Kepincut Cinta Dokter

Kepincut Cinta Dokter
S a k i t


__ADS_3

Happy Reading


Mata Ella terbuka lebar saat mendengar suara dari kamar mandi, dia meraba sisi samping kanannya, ranjang suaminya sudah kosong, dia segera berlari menuju kamar mandi, terlihat Erik sedang mengeluarkan cairan kuning dari mulutnya, Ella segera mendekat ke arah suaminya, memijit pelan tengkuk leher Erik.


" Pergikah ke kamar! " ucap Erik karena merasa kasian melihat Ella yang mencium aroma muntahnya.


" Ingat janjiku dulu? aku akan disisimu saat kamu sakit dan membutuhkanku, " ucap Ella yang mengingatkan janjinya. Erik lalu mencuci mulutnya, lalu memeluk Ella, membenamkan wajahnya di pundak Ella.


" Badanmu panas yang, pasti gara-gara semalam nggak makan, jadi asam lambungmu naik, " gerutu Ella.


" Bawa aku ke kamar, " ucap Erik yang sudah tidak kuat lagi berdiri. Ella segera membawa suaminya ke ranjang lalu merebahkan suaminya di ranjang.


" Minyak kayu putih dimana? " Erik hanya menunjuk laci samping ranjangnya, Ella yang melihat segera mengambil dan mengoleskan minyak kayu putih di perut dan pelipis Erik.


" Biar mualnya berkurang, " ucap Ella sambil memijit pelipis Erik.


" Aku bikin sarapan dulu ya, biar bisa minum obat," ucap Ella lalu segera meninggalkan Erik.


Ella membuat bubur tanpa santan, di tambah kaldu ayam dan potongan udang ke dalam bubur tersebut, lalu menaburkan potongan telur gulung, daun bawang dan terakhir bawang goreng. Setelah bubur siap dia segera membawa bubur itu ke kamar.


" Yang, ayo makan dulu, " ucap Ella sambil menyibakkan horden jendela apartemennya. Erik hanya menggelengkan kepalanya, dia merasa tak mempunyai tenaga setelah muntah tadi. Ella yang melihat itu, mencoba mendudukkan tubuh Erik, lalu menyandarkan di kepala ranjang, tak lupa memasangkan bantal dipunggung suaminya.


" Yang, ayo makan dulu, buka mulutmu sayang, " perintah Ella lembut sambil duduk disamping Erik.


" Enggak yang, aku akan muntah lagi nanti, " ucap Erik.


" Nurut saja dan setelah ini harus minum obat, " Erik akhirnya membuka mulutnya dan memakan bubur buatan istrinya, matanya melotot menatap istrinya.


" Kenapa? apa rasanya tidak enak? " tanya Ella.

__ADS_1


" Panas, " ucap Erik sambil kesusahan mengunyah makanannya.


" Maaf, maaf kita tunggu dingin dulu ya, " ucap Ella yang merasa bersalah, Erik hanya memejamkan matanya sambil menyandarkan kepalanya di ranjang.


" Sejak kapan Mas punya asam lambung, " tanya Ella.


" Sejak kamu pergi, sejak itu Mas sulit mengatur pola makan, makanya kamu jangan pergi lagi ya, " ucap Erik yang membuat Ella terdiam karena merasa bersalah.


" Tapi aku dulu pergi juga gara-gara kamu, " ucap Ella, Erik terdiam lalu menyandarkan kepalanya di lengan Ella.


" Maaf, maafkan aku. Aku janji nggak akan mengulanginya lagi, " ucap Erik pelan sambil menatap kosong depannya.


" Sudah! Ayo makan," ucap Ella setelah memegang mangkok bubur yang sudah tidak panas lagi.


Ella menyuapkan bubur ke mulut Erik, merawat suami tercinta dengan penuh kasih sayang, dia melupakan kejadian semalam yang menghukum Erik hingga dia melewatkan makan malamnya.


" Ini terakhir, habis itu minum obat, " bujuk Ella, Erik membuka mulutnya pelan-pelan, lalu segera menelan bubur itu tanpa mengunyahnya, Ella segera mengambil obat dan memberikkanya ke mulut suaminya.


" Terima kasih sayang, " ucap Erik saat melihat Ella merawat dirinya saat sedang sakit.


" Nggak ada ucapan kata terima kasih untuk pasangan, pasti suatu hari nanti aku akan merasakan berada di posisimu, " ucap Ella.


" Nggak! Mas mau kamu selalu sehat dan kita akan bersama terus, " Ella hanya tersenyum ke arah Erik, merasa bahagia karena telah dicintai suaminya begitu dalamnya.


Saat Ella akan beranjak pergi, tiba -tiba Erik menahan tangan Ella.


" Tidurlah disamping Mas yang, " pinta Erik.


" Lala mau taruh ini dulu di dapur, lagian aku juga belum mandi yang, " jelas Ella.

__ADS_1


" Biar saja, Mas suka aromamu saat belum mandi, " Ella hanya terkekeh mendengar gombalan suaminya itu.


" Dasar lelaki manja, " ucap Ella lalu segera merebahkan dirinya di ranjang, segera membawa kepala suaminya dalam dekapannya lalu mencium rambut Erik dengan penuh kasih sayang.


" Tidurlah bayi besar! aku tak akan beranjak pergi sebelum kamu bangun, " ucap Ella berbisik ditelinga Erik.


" Jangan sakit lagi ya, " lanjut Ella pelan, Erik mendongakkan kepalanya ke arah wajah Ella yang tengah menahan air matanya. Erik justru tersenyum tipis menatap wajah sendu istrinya itu.


" Mas senang kalau sedang sakit, bisa dipeluk kaya gini sama kamu, " ucap Erik yang menggoda Ella, karena wajah Erik tepat berada di atas bagian sensitif Ella, Ella yang baru menyadari segera melepaskan dekapannya.


" Sudah sakit juga masih mesum, " ucap Ella lalu membalikkan badannya membelakangi Erik. Erik semakin tertawa lebar mendengar ucapan istrinya, namun belum bisa bersuara, lalu memeluk istrinya dari belakang, menyalurkan rasa cintanya melalui pelukkan hangat.


" Aku mencintaimu sayang! " bisik Erik dilekuk leher Ella yang membuat Ella menahan geli karena deru nafas Erik tepat mengenai lehernya.


Ella segera berbalik ke arah Erik, menatap Erik yang sedang tersenyum smirk ke arahnya.


" Aku juga, " ucap Ella.


" Juga apa? " goda Erik.


" Aku juga membencimu, sampai lupa bagaimana cara aku mencintaimu, " Erik tertawa mendengar ucapan Ella yang membalas godaanya.


" Aku juga mencintaimu sayang, sangat mencintaimu, " ucap Ella yang membuat Erik tersenyum lebar, Ella lalu menarik kepala Erik lagi untuk dia dekap, menciumi rambut Erik, mengusap punggung lebar Erik, dan memukul pelan punggung Erik hingga suaminya terlelap dalam mimpinya.


" Berjanjilah sayang jangan buat aku khawatir lagi, aku mencintaimu hingga tak mau berpikir kapan aku akan kehilangan dirimu, " ucap lirih Ella sambil menatap wajah suaminya.


Ella selalu berharap dalam keadaan apapun dia bisa selalu berada disamping suaminya, merawatnya, melayani setiap apa yang suaminya butuhkan, Ella ingin menjadi bagian dalam setiap kenangan suaminya. Kenangan masa lalunya dengan Erik akan selalu mengingatkan dia akan kuatnya cinta mereka.


Terima kasih sudah membaca jangan lupa like, vote dan coment👍🙏

__ADS_1


__ADS_2