
“Saudara Hua Yun saat nanti Aku berteriak, segeralah mundur dan jauhi diriku. Pergilah dan selamatkan dirimu. Aku akan membukakan jalan untukmu.” Du Fang berbisik kepada sahabatnya, Hua Yun.
Hua Yun tertegun mendengar perkataan Du Fang, Ia belum mengerti bagaimana dan apa yang Du Fang rencanakan. Namun begitu, Ia merasa senang karena Du Fang menyuruhnya melarikan diri.
Aura energi tenaga dalam yang sangat kuat, kembali memenuhi udara jalanan Kota Baixan. Lin Kai menjadi waspada saat merasakan energi itu mulai mendekati energi miliknya.
“Guru mundurlah, biar aku yang mengurusnya. Sepertinya Ia merencanakan sesuatu yang tak baik tadi.” Zhu San melangkah mendekati guru keduanya itu dan berkata demikian.
“Hati-hatilah … Aku tak tahu apa yang akan Ia lakukan dengan kekuatan Topeng Iblis Hitam itu.” Lin Kai mundur setelah mengingatkan Zhu San.
Hawa panas dan dingin, seketika memenuhi udara, Zhu San segera mengerahkan sejumlah besar tenaga dalamnya untuk menggunakan jurus Tubuh Baja Yinyang.
Tepat setelah selesai mengalirkan energinya, Aura kekuatan Du Fang telah mencapai tingkat yang sama persis dengan kekuatan Zhu San.
“Matilah Kalian!” Du Fang berteriak saat melesat untuk menyerang Zhu San. Bersamaan dengan teriakannya, Hua Yun pun berbalik dan segera melesat pergi meninggalkan tempat itu.
Lin Kai yang sedang belajar terbang, segera saja melesat ke udara hingga setinggi lebih dari tiga puluh meter. Lalu Ia melesat ke arah kemana Hua Yun tadi pergi.
Zhu San terkejut saat Ia melihat DU Fang tidak menghindari serangan tinju darinya.
BLAAM!!!
Suara menggelegar terdengar tepat saat tinju Zhu San mengenai dada Du Fang. Ju Yan terpental hingga belasan meter akibat ledakan kuat itu.
Sedang Zhu San terpental dengan darah menyembur dari mulutnya. Ia jatuh terduduk pada jarak tiga puluh meter dari tempatnya semula.
Dinding bangunan di sekitar tempat itu, menjadi rusak dengan retak di banyak bagian, beberapa atap bangunan terlepas dari tempatnya.
Sedangkan tubuh Du Fang kini tidak terlihat lagi, di tempatnya. Berganti dengan kabut darah serta potongan daging yang berjumlah ratusan bahkan mungkin ribuan.
Satu-satunya yang tersisa hanyalah Topeng Hitam yang Ia kenakan. Topeng itu, tidak mengalami kerusakan sama sekali walau ledakan itu begitu kuatnya.
__ADS_1
Lin Kai yang berhenti melayang karena terkejut mendengar ledakan tersebut, segera kembali mengejar Hua Yun. Ia melihat Zhu San terlempar jauh, Ia tidak khawatir karena melihat muridnya telah duduk bermeditasi.
Zhu San sedang mengobati luka dalamnya akibat terkena ledakan yang hebat itu. Tidak ada bagian luar tubuhnya yang terluka. Hal itu karena tubuhnya telah terlindungi oleh teknik Tubuh Baja Yinyang.
Ju Yan melangkah ke arah Zhu San dan telah berada di dekatnya, tepat setelah Zhu San selesai mengobati luka dalamnya.
“Saudara San … Apakah Kau baik-baik saja?” Tanya Ju Yan kemudian.
“Aku tidak apa-apa, bagaimana dengan mu Saudara Yan?” Zhu San balik bertanya setelah Ia berdiri dari duduk meditasinya.
“Aku juga baik-baik saja. Baru kali ini aku melihat jurus bunuh diri seperti itu dan ternyata jurus itu sangat berbahaya.” Ju Yan tertawa kecil. Hal yang jarang Zhu San lihat sejak Ia bersamanya.
“Benar … Aku pun tak menduganya. Sepertinya Topeng Iblis itu bisa menarik keluar energi tenaga dalam seseorang hingga menjadi kuat dan meledak seperti itu.”
Zhu San sedang menelaah bagaimana hal itu bisa terjadi. Ia yang penasaran, segera saja melangkah mendekati Topeng Iblis Hitam di ikuti oleh Ju Yan di belakangnya.
Zhu San pun mengambil topeng itu, dan Ia terkejut saat merasakan tenaga dalamnya terhisap ketika menyentuhnya. Zhu San kembali melepaskan topeng tersebut hingga jatuh ke tanah.
”Topeng ini menyerap tenaga dalamku dengan cepat. Aku tak tahu mengapa. Sepertinya ada makhluk Roh yang menghuninya.” Jawab Zhu San dengan wajah yang terlihat keheranan.
Ju Yan pun terkejut mendengar jawaban Zhu San. Ia termenung dan mencoba mengingat-ingat sesuatu tentang beberapa senjata. Hal yang sama sedang Zhu San lakukan.
“Apakah Kau menemukan sesuatu?” Ju Yang bertanya saat melihat Zhu San tersenyum. Zhu San menganggukkan kepalanya, lalu kembali meraih Topeng Iblis Hitam itu.
Hal yang sama kembali terjadi, namun Zhu San membiarkan saja topeng itu menyerap energinya. Beberapa saat kemudian terjadi perubahan pada warna topeng.
Warna yang semula hitam itu, kini berubah menjadi merah di satu bagian dan berwarna biru di bagian yang lain. Seiring dengan hal itu, topeng yang dijuluki sebagai Topeng Iblis Hitam di dunia persilatan, menghentikan aksinya.
Ia tidak lagi menyerap tenaga dalam Zhu San bahkan kini sedang mengalirkan kembali energi yang baru diserapnya. Namun Zhu San tidak membiarkan hal itu terjadi.
Ia terus mengalirkan energi Yin dan Yang dalam jumlah besar ke dalam topeng itu. Sesaat kemudian Zhu San memejamkan matanya, Ia mendengar teriakan minta ampun di dalam kepalanya.
__ADS_1
Ju Yan hanya memandang heran melihat hal itu, namun Ia diam saja dan terus waspada dengan apa yang dilakukan oleh Zhu San.
Setelah hampir sepuluh menit, Lin Kai kembali dengan jubah yang bersimbah darah. Sepertinya Ia berhasil mengejar Hua Yun dan membunuhnya.
“Apa yang terjadi dengannya?” Tanya Lin Kai kepada Ju Yan. “Aku juga tidak tahu apa yang terjadi dengan saudara San kakek.” Jawab Ju Yan dengan penuh rasa hormat.
Lin Kai mengamati Zhu San dengan mengelus- elus dagunya, Ia sedang mencoba mencari tahu tentang apa yang sedang Zhu San lakukan.
Beberapa saat kemudian, Zhu San membuka matanya dan Ia tersenyum lebar sebelum memasukan Topeng Yang tidak lagi berwarna hitam itu, ke dalam Cincin Jiwanya.
“Ah Guru sudah kembali rupanya. Apakah Guru terluka?” Tanya Zhu San saat melihat ada bercak darah di berbagai tempat pada Jubah Sang Guru.
“Tidak … Ini bukan darahku. Mengapa Kau menyimpan Topeng Iblis itu? Apa yang sebenarnya kau lakukan tadi?”
Lin Kai bertanya mengeluarkan semua rasa ingin tahunya. Zhu San hanya menggaruk kepalanya mendengar rentetan pertanyaan dari guru keduanya itu.
“Aku sudah menaklukkan makhluk roh yang menghuni topeng itu, Ia bersedia membantu ku dengan kekuatan hipnotis melalui tariannya yang mematikan tadi.”
Zhu San akhirnya menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi. Hanya saja Ia tidak menyebutkan bahwa Makhluk Roh yang menghuni Topeng Iblis itu, seorang gadis yang sangat cantik dan juga berpakaian seksi.
Lin Kai terdiam, Ia lalu memejamkan matanya dan tertawa saat membukanya. “Ah Alangkah lucunya melihat dirimu menari seperti perempuan. Hahahaha…”
“Eh … Apakah makhluk roh itu berwajah cantik atau seram seperti Iblis?” Lin Kai kembali bertanya.
“Dia sangat cantik guru … secantik Yu’er dan Nona Bian Chi.” Jawab Zhu San yang kebingungan dari mana gurunya mengetahui jika Makhluk Roh itu seorang perempuan.
“Oh jadi Makhluk Roh itu adalah seorang gadis … Pantas saja Kau menyimpan Topengnya.”
Zhu San tersedak nafasnya sendiri, karena terkena siasat Guru Keduanya itu. sementara Lin Kai tertawa sambil melesat ke udara. Melanjutkan latihan terbangnya.
******
__ADS_1
Jangan Lupa Like dan Votenya ya bro