung untuk membayar perbuatan burukmu.." ucap Rose licik.


"Yah selagi bukan rahasia perusahaan aku bisa beritahu.." ucap Chris.


Kemudian Rose membuka ponselnya mencari gambar motif sebuah desain kain.


"Iya ini motif kain terbaru kami.. lalu apa yg ingin kau tahu?" tanya Chris.


"Siapa pembuatnya?" tanya Rose.


"Pembuatnya aku tak kenal tapi aku mengetahuinya dari orang-orang yg diutus untuk membuat kesepakatan dengan kami.." ucap Chris.


"Kau yakin?" ucap Rose.


"Iya, aku hanya tertarik saat ada tawaran yg masuk.. " ucap Chris.


"Lalu dari mana asalnya?" tanya Rose.


"Mereka berkata kalau ini adalah kain tradisional suku di sebuah pulau.." ucap Chris.


"Suku? Pulau?" ucap Rose heran.


"Iya unik bukan? .." balas Chris.

__ADS_1


"Pulau apa? dan dimana?" tanya Rose.


Namun tiba-tiba petugas masuk dan mengatakan kalau waktunya sudah habis.


"Maaf nona Rose.. kau bisa kembali besok, aku pasti membantumu.." ucap Chris lalu petugas membawanya kembali ke sel tahanan.


Rose pun hanya melambaikan tangan, masih tak percaya akan informasi dari Chris. "Suku di sebuah pulau?? apa Chris bisa dipercaya?" gumam Rose dalam hati. Lalu Rose pun pulang kembali ke hotel dan menceritakannya pada Kenan.


Kenan pun terkejut pada cerita Rose, ia meminta Rose untuk menggali informasi dari Chris. Dan Doni pun sudah mendengar informasi tersebut kini ia paham akan sikap Chris saat terakhir kali ia bertemu di penjara.


Rose pun menemui Alfi, ia merasa bersalah karena sudah menyeretnya ke dalam masalah dan membuatnya dipecat. Kenan pun ikut pergi untuk membantu jika ia membutuhkan bantuan.


Mereka pun bertemu di sebuah Cafe.


"Hai Alfi.. sudah lama menunggu?" tanya Rose.


"Tidak aku baru tiba.. " ucap Alfi.


"Kau baik-baik saja saat ini?" tanya Kenan.


"Ya cukup baik.." balas Kenan.


"Maafkan kami kau jadi terkena masalah .." ucap Rose.


"Aku akan membeli saham rumah sakit yg jelek itu lalu membuatnya menjadi lebih baik lagi dan kau bisa kembali bekerja.." ucap Kenan.


"Tidak apa Rose.. kau tahu kan kita sudah seperti keluarga.." ucap Alfi.


"Dan kalian tak perlu repot-repot.. aku ini salah satu dokter bedah terbaik disini, reputasiku cukup baik selama ini, aku hanya minta hapuslah tuduhan palsu yg mereka tujukan padaku.." pinta Alfi.


"Itu mudah, kami akan mengabulkannya setelah pengadilan memutuskan hukuman si tua bangka itu.." ucap Rose.


"Lalu kau akan bekerja dimana setelah ini?" tanya Kenan.


"Kalian tak perlu khawatirkan itu, aku memiliki banyak koneksi.. itulah alasan mengapa aku bekerja diluar negeri karena koneksiku jadi banyak.. Dan tadi pagi sahabatku di Singapura memberikan informasi kalau rumah sakitnya sedang butuh tenaga profesional..." ucap Alfi.


"Syukurlah, awalnya aku merasa sangat bersalah.." balas Rose.


"Baguslah kau memang berbakat jadi dokter.." ucap Kenan.


"Tentu .. kalian tenang saja pokonya semua aman.." ucap Alfi.

__ADS_1


Mereka bertiga pun berbincang masalah tuan Felix dan Chris. Dan Alfi pun terkejut mendengar cerita Chris. Ia tak menyangka bahwa manusia gila itu punya nasib yg tragis.


__ADS_2