Gadis Tangguh

Gadis Tangguh
EP.156


__ADS_3

Ketua tim alfa pun menyampaikan mengenai hukuman dari tuan Hong dan kabar terbaru kasusnya yg akan lanjut ke meja persidangan. Sofia pun tersenyum dan lega.


"Kerja bagus ketua.." ucap Sofia tersenyum.


"Terimakasih nona.." balasnya.


"Iya.. kalian pasti akan sibuk dengan pelantikan pemimpin baru, dan aku sudah mengambil cuti misi.. Jadi aku hanya akan bekerja di kantor saja.. dan beberapa hari lagi akan kembali ke Indonesia." ucap Sofia.


"Baik nona.."


"Yasudah.. aku akan kesana karena mungkin ayahku sudah selesai.. " ucap Sofia lalu berjalan diikuti ketua tim alfa.


Sofia pun menuju ke tempat ayahnya.


"Sofia kau kemana saja?" tanya Satria.


"Ketua tim alfa memanggilku, ini mengenai kasus tuan Hong.." ucap Sofia.


"Oh.. yasudah.. ayo kita pulang.." ucap Satria.


"Kita pulang kemana? aku terakhir tinggal di hotel.." ucap Sofia.


"Ya ayah juga tinggal di hotel.. 2 hari lagi kita pulang.." ucap Satria.


"Oke.." ucap Sofia.


☘☘☘


Sementara Nathalie sedang dipanggil Alfi ke ruangannya. Tepat setelah Alfi mengantar kepulangan Sofia.


"Silahkan masuk.." ucap Alfi setelah pintu ruangannya diketuk.


"Ini saya tuan, ada apa memanggil saya kemari?" tanya Nathalie dengan percaya diri.


"Apa kau tahu kesalahanmu apa?" tanya Alfi.


"Aku tidak tahu tuan.." ucap Nathalie pura-pura polos.


"Kau tahu Sofia adalah tunanganku, tapi kenapa kau mempertanyakan asal usulnya? apa kau tak paham peraturan rumah sakit ini?" tanya Alfi.


"Maafkan saya tuan, tapi saya tidak seperti itu .." ucap Nathalie.


"Aku melihatnya sendiri kau dan Sofia terlibat sebuah perdebatan tadi di dekat toilet." ucap Alfi.


"Akh itu hanya salah paham tuan.." ucap Nathalie.


"Salah paham?? kau jelas-jelas meremas lukanya.. apa kau benar seorang dokter?" tanya Alfi.


"Anu tuan.. maafkan saya.. saya selalu diganggu oleh nona Sofia.. Sepertinya nona Sofia cemburu terhadap saya.." ucap Nathalie berkilah.


"Sofia mengganggumu? hahaha.. kau bercanda?? berhentilah berakting nona Nathalie.. Aku sangat mengenalnya dari kecil, dia bahkan tak suka berurusan dengan wanita.." ucap Alfia.

__ADS_1


"Maaf tuan.." ucap Nathalie pura-pura menangis.


"Sudahlah ini peringatan terakhir untukmu, bagaimanapun dan siapapun tunanganku dia adalah pasien di rumah sakit ini.. Masalah identitasnya biarlah menjadi privasi untuknya, dan kau harus berhati-hati padanya.. jika ada masalah lagi aku takkan sekedar memberi peringatan untukmu dan ini berlaku untuk semua staf rumah sakit dan juga kepada semua pasien.." ucap Alfi, lalu ia mempersilahkan Nathalie untuk keluar dari ruangannya.


Nathalie pun berjalan dengan perasaan kesal, harusnya Sofia yg disalahkan tapi Alfi malah tahu kejadian yg sesungguhnya. "Bagaimana bisa aku dipermalukan begini?? dan lagi identitas wanita itu masih dirahasiakan, apakah ia adalah orang penting??" gerutu Nathalie dalam hati.


Ia pun pergi ke ruangan ibunya dan mengadu disana. Pastinya ibunya kesal namun, tak bisa berbuat apa-apa.


"Sudahlah, lebih baik kau tidak berhubungan dengan wanita itu.. kau lihat sendiri bukan dia terluka tembakan pasti dia wanita yg berbahaya.." ucap ibunya menenangkan Nathalie.


☘☘☘


Sofia pun pulang ke hotelnya diantar oleh ayahnya. Kemudian ia beristirahat di hotel dan dibantu oleh Eva. Sementara Satria mengurus pergantian posisi tuan Hong. Ia memilih kandidat yg dianggap cukup mumpuni. Dan memberikan cuti pada Sofia hingga ia sembuh. Saat sembuh pun Sofia hanya akan mengurusi urusan kantor, tidak ada misi untuknya mungkin sampai ia menikah.


Keesokan harinya Sofia datang ke kantor untuk menandatangani surat untuk pelantikan pengganti tuan Hong yg tak lain adalah ketua tim alfa, Jose.


"Selamat Jose, kau memang pantas untuk ada diposisi ini.." ucap Sofia.


"Terimakasih nona.." balas Jose.


"Kuharap kali ini kau bisa memimpin tim disini dengan baik dan benar.." ucap Satria.


"Saya akan berusaha semaksimal mungkin tuan.." balas Jose.


"Oke.. mari kita mulai acaranya.." ucap Sofia.


Acara pun dimulai dan diakhiri dengan tepuk tangan yg meriah. Setelah acara selesai Sofia pun meninggalkan kantor karena ada urusan bersama Alfi. Sementara Satria masih mengurus dokumen-dokumen untuk Jose.


"Selamat Jose, tapi aku harus pergi karena masih ada urusan.." ucap Sofia.


"Ya, datanglah ke pernikahanku jika kau sempat.." ucap Sofia lalu melambaikan tangannya pergi.


Sofia pun sudah mendapatkan ijin dari Satria untuk kembali lebih awal. Ia pun sudah ditunggu Alfi diparkiran.


"Hai, kau sudah lama menunggu?" tanya Sofia.


"Baru saja tiba.. masuklah.." ucap Alfi.


"Oke.. " balas Sofia lalu masuk ke mobilnya.


Mereka pun menuju ke suatu tempat dan berhenti disana.


"Ini dimana?" tanya Sofia.


"Ini tempat yg indah.. ini tempat yg kubicarakan denganmu.." ucap Alfi.


"Benarkah? ayo kita turun.." ucap Sofia.


"Ayo.. kita lihat-lihat.." balas Alfi mengajak keluar Sofia.


Mereka pun turun, dan melihat-lihat disana. Nampak Sofia cukup menyukai tempat tersebut. Ia sangat antusias melihat-lihat tempat tersebut terutama di bagian danau.

__ADS_1


"Danau yg indah.. " ucap Sofia.


"Jadi bagaimana menurutmu?" tanya Alfi.


"Baiklah ayo kita lakukan disini.." ucap Sofia.


"Benarkah, kau setuju?" tanya Alfi.


"Ya, besok bagaimana?" tanya Sofia.


"Besok, baiklah aku akan mencoba menghubungi kenalanku.." ucap Alfi.


"Oke.. katakan jika kenalanmu tidak bersedia.. aku akan membantu mencari fotografer baru.." ucap Sofia.


"Oke.." balas Alfi.


Mereka pun melihat-lihat ke seluruh tempat, dan pulang setelah puas. Setelah itu Alfi mengajak Sofia makan disebuah Resto. Sofia pun nampak senang karena bisa keluar untuk berjalan-jalan bersama Alfi.


"Sofia apa aku boleh bertanya?" tanya Alfi.


"Ya katakanlah.." ucap sofia.


"Apa yg Nathalie lakukan padamu sebelum kau keluar dari rumah sakit kemarin?" tanya Alfi to the poin.


"Ya biasa hanya wanita yg iri padaku.. aku tak terlalu menganggapnya serius" ucap Sofia.


"Tapi kau harus berhati-hati.. aku takut dia akan mengerjaimu lagi.." ucap Alfi.


"Ya kau tenang saja.. aku pasti bisa mengatasinya, tuan Hong saja bisa kuatasi apalagi hanya Nathalie.." ucap Sofia.


"Oke.. nanti kabri aku jika terjadi sesuatu.." ucap Alfi.


"Oke.. lalu besok kita akan mengenakan pakaian apa?" tanya Sofia.


"Kita akan mengenakan pakaian kasual saja yg membuatmu nyaman.." ucap Alfi kemudian mereka membahas tentang busana yg akan mereka kenakan pada foto prawedding besok.


Hingga akhirnya mereka memutuskan untuk mengunjungi butik yg menjual pakaian couple. Mereka memilih pakaian yg sesuai dengan keadaan alam disana. Dan mereka pulang agak larut malam.


Satria pun menunggu Sofia di lobby hotel.


"Apa yg kalian lakukan hingga baru saja pulang..?" tanya Satria.


"Kami sedang mempersiapkan untuk foto prawedding besok.." ucap Sofia.


"Dimana lokasinya, ayah akan datang juga.." ucap Satria.


"Baiklah, ayah boleh ikut.. dan tadi kita habis belanja baju untuk besok.." ucap Sofia.


"Oke.. harusnya ibumu ada disini pasti dia akan memilihkan pakaian yg cocok untuk kalian.." ucap Satria.


"Sudahlah ayah, nanti kita kirimkan saja fotonya pada ibu.." ucap Sofia.

__ADS_1


"Paman aku pamit pulang dulu, besok kami akan melakukan pemotretan pada pagi hari saat suasananya masih segar dan belum terlalu panas.." ucap Alfi.


"Baiklah.. aku pasti akan datang.." ucap Satria.


__ADS_2