Kepincut Cinta Dokter

Kepincut Cinta Dokter
Broken Heart 2


__ADS_3

Happy reading jangan lupa untuk tekan like dan voters ya.πŸ™πŸ‘


ERIK POV


Malam itu aku mendapatkan pesan dari nomer yang belum aku simpan di phonebookku. Aku awalnya tidak mengerti itu pesan dari siapa namun setelah aku lihat foto di profinya aku tau itu Lala yang sedang berfoto dengan laki-laki di sampingnya dengan baju toga kebanggaanya. Dia mengajakku ketemuan besuk sore di restoran Jepang kenangan kita. Mungkin ini akan jadi kesempatan terakhirku untuk mendapatkan hatinya kembali, tapi aku sedikit kecewa ketika membaca pesan darinya bahwa dia memintaku mengajak istri serta anakku.


" Istri mana yang akan aku bawa untuk menemuinya, " ucapku lirih.


Langsung saja aku membalasnya " baik " supaya dia tidak berubah pikiran untuk menemuiku.


Dan sore ini aku sedang menunggunya di restoran Jepang langganan kami, aku membayangkan kenangan- kenangan saat masih bersama Lala, aku tersentak saat mendengarnya menyapaku. Gadis ini, masih terlihat sangat cantik dengan dress putih yang melekat ditubuhnya. Jika saja rambutnya digerai mungkin dia akan seperti malaikat yang akan membawaku kesurga. Aku masih enggan mengalihkan tatapanku dari dirinya. Kulihat matanya namun aku kecewa karena tatapan mata yang dulu sering kulihat kini tak dapat lagi aku melihatnya.


Dia pun mulai berbicara menanyakan wanita yang sudah membuat hubunganku dengannya hancur dan aku jujur padanya menceritakan semua kejadian yang sebenarnnya. Kejadian yang membuat dia pergi dari Indonesia. Aku pun tak kuasa menahan tangisku saat menceritakan semuanya. Aku semakin sedih saat mendengar dia tak bisa lagi bersamaku. ternyata benar cintanya untukku sudah pergi.


Aku baru menyadari disampingnya berdiri seorang laki- laki menggunakan jas hitamnya. Aku akui dia memang tampan, sopan dan aku ingat aku sering bertemu dengannya dulu, aku tak mempedulikan ucapan Lala ketika dia berpamitan padaku, aku masih menatapnya dari kursi tempatku duduk, ntah ide dari mana aku berniat untuk mengikutinya. Segera aku membayar dan meninggalkan restoran itu. Mengemudikan mobilku dan mengikuti mobil honda civic warna merah dari belakang.. Setelah perjalanan kurang lebih dua puluh menit mobil pun berhenti disebuah bangunan rumah yang berpagar tinggi, mereka berdua masuk kedalan rumah itu.


Aku seperti orang bodoh yang menunggu pasangan untuk keluar rumah,


" Sudah jam 11 malam kenapa mereka tidak keluar juga? apa Lala sudah melakukan itu dengannya, " ucapku. Pikiranku semakin kacau memikirkan Lala yang berbuat itu pada lelaki lain. Aku pun segera menyalakan mobilku, setelah melihat mobil itu yang tak kunjung keluar. Pikiranku semakin kacau membayangkan apa yang kedua orang itu lakukan.


" Kenapa kau lakukan itu La, " ucapku dalam tangis. Aku pun menghentikan mobilku di pinggir jalan karena sudah tidak dapat berkonsentrasi lagi untuk menyetir.


Aku turun dari mobil, menangis sekeras-kerasnya meluapkan semua kecewaku padanya.

__ADS_1


" Sudah tidak ada lagi cinta untuk mas La? " teriakku. " kamu telah pergi " ucapku dalam tangisku.


" Mas akan tetap mencintaimu La, sampai akhir hidup mas nanti, karena Mas tak akan bisa jatuh cinta lagi, " ucapku lirih.


Aku segera melajukan mobilku saat aku mulai tenang, Aku menuju rumah mama, karena aku tak akan sanggup pulang ke apartemen yang penuh kenanganku dengan Lala.


" Erik, " ucap mama ketika membuka pintu untukku. Aku pun segera berlalu menuju kamar tak mempedulikan pertanyaan mama.


Segera aku masuk ke kamar mandi, mandi menggunakan air dingin. Kembali diriku membayangkan kenanganku bersama Lala, penantianku selama ini akhirnya harus berakhir karena dia lebih memilih orang lain, segera kuakhiri mandiku saat aku merasa sudah kedinginan, setelah aku memakai baju aku berjalan mengambil gitar akustikku, menyanyikan lagu- lagu kenanganku dengan lala, mungkin petikkan gitarku akan menganggu seisi rumah ini, tapi aku tak peduli karena saat ini aku hanya ingin mencari pelampiasan dan meluapkan rasa cintaku padanya.


Tak sanggup hati ini mendengar keputusanmu...


oh ...Tuhan tolonglah...


ku cinta dirinya..tak mampu diriku uuuu


oh Tuhan berikan...aku kekuatan


agar kudapat melupakan...


semua cinta yang...


tlah dia khianati...

__ADS_1


Aku menyanyikan lagu itu dengan air mata yang semakin deras. Belum juga aku selesai menyanyikan lagu itu mama sudah memelukku dari samping, mama tau apa yang sedang saat ini aku rasakan, karena aku selalu bercerita pada mama.


" Sayang, " ucap mama yang sudah mulai menangisi keadaanku.


" Lupakan dan ikhlaskan, dia sudah bahagia nak, " ucapnya lagi menjelaskan kepadaku.


" Tapi aku belum bahagia ma, kenapa Allah menghukumku seperti ini, " mama pun mempererat pelukkannya.


" Mama tau bagaimana Erik selama ini menunggunya kembali, Erik nggak tau bagaimana kehidupan Erik selanjutnya, Erik nggak mungkin bisa jatuh cinta lagi ma, " ucapku yang masih menangis didepan mama.


Mama menyuruhku merebahkan kepalaku dipangkuannya. Mama mengusap rambutku pelan, menyalurkan rasa cintanya untukku.


" Bersabarlah sayang, Allah pasti akan membayar semua usaha dan penantianmu, ntah siapa jodohmu, itulah yang telah Allah sediakan buatmu. Jangan sampai kamu menutup hatimu hanya karena Ella meninggalkanmu nak, pasti akan ada pengganti Ella nantinya, " ucap mama menasehatiku


" Tapi Erik hanya mau Lala ma, " ucapku dengan masih menangis dipangkuan mama, mama pun mengelus pundakku menenangkanku hingga aku tertidur dipangkuan mama.


*****


Keesokkan harinya ketika aku terbangun aku merasakan kain yang menempel dikeningku, aku pun mengambil kain itu dan merasakan tubuhku yang begitu lemah dan tidak berdaya.


" Erik sudah bangun? mama ambilin bubur dulu ya, " akupun hanya terdiam tanpa menjawab ucapan mamaku, aku pun segera masuk kekamar mandi karena rasa mual diperutku mama yang baru masuk dan mengetahui itu langsung panik, dan segera mendekat kearahku untuk mengusap tengkuk leherku.


" Kamu harus kuat sayang, hidupmu belum berakhir, kamu harus berjuang untuk kehidupanmu selanjutnya jangan lemah seperti ini, ini bukan Erik anak mama, " aku yang mendengar itu langsung tertunduk didepan wastafel itu kembali mengingatnya.

__ADS_1


Mama pun segera menuntunku kembali keranjangku, mama yang merawat diriku, hanya mama yang bisa disampingku saat ini, mama semakin panik ketika melihat suhu tubuhku yang semakin tinggi. Aku tidak tau kenapa tubuhku begitu rapuh saat ini, mungkin kekuatanku saat ini hanya pada Lala aku berharap dia datang dan menguatkan diriku.


Terimakasih sudah membaca jangan lupa vote, like dan comentπŸ‘πŸ™


__ADS_2