Legenda Zhu San

Legenda Zhu San
213: Dua Orangng Pemuda


__ADS_3

Sepuluh hari telah berlalu, sejak kepergian Zhu San dan Bian Chi ke Alam Jiwa. Long Niu terlihat gelisah dalam meditasinya hari ini.


“Perasaan apa ini? Kenapa hatiku berdebar-debar?”


Long Niu menghentikan meditasinya. Lalu Ia berkelebat mengelilingi hutan arwah yang telah Ia pasang Formasi Pelindung yang kuat, memeriksa apakah telah ditembus oleh seseorang.


“Mana mungkin manusia di dunia ini bisa menembusnya. Tapi mengapa aku merasa hari ini akan terjadi sesuatu yang buruk?” Benak Long Niu berisi pertanyaan yang sama.


Ia memandang ke arah pelangi yang semakin meredup cahayanya itu. Untuk beberapa waktu tatapan Long Niu terlihat hampa, karena sedang teringat pertama kali dirinya tiba di tempat ini.


WOOOSHHHH


Tiba-tiba saja sebuah cahaya pelangi lain yang sangat terang, muncul di dekat cahaya pelangi yang redup itu. Sebuah terowongan berwarna pelangi, tiba-tiba terbentuk.


“Apa! …. Apakah Aku tak salah lihat!” Long Niu yang sangat terkejut dengan kemunculan sinar pelangi lain dan sebuah terowongan antar dimensi itu, mengusap matanya seolah tak percaya.


Namun rasa senang bahwa ada orang dari dunianya yang datang menggunakan Artefak Dimensi itu, seketika berubah saat merasakan aura kekuatan yang besar mulai terasa.


“Bagaimana bisa Aura kekuatan dua orang itu berada di Tingkat Pendekar Bumi Level satu dalam usia semuda itu?”


Pertanyaan Long Niu segera segera terjawab saat beberapa detik kemudian, muncul dua orang pemuda berkekuatan besar di hadapannya.


“Sepertinya kita berhasil memasuki dunia lain itu Lang?” Seorang pemuda terlihat berusia dua puluh lima tahanan, berkata kepada rekannya. “Sepertinya begitu Gao, tapi siapa kakek di depan kita itu?” Tanya pemuda yang bernama Lang Fu kepada temannya yang bernama Gao Fang.


“Aku tidak bisa mengukur tingkat kultivasinya. Jangan-jangan beliau adalah Sang Legenda itu?!” Gao Fang berkata, setelah mengedarkan indera spiritualnya.


Long Niu yang berjarak lima belas meter dari mereka berdua, bisa merasakan jika kedua orang pemuda itu, sedang mengukur kekuatan yang Ia miliki.


“Sepertinya begitu, tempat ini dilindungi Formasi Pertahanan dan perlindungan yang sangat kuat.” Lang Fu menjawab setelah mengamati ke arah langit.


“Siapa kalian berdua? Dan Bagaimana bisa kalian memiliki Artefak Dimensi milik sahabatku Lang Mao?”

__ADS_1


Kedua pemuda itu terkejut untuk sesat, keduanya lalu memberi hormat kepada Long Niu sebelum berkata.” Apakah kami sedang berhadapan dengan Sesepuh Long Niu? Sang Legenda yang menghilang sejak seratus tahun lalu itu?”


Ada rasa marah kepada kedua pemuda itu, namun Long Niu sedikit menahannya melihat sikap hormat yang mereka tunjukkan.


”Jawab dulu pertanyaanku! Dari mana kalian memiliki Artefak Dimensi itu?”


“Nama Saya Lang Fu dan ini sahabat saya Gao Fang, Saya cucu dari Kakek Lang Mao dan secara tak sengaja mendapatkan Artefak Dimensi ini beserta petunjuknya.” Jawab Lang Fu seraya memberi hormatnya.


Long Niu merasa senang mendengar hal itu, namun Ia harus menelan kekecewaan saat mengetahui sahabatnya telah tewas dibunuh oleh seorang jagoan tua dunia mereka.


Jagoan tua itu sedang mencari keberadaan Long Niu untuk merebut senjata pusaka yang Ia miliki, namun karena Lang Mao tidak mau memberitahu keberadaan Long Niu, Jagoan Tua itu pun menghabisi Sang Kakek.


“Kurang Ajar! Siapa jagoan tua yang membunuhnya! Katakan!”


Tangan Long Niu terkepal sangat erat. Kedua rahangnya menggembung, seiring dengan itu angin terlihat berputar-putar di sekitar tubuhnya saat Ia melepaskan kemarahannya.


Lang Fu dan Gao Fang terlihat menelan ludahnya. Selain jagoan tua itu, baru ini mereka merasakan energi yang sebesar itu. Keduanya segera berlutut di hadapan Long Niu.


Lang Fu lalu bercerita jika sejak lima puluh tahun lalu, Benua Air telah mengalami penderitaan karena sepak terjang Ming Ho dan Sektenya yang bernama Sekte Tombak Api.


Kekuatan Ming Ho yang sangat tinggi, membuat sebagian Jagoan Aliran Putih di Benua Air, tewas saat mencoba melawannya. Mereka hanya bisa berharap bahwa Long Niu datang dan menolong mereka jika saja masih hidup.


Karena hal itulah Lang Fu yang mengetahui cerita sebenarnya kepergian Long Niu dari sang Ayah, mencoba mencari dimana keberadaan Artefak Dimensi ciptaan sang kakek.


Artefak itu telah diperbaiki, bisa digunakan tanpa memerlukan darah istimewa. Hanya memerlukan darah Binatang Roh Tingkat 3.


Setelah bersusah payah, Lang Fu berhasil menemukan Artefak itu. Ia bersama saudara seperguruannya, Gao Fang berburu Binatang Roh tingkat 3.


Setelah bersusah payah bertarung, mereka pun berhasil membunuhnya dengan mengalami luka dalam yang tidak ringan dan sembuh setelah dua bulan kemudian.


Setelah sembuh, keduanya bertekad untuk mencari keberadaan Sang Legenda Long Niu yang berada di tingkat Pendekar Langit, atau satu tingkat di atas tingkat kekuatan mereka.

__ADS_1


“Akhirnya dia berhasil menyempurnakan Artefak Dimensinya itu. Kau benar-benar Master Penempa Terhebat yang pernah ku kenal, Mao. Aku berjanji akan kembali ke dunia kita dan membalaskan kematianmu!”


Long Niu terlihat menunduk sedih dengan kemarahan yang perlahan-lahan berhasil Ia kuasai. Lang Fu dan Gao Fang terlihat segan untuk kembali berkata-kata.


“Siapa nama mu tadi? Lang Fu ya?” Tanya Long Niu kepada Lang Fu yang segera saja menganggukkan kepalanya. “Apakah Kau bisa memperbaiki Artefak itu?” Tanya Long Niu sambil menunjuk Artefak yang sebagian tertanam di dalam batu.


“Sepertinya Energi murni yang berada di dalam Artefak itu, sebentar lagi akan habis. Aku sudah mempelajari sedikit tentang Artefak Dimensi dari catatan yang ditinggalkan oleh kakek. Aku akan berusaha memperbaikinya Sesepuh.”


Lang Fu menyanggupi permintaan Long Niu. Ia pun bersama Gao Fang segera melesat ke arah tebing batu, dimana Artefak itu berada. Dengan hati-hati, keduanya mulai berusaha mencabut Artefak itu.


Long Niu menolak ajakan Lang Fu untuk kembali ke dunia mereka menggunakan Artefak Dimensi yang Ia gunakan tadi. Hal itu karena Ia ingin membawa kembali benda berharga yang dibuat oleh sahabatnya Lang Mao.


Setelah tiga puluh menit, menggunakan alat yang Ia bawa, Lang Fu berhasil mengambil Artefak Dimensi, lalu mulai memperbaikinya.


Satu jam kemudian Artefak itu, telah selesai Ia perbaiki dan Ia pun mengeluarkan Darah Binatang Roh tingkat 3 untuk mengganti energi murni yang hampir habis itu.


“Sesepuh Long. Artefak ini telah selesai aku ubah, namun tetap harus menggunakan darah seseorang dengan Akar Roh Yang atau Akar Roh Yin, akan lebih kuat lagi jika darah keduanya.”


Setelah meneliti lebih seksama, Lang Fu menyampaikan apa yang Ia ketahui tentang Artefak Dimensi yang sedikit berbeda dengan Artefak yang Ia miliki.


“Tidak apa-apa? Aku telah menemukan orang dengan Akar Roh tersebut.” Jawab Long Niu santai.


Namun tidak dengan keduanya, wajah keduanya terlihat sangat terkejut, karena di dunia yang memiliki Energi alam sangat tipis ini, ada manusia yang memiliki Akar Roh yang sangat langka.


“Kalian pasti terkejut dan tidak percaya bukan? Aku telah mengangkat mereka berdua menjadi muridku.”


Kembali wajah kedua orang itu terlihat terkejut, karena mereka mengetahui bahwa kedua orang yang memiliki Akar Roh Yang ataupun Akar Roh Yin, dikabarkan bisa menembus Tingkatan tertinggi Kultivasi sebagai Pendekar Dewa dalam waktu yang relatif Singkat.


Hal itu akan berbeda sangat jauh dengan mereka yang memiliki akar Roh dengan elemen biasa. Mereka bisa saja menembus Tingkat pendekar dewa setelah Berkultivasi setidaknya lima puluh tahun penuh dengan menghabiskan banyak sekali sumber daya.


*******

__ADS_1


__ADS_2