
Happy reading jangan lupa untuk tekan like dan voters ya.🙏👍
.
.
.
" Apa Mas pernah membawa wanita masuk ke dalam apartemen ini mas? " tanya Ella tiba-tiba sambil mendudukan badannya ke kursi depan tv.
Erik yang mendengar pertanyaan Ella hanya tersenyum jahil, berniat ingin mengerjainya.
" Pernah, nggak Mas ajak dia, dia sering juga ke sini sendiri, bahkan dia berani masuk kamar Mas, " ucap Erik
" Hah...? apa Mas juga mencintainya? " tanya Ella yang mulai terbakar api cemburu.
" Ya iyalah, dia wanita pertama yang Mas cintai, " jawabnya.
" Benaran, siapa Mas kok nggak pernah cerita ke Lala, " tanya Ella penasaran.
" Mama Jihan, " ucap Erik sambil tertawa.
" Huft...dasar nyebelin, " ucap Ella lalu berdiri meninggalkan Erik menuju dapur mengambil minum.
" Hahahaha,,,.sini Yang," teriak Erik melihat kepergian Ella.
Setelah menyelesaikan minumnya Ella kembali duduk di samping Erik.
" Nggak punya film Yang," tanya Ella.
" Nggak, Mas nggak suka liat tv, mendingan liatin foto kamu, " ucap Erik.
" Mulai deh nggombalnya, " ucap Ella.
" Yang..." panggil Erik.
" Hemmm, " Ella hanya berdehem sambil menatap Erik.
" Boleh Mas tanya? " ucap Erik.
" Tanya aja, kalau bisa Lala jawab pasti aku jawab, " ucap Ella.
" Tapi jangan marah ya, ini tentang privasi soalnya, " ucap Erik, Ella hanya mengangguk setuju.
__ADS_1
" Kamu pernah begituan nggak? " tanya Erik.
" Maksudnya? " jawab Ella bingung.
" Itu nglakuin hubungan suami -istri? " jelas Erik.
" Hah? " Ella kaget mendengar pertanyaan Erik, matanya melotot menatap ke arah Erik.
Ok waktunya pembalasan ini, gantian ngerjain ah. Ucap Ella dalam hati
" Emangnya kenapa kalau pernah? Mas bakalan ninggalin aku gitu? kaya disinetron- sinetron atau seperti cerita novel-novel yang judulnya setelah malam pertama aku diceraikan suamiku karena sudah tidak perawan, " ucap Ella masih dengan nada serius.
" Ya nggak Sayang, Mas kan benar-benar mencintaimu kalau Lala sudah pernah melakukannya, berarti itu jadi kekurangan Lala, dan Mas kan mencintai Lala dengan segala kukurangan dan kelebihan Lala, lagi pula itu kan masa lalumu Sayang, Mas kan yang akan ada di masa sekarang dan masa depan, " jelas Erik.
K**ok begini jawabannya jadi terharu aku. Batin Ella
" Emang ada ya Mas lelaki yang mau menerima aku, kalau Ella sudah tidak virgin, " ucap Ella pura-pura sedih.
" Mas akan nerima kamu apa adanya Sayang, " ucap Erik sambil membenamkan wajah Ella didadanya.
" Beneran, bakalan nggak akan jadi masalah ke depannya? " tanya Ella.
" Iya, percaya sama Mas. Mas itu tulus cinta sama kamu, " ucap Erik.
" Mas,,," panggil Ella.
" Kalau Mas sendiri, bagaimana ? sudah pernah melakukannya? " tanya Ella.
" Hm, belum Yang, tapi kalau liat orang telanjang di depan Mas sudah pernah, Mas bahkan ditawari tubuhnya, tapi Mas nggak mau , Mas takut dosa, " ucap Erik.
" Ada ya orang ditawari yang enak-enak tapi nggak mau? " tanya Ella.
" Nyatanya ada, pertanyaan terakhir dari Mas, Ella nglakuinnya sama siapa? " tanya Erik
" Sama suami Lala nantinya lah, " ucap Ella lalu terdiam dan mengenggam tangan Erik.
" Mas, Lala juga pengen memberikan yang berharga ini kepada suami Lala, jadi Lala berusaha menjaganya selama ini, Lala masih virgin, suer dech, mau ngecek? " ucap Lala menatap Erik di depannya.
" Kamu ngerjain Mas ya, " ucap Erik, Ella yang melihat ekspresi Erik hanya tertawa.
" Impas ya 1:1, " ucap Ella, Erik pun memulai aksinya menggelitik pinggang Ella, hingga membuat Ella semakin tertawa keras.
" Aduh,,,aduh,,,aduh,,,udah Mas geli ,,,aduh,,,heh,,heh,,geli Mas.." ucap Ella dengan tawanya menahan geli karena aksi Erik.
__ADS_1
" Rasain ya siapa suruh ngerjain Mas, " ucap Erik. Ella pun terhuyung kebelakang jatuh di atas sofa dan Erik berada tepat di atas tubuh Ella.
CUP !
Erik memberikan kecupan singkat di bibir Ella, lalu Erik segera menarik tubuhnya dari atas tubuh Ella.
" Mas, " teriak Ella sambil memegang bibirnya.
" ciuman pertama Lala tau nggak sih, nggak manis banget dech. " gerutu Ella.
" Hehehe beneran Sayang? mau lagi nggak sini Mas kasih yang lebih manis, " goda Erik dengan senyum mesumnya.
" Nggak, nggak boleh ya ntar kelewatan, " ucap Ella.
" Hehhehe,,, lapar nggak Yang? masak yuk, " tawar Erik, Ella yang mendengar itu langsung menuju arah dapur di temani Erik.
" Oke kita bikin tumis kangkung, sambal, sama udang tepung aja ya, yang simple dan cepat sudah laper soalnya, " ucap Ella sambil mengelus perutnya.
" Ok ayo Mas bantu, " ucap Erik.
Setelah nasi, sayur,kerupuk, dan sambalnya sudah selesai terakhir baru udang tepungnya.
Erik pun dengan jail mengolesi tepung di pipi Ella.
" Yang,,," teriak Ella yang tidak suka dengan yang Erik lakukan, Erik pun mengulangi hal yang sama semakin ingin menggoda Ella.
" Sayang..." ucap Ella lagi kali ini dengan nada seksi. Erik pun mengolesi di dahi Ella, dan sepertinya kesabaran Ella sudah habis, setelah udang masuk kedalam panci semua, Ella membalas kelakuan Erik, dengan mengolesi wajah Erik, dengan empat jari ke pipi kanan dan kiri Erik. Mereka tak berhenti sampai di situ sampai rambut dan baju Ella ikut terkena tepung semua, tak beda dengan Erik wajah dan rambutnya yang sudah putih terkena tepung.
" Ih,,,sayang baju aku kotor kan, " gerutu Ella.
" Heheheh maaf, sana mandi di kamar Mas, biar ini Mas yang nglanjutin " ucap Erik.
" Heheheh oke deh biar Lala angkat dulu udangnya, " ucap Ellla.
CUP
" Yang, " tegur Ella melihat kelakuan Erik yang mencium pipinya.
CUP
Kecupan singkat lagi tapi kali ini di bibir Ella, Erik menatap Ella dan tertawa manis.
" Pakai baju Mas dulu nggak papa ya, " ucap Erik berjalan menuju kamarnya untuk menyiapkan baju Ella.
__ADS_1
" Iya " jawab Ella singkat.
Terimakasih sudah membaca, minta vote, like, dan comentnya ya, 🙏😊