Gadis Tangguh

Gadis Tangguh
S2.EP280


__ADS_3

Setelah puas mengobrol dan menikmati kebersamaan setelah sekian lama mereka pun memutuskan untuk istirahat di hotel tempat Kenneth menginap.


"Bagaimana kalau malam ini kita menginap di kamar hotelku?" tanya Kenneth.


"Baiklah.." ucap Diana.


Mereka pun segera menuju ke hotel tersebut untuk beristirahat. Sesampainya disana, nampak Diana dikejutkan dengan kamar hotel yg sudah dihias dengan indah agar Diana terkesan. Tentu saja ini adalah tindakan Jack yg sudah diperintahkan oleh Kenneth.


"Kau menyiapkan ini semua?" tanya Diana.


"Benar.. tapi lebih tepatnya dengan bantuan Jack, aku terlalu sibuk mengatur rencana untuk bertemu pangeran.." ucap Kenneth.


"Tak masalah, lagipula semuanya takkan bertahan lama.." ucap Diana.


"Jadi kau sudah siap untuk membuktikan tekadmu?" tanya Kenneth mendekat.


"Tentu saja.. Kau hanya bisa berharap agar tim alfa tidak menggangguku.." ucap Diana tersenyum.


"Sepertinya mereka minta kuhukum jika mengganggu kita malam ini.." ucap Kenneth


Baru saja mereka hendak ber-ci-uman tapi ponsel Diana berdering dan muncul nama Kim yg artinya ada masalah.


"Akh.. Kim menelpon.. " ucap Diana.


"Abaikan.." ucap Kenneth terus menyerangnya.


"Stop.. aku pastikan dulu.." ucap Diana menghentikan Kenneth membuatnya sebal.


"Hallo Kim.. ada apa?" tanya Diana.


"Maaf nona mengganggu waktu anda, tapi ini kondisi darurat.." ucap Kim.


"Baiklah, aku akan kesana.." ucap Diana.


"Hati-hati nona mereka menyerang kami dan beruntung tuan Dion berhasil memukul mundur mereka yg menyusup ke dalam.." ucap Kim.


"Baiklah Kim." ucap Diana lalu menutup teleponnya.


Diana pun merapihkan bajunya yg sudah berantakan dan meminta ijin pada Kenneth untuk pergi.


"Apakah benar-benar mendesak?" tanya Kenneth.


"Ya.. mereka kembali menyerang.." ucap Diana.


"Jadi aku boleh pergi kan?" tanya Diana.


"Tidak boleh.." ucap Kenneth.


"Ini darurat.." ucap Diana.


"Tidak boleh jika sendiri, aku akan ikut.. " balas Kenneth membuang jasnya ke lantai.


Mereka pun bersiap dan langsung menuju ke lokasi. Dengan memakai mobil yg disiapkan oleh Jack.


"Terimakasih Jack,.." ucap Diana langsung masuk ke dalam bersama Kenneth.


"Kau disini saja.." ucap Kenneth lalu menyuruh Jack untuk mengemudi.


"Baik tuan.." ucap Jack.


"Menuju ke lokasi A.." ucap Diana.


Dan Jack pun membawa mereka ke lokasi tersebut. Setelah sampai Diana meminta untuk berhati-hati pada Jack karena musuh ada dimana-mana.


"Jack berhati-hatilah.." ucap Diana.


"Jangan lengah jika masih ingin hidup.." ucap Kenneth.


"Ba-baik tuan.." ucap Jack sambil menelan salivanya dengan susah payah. "Aku sudah berusaha menghindari bahaya tapi malah bertemu bahaya.. " gumam Jack dalam hati.


Diana pun melihat mereka datang dan hendak menyerang, tapi ia langsung menembaknya.


Dorr..Dor...


"Kau ini, mengagetkan saja.." ucap Kenneth.


"Kau butuh senjata?" tanya Diana.


"Tidak, aku punya senjata sendiri.." ucap Kenneth.


"Kau Jack?" tanya Diana.


"Baik nona.." ucap Jack menerima pistol dari Diana.


"Ingat hati-hati menggunakannya.." ucap Diana.


Jack pun menerimanya dan menggenggamnya erat. Dan mereka kembali mencoba masuk ke dalam. Diana berusaha menghubungi Kim untuk mencaritahu keadaan di dalam.

__ADS_1


"Kim.. kau mendengarku?" tanya Diana lewat earphone.


"Iya nona.. kami dikepung di area pintu masuk.." ucap Kim.


"Baiklah, aku akan datang sebentar lagi.." ucap Diana.


Diana dan Kenneth pun saling tatap dan mengerti, sementara Jack bingung dengan kedua pasangan tersebut.


"Jack ikuti kami dari belakang.. " pinta Kenneth.


Bugh..Bughh..Bughh..


Kenneth pun memulai aksinya. Begitu juga dengan Diana, mereka berusaha menghabisi mereka dalam senyap membuat Jack bergidik ngeri melihat para musuh berjatuha.


Bughh..Bughh..Bughh..


"Ini Earphone milik kita." ucap Diana.


"Coba aku cek.." ucap Kenneth.


"Masih berfungsi, aku akan menggunakannya.." ucap Kenneth.


Kenneth pun menggunakannya untuk menghubungi anak buahnya di tim alfa. Dan mereka mengatur strategi. Diana menyerang duluan dan Kenneth menghabisi yg bersembunyi di sekitar. Jack pun cukup berguna karena ia sempat mempelajari ilmu bela diri walau tak sehebat tuannya.


Bughh...bughh..buggh..


"Tuan sebelah sana.." ucap Jack.


"Ayo kita kesana.." ucap Kenneth.


Sementara Diana ia maju ke depan, dan menghabisi musuh yg bergerombol dengan senjatanya.


Dorr..Dorr..Dorrr..


Bughh


Bughh..


Bughh...


"Nona.." ucap Kim melihat Diana menerobos gerombolan musuh.


"Kim, fokus.." ucap Diana.


Dan mereka berdua pun menghabisi yg ada disana. Lalu Diana bertanya dimana rekannya.


"Mereka beberapa tertangkap, dan beberapa bertahan di beberapa tempat.." ucap Kim.


"Maaf, aku seharusnya bersama kalian.." ucap Diana.


"Nona, kita harus menuju ke area X untuk membantu yg ada disana.." ucap Kim.


"Oke.." ucap Diana.


Ketika tiba disana, benar saja tim alfa yg bertahan sudah mulai kewalahan dan terpojok. Tapi Diana dan Kim datang membantu.


Dorr...Dorr..


"Kalian bangkit jangan lemah.." ucap Diana.


"Nona.." ucap mereka akhirnya bisa terselamatkan.


Mereka pun membersihkan area tersebut dan mengamankan beberapa orang.


☘☘


Seementara Kenneth ia menghajar musuh diarea lain yg menahan beberapa tim alfa.


Bughh..Bughh..Bughh.


"Kurasa kekuatanku sedikit berkurang.." ucap Kenneth.


"Tuan anda sudah menghajar mereka sendirian.." ucap Jack tak percaya.


Brakkk.. Kenneth pun mendobrak pintu dan melihat anggota tim alfa sedang menjadi tawanan.


"Kapten.." ucap mereka terharu melihat kaptennya.


"Kalian tidak apa?" tanya Kenneth.


"Jack bantu aku melepaskan ikatan.." pinta Kenneth.


"Baik tuan." ucap Jack.


Setelah semua ikatan terlepas, Kenneth dan yg lainnya menuju ke lokasi C. Mereka pun berhasil membersihkan area tersebut sepanjang perjalanan.


"Kalian hati-hati.. " ucap Kenneth melihat Diana dan Kim sedang menghadapi musuh bersama rekan lainnya.

__ADS_1


"Baik kapt.."


"1..2..3.. tembak.." ucap Kenneth.


Dorr..Dorr..Dorr..


Diana dan Kim yg terpojok pun terselamatkan dengan tembakan dari Kenneth dan rekan lainnya.


"Kapten." ucap mereka.


"Kalian baik-baik saja?" tanya Kenneth.


"Ya kapt.." ucap mereka.


"Akhirnya aku bisa melihat langsung kemampuan anda tuan Kenneth. " ucap Kim.


Tapi Kenneth justru menemui Diana dan memeluknya.


"Ehmm.. " ucap rekan mereka.


"Kau tak apa?" tanya Kenneth.


"Ya.. memangnya terlihat menyedihkan?" balas Diana.


"Syukurlah.." ucap Kenneth.


"Ehm.. maaf nona, semua sudah clear.." ucap Kim memberi informasi.


"Bagus.." ucap Diana.


"Diana..!" panggil Dion.


"Dion." ucap Diana.


"Bagaimana keadaan sekarang?" tanya Dion.


"Sudah aman.. mereka sudah tertangkap.." ucap Diana.


"Baguslah, kami sangat membutuh kan obat F di apotek K.." ucap Dion.


"Baiklah, Kim antar Dion ke apotek tersebut.." perintah Diana.


"Baik nona, ayo tuan.. ikut kami" ucap Kim bersama anggota lainnya.


"Hati-hati.." ucap Diana dan mereka pun pergi dengan mobil.


"Malam yg sangat panjang.." ucap Kenneth.


"Kapt, kami merindukanmu.." ucap anggota tim alfa memeluknya bersamaan.


"Hei..hei.. tunggu.. " ucap Kenneth dipeluk oleh anggota lainnya.


"Akh, kalian ini membuatku geli saja.." ucap Kenneth.


"Kalau begitu kami memeluk Diana bagaimana?"


"Mau kuhajar kalian semua?" tanya Kennet.


"Hahahhaa.."


Mereka pun tertawa dan bahagia, akhirnya bisa melewatkan masa-masa kritis dan semua orang selamat. Kenneth pun kembali ke hotel, tapi Diana tetap berjaga dan menerima banyak laporan dari masing-masing anggotanya.


Keadaan sudah kondusif dan orang-orang beserta otak dari penyerangan juga sudah tertangkap. Kim yg melihat Diana kelelahan pun menyuruhnya untuk beristirahat.


"Nona, kembalilah ke hotel.. kami akan mengurusnya bergantian.." ucap Kim.


"Kalian yakin?" tanya Diana.


"Benar nona, mereka semua sudah tertangkap. Lebih baik nona beristirahat.. "


"Baiklah.." ucap Diana.


Diana pun merasa pusing tak seperti biasanya. Kim pun membantunya berdiri.


"Nona, biar aku antar.. " ucap Kim.


"Terimakasih Kim.." ucap Diana.


Diana pun diantar kembali ke hotel. Dan Kenneth menunggunya di kamar. Setelah Diana tiba, Kenneth menyambutnya dan melihat Diana yg terlihat kelelahan.


"Kau yakin baik-baik saja?" tanya Kenneth.


"Aku hanya lelah.. aku mau mandi dulu dan langsung istirahat.." ucap Diana.


"Oke.. jangan memaksakan diri nanti kau sakit.." ucap Kenneth.


"Iya aku tahu.." balas Diana.

__ADS_1


__ADS_2