Kepincut Cinta Dokter

Kepincut Cinta Dokter
Kecewa


__ADS_3

Happy reading jangan lupa untuk tekan like dan voters ya.πŸ™πŸ‘


Author Pov


JAKARTA


Terlihat Erik sedang memasuki gedung bertingkat 12 itu, dia berjalan tanpa mempedulikan tatapan wanita yang sedang menatap penuh kekaguman ke arahnya. Walau sudah berusia hampir 35th namun Erik tetap terlihat tampan, di tambah dengan kaca mata hitam yang baru dia lepas, semua wanita tak mungkin bisa lepas dari gerakkannya. Setelah sampai di depan ruangan direktur utama dia bertanya pada wanita yang baru saja keluar dari ruangan tersebut,


" Apa Damar ada didalam, " ucap Erik pada sekretaris Damar.


" Bapak ada didalam pak, mari silakan masuk, " ucap wanita itu.


Erik pun segera masuk ke dalam ruangan Damar dan menyapa sahabatnya itu.


" Sudah kaya juga masih rajin aja loe Mar, " ucap Erik mengagetkan Damar.


" Hahaha... bisa saja loe, semuakan demi Ghea dan calon adiknya. " ucap Damar.


" Apa sashi hamil lagi? "


" Sepertinya begitu, karena dari kemaren dia mual- mual terus heheheh. " ucap Damar dengan senyum malu- malunya.


" Tokcer juga loe, " ucap Erik.


" Iyalah, emang loe satu saja belum. keburu jamuran nanti bibit loe, " ledek Damar pada Erik.


" Ini kan gara-gara loe, coba loe ngizinin gue nyamperin Lala, pasti nggak akan dia ngebiarin gue jadi perjaka tua, " ucap Erik menimpali Damar dengan koran tipis di depannya.


" Gaya loe, emang loe masih perjaka, bukannya loe sudah mencicipi Riza, " selidik Damar sambil menatap Erik.


" Brengsek loe ya Mar, gini- gini gue lelaki baik- baki ya, gue selalu menjaga keperjakaan gue buat Lala, " jelas Erik.


" Malau pakai tangan itu masih perjaka atau sudah hilang perjakanya? " tanya Damar penasaran Erik hanya tertawa keras.


" Gue serius loe kan dokter kandungan harusnya kan tau, " ucap Damar setelah tak mendapat jawaban dari Erik.


" Ya loe tanya saja sama punya loe sendiri tu, lagian gue nggak bahas kaya begituan ya, cuma kalau perawan / nggak nya baru dibahas, hahaha " ucap Erik dengan tawanya.


" Hehehe ( kekeh Damar ) ternyata sampai segitunya loe cinta sama adik gue, " ucap Damar.


" Iyalah cinta gue sama lala itu sudah ibarat darah dan daging, Mar telepon dia dong gue kangen pengen dengar suaranya, coba loe kasih nomor ponselnya ke gue, " pinta Erik.

__ADS_1


" Nggak akan gue kasih ke loe, tapi karena loe sudah jauh-jauh datang kesini gue akan telepon Lala, " ucap Damar.


Damar pun segera mengambil ponselnya dan melakukan vidio call ke Ella.


" Hallo " ucap wanita diujung telepone


" Hallo La, assalamu'alaikum, " ucap Damar dan Erik pun segera mendekat ke arah Damar, melihat wajah Ella namun dia tidak ingin terlihat pada kamera Damar.


" Wa'alaikumsalam kak, kenapa kak tumben telepone apa ayah yang menyuruh kakak, " tanya Ella.


" Tidak, kakak hanya kangen saja sama kamu, "


" Bersabarlah tiga bulan lagi aku akan pulang, tapi aku akan menggemparkan seluruh isi rumah, " Erik pun tersenyum lebar saat mendengar Ella yang akan pulang.


" Hahaha apa yang akan kamu lakukan. " tanya Damar penasaran.


" Hehehe apa kakak tak sabar ingin mengetahuinya sekarang, "


" Ya, katakanlah " ucap Damar sambil melirik ke arah Erik.


" Baiklah, tiga bulan lagi aku akan segera menikah. " ucap Ella yang membuat Erik dan Damar kaget tak percaya.


" Benarkah, La? " tanya Damar yang masih tak percaya.


" Apa kamu mencintai laki- laki itu? " tanya Damar yang masih penasaran.


" Aku rasa setelah hampir tiga tahun dia mengejarku, dia sudah berhasil membawa hatiku bersamanya, dan aku bersyukur dia bisa mengobati luka dihatiku, aku bahkan sedang di.apartemennya, apa kakak mau berkenalan dengannya, " Erik yang mendengar itu langsung meninggalkan ruangan Damar.


" Apa kau yakin dengan pilihanmu La, kakak pikir kamu masih mencintai Erik? " ucap Damar.


" Aku sangat yakin kak dan aku pastikan tiga bulan lagi kita akan menikah, tolong bantu Lala untuk mempersiapkan semuanya, " jelas Ella.


" Bolehkah kakak berkenalan dengannya, " tanya Damar.


Lalu Ella segera menyerahkan ponselnya ke Kenzie.


" Hallo kak, " ucap Kenzie


" Hay,,,salam kenal ya aku Damar kakaknya Ella, " ucap Damar memperkenalkan diri.


" Iya kak, saya Kenzie, panggil saja saya Ken biar lebih mudah,"

__ADS_1


" Apa benar kamu akan menikahi adikku? "


" Kalau keluarga Ella merestui Insya Allah saya akan menikahi adik kak Damar, " ucap Kenzie yakin.


" Apa kamu mencintai adikku? "


" Iya, bahkan aku sangat mencintainya, " ucap Kenzie sambil menatap Ella.


"Apa kau tau masa lalunya? " tanya Damar lagi.


" Iya, aku tau kalau Ella pernah dikhianati, " jawab Kenzie lagi.


" Sebenarnya tidak buruk juga sih pilihan Lala, tapi bagaimana dengan Erik. dia kan sudah lama menunggu Lala, " batin Damar.


" Baiklah, aku akan menemuimu nanti saat di Sydney, aku harap kamu bisa menjaga adikku, karena aku sangat menyayanginya, " ucap Damar.


" Aku janji akan menjaga dan mencintainya, sampai ajal menjemputku, " ucap Kenzie tulus.


Tak lama damar pun menutup teleponnya segera menghubungi Erik, namun setelah beberapa kali panggilan tak kunjung diangkat oleh Erik.


" Dimana sih Erik, bikin panik saja, " ucap Damar.


Dia pun segera keluar dari kantor untuk mencari Erik. Tujuan utamanya adalah apartemennya. Namun setelah lama menekan bel pintu tak ada seorang pun yang membukakan pintu. Damar semakin khawatir dengan keadaan Erik, ia merasa bersalah karena tidak mengizinkan Erik untuk menyusul dan memberitahu Ella kebenarannya, dia hanya ingin Ella fokus dulu dengan keinginannya, tapi siapa sangka Ella justru mendapatkan pengganti Erik.


Damar pun akhirnya melajukan mobilnya ke.rumah sakit Damar berniat untuk mencari Erik disana, namun saat di loby dia bertemu mama Jihan yang juga sedang mencari Erik.


" N**erarti dia tidak ada didalam, kemana sih tu anak, " ucap Damar dalam hati.


Karena sudah lelah dan tak kunjung menemukan Erik akhirnya damar pulang kerumah, dan memberitahu ayah Danu. Ayah Danu juga kaget dengan ucapan Damar karena dia juga berharap Ella akan kembali lagi ke Erik. Selama ini Ella tak pernah bercerita jika dia punya pacar. dia tak menyangka bahwa Ella akan berpaling dari Erik.


Disisi lain Erik sedang melajukan mobilnya menuju arah puncak dia ingin mengenang kenangannya bersama Ella, bahkan setiap weekend sebenarnya Erik selalu datang ke taman itu. Taman dimana ia melakukan ciuman panas pertama kalinya dengan Ella, dia bingung sekarang harus bersikap bagaimana, Erik sangat mencintai Ella. namun Ella akan menikah dengan orang lain tiga bulan lagi, bahkan Ella mencintai laki- laki tersebut.


" Benarkah kamu meninggalkanku yank, " ucap Erik lirih yang tengah duduk dikursi taman itu.


" Bagaimana bisa kamu meninggalkan Mas, sementara disini Mas selalu menunggumu kembali. " ucap Erik yang sudah mulai mengeluarkan air matanya.


" Bahkan cincin ini masih selalu Mas pakai La, " Erik menatap kearah cincin dijarinya.


" Please La, kembalilah pada Mas sayank, " lanjutnya. " Mas nggak tau bagaimana Mas akan melanjutkan hidup ini, jika kamu menjadi milik orang lain, "


Erik terlihat sangat rapuh saat mengetahui bahwa Ella akan segera menikah, dia merasa akan kehilangan Ella untuk kedua kalinya, dia bahkan tak mampu berdiri lagi tanpa cinta dari Ella. Dia selama ini selalu meyakinkan dirinya bahwa Ella masih mencintainya dia berniat akan menikahi Ella setelah Ella kembali tapi kenyataannya justru Ella terlepas dari dirinya.

__ADS_1


Terimakasih sudah membaca jangan lupa clikπŸ‘ nya yaπŸ™.


__ADS_2