Legenda Zhu San

Legenda Zhu San
321: Kekuatan Pedang Yinyang


__ADS_3

Tubuh raksasa ketiga Makhluk Kuno itu, kini telah berubah menjadi seukuran manusia biasa. Hanya saja kekuatan mereka telah berada di Tingkat Pendekar Dewa Abadi, satu tingkat di atas kekuatan Zhu San saat ini.


Laluba, Lahula dan Laduta telah ribuan tahun terkurung di dimensi yang dibuat oleh Penyihir Agung. Ketiganya yang berambisi menjadi yang terkuat, berlatih keras selama waktu tersebut.


Dengan kekuatan yang setara dengan kekuatan dewa itu, ketiganya melayang ke arah Zhu San dengan santainya.


“Hanya segitukah kemampuanmu, manusia bertubuh Yinyang Sejati? Bagaimana Kau bisa menjadi dewa kematian bagi kami? Aku kira Penyihir Agung terlalu melebih-lebihkan kekuatanmu.”


Ucapan Laluba membuat Zhu San dan lainnya terkejut. Tidak mereka duga, makhluk kuno yang kini berukuran sebesar manusia biasa itu, bisa berbicara.


Perkataan Laluba membuat dahi Zhu San berkerut, Ia tidak mengerti apa maksud Laluba yang mengatakan dirinya sebagai Dewa Kematian bagi mereka bertiga.


“San Gege, apa maksud perkataannya itu, Penyihir Agung? Siapa dia?” Tanya Bian Chi yang baru kali ini merasakan jerih saat menghadapi lawan.


“Entahlah, aku juga tidak tahu. Li’er … kau masuklah ke dalam perisai pelindung, dari kata-katanya tadi, seperti hanya Kami berdua yang bisa melawannya.”


Setelah Lian Li menganggukkan kepala Zhu San membuka sedikit perisai pelindung dan menutupnya kembali setelah Lian Li berada di dalam.


“Hohoho … Perisai pelindung yang sangat kuat, tapi tidak cukup kuat bagi kami.”


Lahula yang sedari tadi diam, kini berbicara. Selesai berkata demikian, Ia melepaskan bola energi berwarna merah dari telapak tangannya ke arah perisai pelindung yang Zhu San buat.


BLAAAMMM


Suara menggelegar terdengar sangat keras, udara pun berfluktuasi hebat saat energi serangan dari Lahula meledak tepat setelah bersentuhan dengan Perisai Pelindung Kota yang hanya bergetar saja.


Mata Lahula melotot lebar, menambah keseraman pada wajahnya yang berkulit merah itu. Keterkejutan juga terlihat di wajah kedua temannya bahkan Zhu San Sendiri.


“Bagaimana bisa, perisai pelindung selemah itu tidak hancur oleh seranganku?!” Tanya Lahula keheranan.


“Gunakan lima puluh persen dari kekuatan penuhmu Lahula!” Laduta yang berkulit biru tua itu, berkata dengan wajah yang dingin.

__ADS_1


Lahula segera mengerahkan kekuatan besar ke arah telapak tangannya yang hanya memiliki tiga jari itu. Seberkas bola energi yang dua kali lebih besar dari sebelumnya, melesat ke arah tengah-tengah kota.


Hal itu membuat Long Niu dan seluruh pendekar Aliansi menjadi pucat melihat serangan sekuat itu terarah pada mereka.


BLAAAM


Lagi-lagi mata Lahula melotot sesaat setelah ledakan besar itu terjadi. Tubuh Zhu San dan Bian Chi, sempat terjajar satu meter akibat fluktuasi udara yang begitu hebat itu.


Zhu San terkesiap saat Ia menyadari sesuatu, setelah melihat perisai yang Ia buat dari Pedang Yin dan Pedang Yang.


“Mungkinkah kedua Pedang Pusaka ini adalah kelemahan mereka bertiga?” Pertanyaan Zhu San dalam benaknya itu, senada dengan pertanyaan dalam benak Bian Chi.


“San Gege, jangan-jangan kekuatan dari pedang Yin dan pedang Yang adalah kekuatan yang bisa meredam kekuatan mereka.”


“Aku juga berpikir seperti itu, Chi’er. Jika begitu, kita gunakan serangan dengan menggunakan jurus-juru dari kedua pedang itu saja.” Zhu San menjawab melalui telepatinya.


Hampir bersamaan keduanya mengeluarkan kedua pedang pusaka itu dari Cincin Jiwanya. Sementara ketiga makhluk Kuno itu menjadi penasaran, mendapati kekuatan yang tak bisa di hancurkan oleh kekuatan salah satu dari mereka.


Hal yang sama dilakukan oleh kedua rekannya. Lalu mereka bertiga melesatkan serangan secara bersamaan untuk menghancurkan perisai pelindung yang mereka remehkan kekuatannya tadi.


BLAAM BLAAAM BLAAAAM


Tiga ledakan keras kembali terdengar memenuhi udara di atas kota Xiangqing. Kali ini ketiga ledakan kuat itu, berhasil membuat perisai pelindung mengalami keretakan.


Zhu San dan Bian Chi yang terlempar lebih dari dua puluh meter akibat kuatnya ledakan ketiga serangan itu, menjadi was-was setelah melihat perisai itu retak.


“San Gege, kita harus segera menyerang mereka. Jika tidak, perisai pelindung kota akan dihancurkan.” Bian Chi menjadi khawatir atas keselamatan guru Long Niu dan yang lainnya.


“Sepertinya kita harus membunuh mereka berdua terlebih dahulu. Setelah itu, barulah kita bisa menyerap kekuatan roh dari ribuan orang di balik perisai itu.”


Laduta yang lebih banyak diam, kini mengalihkan pandangan ke arah Zhu San dan Bian Chi yang berada dua puluh meter lebih dari mereka bertiga.

__ADS_1


Baru saja Ia selesai berkata-kata, Tiba-tiba tubuh Zhu San menghilang dan telah berada di belakang mereka dalam sekejap saja.


Ketiganya segera melesat ke udara saat merasakan tebasan pedang berhawa panas, mengarah dari belakang mereka.


Zhu San mendengus kesal melihat kecepatan yang ditunjukkan oleh ketiga makhluk kuno itu, serangannya yang tiba-tiba dan kuat itu, tidak membuahkan hasil sama sekali.


Bian Chi yang telah melesat segera menebaskan Pedang Yin ke udara di depannya. Seberkas energi pedang berhawa sangat dingin, segera keluar dari bilah pedangnya dan membesar sesaat kemudian.


Tebasan mendatar yang terarah pada ketiga makhluk kuno yang telah melesat ke atas itu, melaju sangat cepat. Namun lagi-lagi ketiga makhluk kuno itu berhasil menghindarinya.


Bian Chi segera memutar pedang yin dengan cepat hingga pedang tersebut tidak terlihat oleh mata. Hanya terlihat cahaya putih kebiruan berbentuk lingkaran berada di depan Bian Chi.


Sesaat kemudian, puluhan energi pedang berbentuk pisau kecil, melesat keluar dari lingkaran energi itu. Melesat cepat ke arah ketiga makhluk kuno yang kini terlihat sudah marah .


Melihat jurus yang Bian Chi gunakan, Zhu San segera melesat ke samping tubuh Sang Isteri. Lalu Zhu San melakukan hal yang sama, memutar Pedang Yang dengan cara seperti yang Bian Chi lakukan.


“Chi’er satukan kekuatan!”


Zhu San berkata setelah putaran Pedang Yang setara dengan putaran Pedang Yin Bian Chi. Sesaat kemudian kedua pedang pusaka yang berputar itu, terlepas dari tangan masing-masing dan berputar saling mendekat.


“Sekarang!”


Zhu San segera mendorong pedang Yang saat putaran kedua pedang itu telah sejajar. Dorongan itu membuat Pedang Yang segera masuk ke dalam putaran Pedang Yin dan sesaat kemudian, kedua pedang bersatu dengan ujung gagang pedang yang saling menempel.


Setelah kedua pedang bersatu seperti itu, terbentuklah lingkaran energi yang berwarna merah sebagian dan putih pada bagian yang lain.


Lingkaran dari putaran pedang yang sudah dua kali lebih besar itu, segera melesatkan seratusan Pisau energi sepanjang satu jengkal dengan warna bilah sebagian merah dan sebagian putih.


Ratusan Pedang itu segera melesat cepat ke arah ketiga makhluk kuno yang telah membuat kedua telapak tangan dan telapak kaki mereka diselimuti oleh cahaya dari energi yang sewarna dengan kulit mereka masing-masing.


----------------------O-----------------------

__ADS_1


__ADS_2