Kepincut Cinta Dokter

Kepincut Cinta Dokter
Seranjang


__ADS_3

Happy reading jangan lupa untuk tekan like dan voters ya.🙏👍


Author pov.


Ella menggeliat dari tidurnya karena silau matahari yang memancarkan cahaya tepat di matanya, dia merasa kurang bebas saat menggerakkan badannya, dia melihat ke arah samping, terlihat Mas Erik sedang menatapnya dengan senyum tersungging sambil menggunakan satu tangannya sebagai tumpuan kepalanya.


" Selamat pagi, " ucap Erik menyapa Ella. Ella yang menyadari itu segera manarik selimut sampai menutupi lehernya.


" Apa yang Mas Erik lakukan? " tanya Ella sambil mengingat- ingat kejadian semalam. Erik hanya menatap Ella dengan senyum yang semakin lebar.


" Apa kamu lupa kejadian yang kita alami tadi malam? " Ella menatap Erik dengan penuh pertanyaan.


" Hiks...hiks...apa aku sudah menyerahkannya padamu Mas? kenapa aku begitu bodoh, " ucap Ella merutuki dirinya sendiri.


" Hey...jangan menangis semua sudah terjadi, kita hanya perlu memperbaiki kesalahan kita, Mas janji akan bertanggung jawab," ucap Erik membawa Ella kedalam pelukkannya.


" Menapa aku jadi murahan seperti ini, kau juga Mas! kenapa kau mau melakukannya denganku? " ucap Ella sambil memukul dada Erik, Erik hanya menerima dan mengaduh kesakitan.


" La... Mas juga lelaki normal, tapi alhamdullilah Mas masih bisa menahannya, padahal semalam kau menggoda Mas begitu liar, " ucap Erik yang masih memeluk Ella, Ella yang mendengar itu mencoba melepaskan pelukannya dari Erik.


" Please La, sebentar saja biarkan seperti ini, Mas merindukan pelukan ini La, " Ella pun menurut dan menghentikan gerakkannya.


" Nerarti Ella masih virgin kan Mas? " Erik yang mendengar itu hanya diam.


" Mas juga nggak tau, Mas aja belum melihatnya, Mas kan nggak tau juga dia sudah mengambilnya atau belum, " ucap Erik Ella pun melotot ke arah Erik dan segera melepaskan pelukan Erik.


" Zie selalu menjagaku Mas, hanya Mas Erik saja yang berani menyentuhku waktu itu, " ucap Ella yang sudah emosi lalu beranjak dari ranjang menuju lemari untuk mengambil baju ganti. Erik yang mendengar itu, segera mengikuti Ella dari belakang dan memeluk Ella.


"aaf jika sudah menyinggung tentangnya, dan maafin Mas yang dulu hampir saja menyakitimu, waktu itu yang ada dipikiran Mas hanya ingin Lala tetap di samping Mas, Mas terlalu takut untuk kehilangan Lala, " ucap Erik, lalu membalikkan badan Ella ke arahnya.


" La, bolehkah Mas memintamu kembali, " ucap Erik menatap dalam mata Ella.

__ADS_1


" Rasa cinta Mas ke kamu masih sama La, yang terjadi diantara kita hanya kesalahpahaman, " jelas Erik.


" Maaf Mas, Lala belum bisa memikirkannya untuk sementara biarkanlah seperti ini, " ucap Ella, lalu segera berlalu masuk kekamar mandi.


" Ya Allah kenapa hatiku ini, aku masih bingung dengan apa yang aku rasakan." ucap Ella saat berada dikamar mandi.


Sedangkan Erik langsung merebahkan tubuhnya keranjang yang ia tiduri semalam.


" Ya Allah sampai kapan lagi aku menantinya. kembalikan hatinya padaku ya Allah, lelah jika Mas harus menunggumu lagi La, " ucap Erik lirih.


Lalu segera berdiri dan berniat membuatkan sarapan untuk Ella, Erik hanya membuat omelet dan segelas susu coklat untuk Lala,


" La sarapan dulu " ucap Erik saat melihat Ella turun dari lantai dua.


" Mas sepertinya waktunya terlalu mepet, Lala nggak akan keburu, " ucap Ella menolak sarapan dari Erik.


Erik pun segera menarik tangan Ella dan mendudukannya dikursi lalu menyuapi Ella,


" Tapi Lala ada praktek pagi Mas, " ucap Ella.


" Terserah yang penting kamu habiskan ini dulu, " ucap Erik lalu kembali menyuapi Ella.


" Hari ini, kamu Mas antarin. " ucap Erik


" Nggak usah Mas biar Lala berangkat sendiri, " tolak Ella karena dia nggak mau merepotkan Erik.


" La, apa kamu mau kehilangan Mas dulu baru bisa menghargai Mas, " Ella terdiam merenungi ucapan Erik.


" as pergi dulu, " pamit Erik tanpa mendengar jawaban dari Ella.


Erik melajukkan mobilnya menuju apartemennya, dia merasa tidak bisa lagi mendapatkan hati Ella, hatinya merasa sakit saat mengingat kembali kejadian yang semalam mereka alami.

__ADS_1


FLASHBACK ON


" Mas, bolehkah aku menciummu? apa pacarmu tidak akan memarahiku nanti, " ucap Ella. Erik pun hanya bisa mengangguk menerima permintaan Ella, Ella pun segera duduk dipangkuan Erik lalu segera mencium Erik dengan rakusnya, Erik yang mendapatkan perlakuan itu dari Ella merasa senang karena merasa hati Ella telah kembali lagi padanya namun ucapan Ella berikutnya membuat hatinya sakit.


" Rasanya masih sama Zie, " Erik yang menyadari itu hanya terdiam tanpa membalas lagi ciuman Ella, selang beberapa menit Ella pun tertidur dalam pundak Erik.


FLASHBACK OFF


" Kak, aku akan mengurus urusan di Bali, sesuai permintaanmu, " ucap Erik saat menelepon Bima.


" Baiklah, percepat keberangkatanmu ke sana, supaya urusannya segera selesai, " ucap Bima.


" Oke nanti malam aku akan berangkat kesana, " ucap Erik lalu menutup teleponnya.


" Maaf La, mungkin dengan cara seperti ini kamu bisa menghargai cinta Mas, " ucap Erik sambil fokus mengemudikan mobil.


Bandara 19.00 wib


" Kamu yakin nggak pamit ke Ella? " tanya mama Jihan


" Nggak Ma, Erik kebali juga cuma sepuluh hari," ucap Erik.


" Kamu hati- hati disana, jaga dirimu ya sayang, " ucap mama Erik sambil memeluk anak kesayangannya itu.


" Iya, bye ma assalamu'alaikum. "


" Wa' alaikumsalam, " jawab mama Jihan.


Erik pun segera masuk keruang tunggu menunggu boarding.


" Semoga setelah kembali kesini kamu akan berubah La, " ucap Erik saat berjalan menuju pesawat yang akan dinaikinya.

__ADS_1


Terimakasih sudah mampir jangan lupa vote, like dan comentnya. update terakhir hari ini.👍🙏


__ADS_2