Legenda Zhu San

Legenda Zhu San
336: Kekuatan Baru Qiu Lan


__ADS_3

Aura yang memancar dari tubuh Qiu Lan pun menjadi lebih kuat dari sebelumnya. Hal itu membuat Zhu San menelan ludahnya, demikian pula Bian Chi dan Lian Li.


Serangan gabungan mereka ternyata tidak mampu menghabisi Qiu Lan. Sekalipun petir besar tadi dengan telak mengenai tubuhnya.


“Kalian pikir bisa membunuhku dengan serangan selemah itu? Petir sebesar apapun tidak akan bisa membunuhku, apalagi aku telah dalam wujud ini, wujud terkuatku yang tidak akan bisa kalian kalahkan. Hahahahaha”


Perkataan Qiu Lan, membuat dahi Zhu San berkerut, Ia teringat bahwa awalnya Qiu Lan berjuluk Dewi Kematian yang hanya bisa dikalahkan dengan Jurus Amarah Suci Pedang Yinyang.


Setelah Inti Rohnya yang terlepas dari dalam kotak hitam dan menyatu dengan tubuh Rohnya yang berada di tubuh Qiu Lan, maka sosok Qiu Lan menjelma menjadi Dewi Kegelapan Jia Fu yang hanya bisa dikalahkan dengan Pedang Tanpa Bilah.


Satu pertanyaan tersisa adalah mengapa Dewa Yao Chan mengajarinya cara menempa Dua Batu Tujuh Warna menjadi pedang yang memiliki tujuh warna pada bilahnya.


Sedangkan satu batu tujuh warna, saat ini berada di dalam Cincin Ruang di jari tangan Kiri Qiu Lan. Bagaimana caranya Ia bisa mengambil Batu Tujuh Warna itu?


Zhu San tidak mengetahui bahwa sebenarnya Pedang Tujuh Warna dipersiapkan oleh Dewa Yao Chan untuk membunuh Dua orang Penyihir Kuno Labamba dan Labimbi yang kini roh sihirnya telah bersatu dalam tubuh Qiu Lan.


Tanpa Pedang Tujuh Warna, mustahil bagi Zhu San bisa menghabisi Qiu Lan dalam wujudnya saat ini. Sedangkan untuk mengambil Batu Tujuh Warna, sama sulitnya dengan membunuh Sosok


Zhu San akhirnya menyadari bahwa kematian Qiu Lan hanya bisa terjadi jika Ia mendapat serangan dari ketiga senjata itu, yaitu Pedang Yinyang Sejati dengan Jurus Amarah Suci Pedang Yinyang, Pedang Tanpa Bilah dan Pedang Tujuh Warna.


Situasi ini membuat kepala Zhu San seketika merasakan sakit. Sementara Bian Chi dan Lian Li telah bersiap untuk kembali bertarung dengan Qiu Lan yang menyeringai lebar.


“Apakah kalian sudah siap untuk menerima ajal kalian disini?! Baiklah Jika begitu!”


Sesaat kemudian, Qiu Lan menggerakkan ekornya dengan kecepatan yang membuat Bian dan Chi dan Lian Li terkesiap. Walau sudah bersiap untuk menyerangnya, namun ekor ular itu melesat begitu cepat di luar dugaan mereka.


BUGH BUGHH


Tubuh keduanya terpental belasan meter akibat terhantam ekor ular dari tubuh Qiu Lan. Keduanya terlambat menghindarinya karena tidak menduga akan mendapat serangan yang begitu cepat.


“Kurang Ajar Kau!”

__ADS_1


Bian Chi berkata dengan rasa marah merasakan sakit di punggungnya. Sementara Lian Li memijat-mijat pinggulnya yang masih terasa sakit akibat terhantam ekor Qiu Lan.


“Tahan serangan Kalian berdua!”


Zhu San yang telah melesat dan kini berada diantara kedua perempuan itu, segera menahan keduanya yang telah kembali bersiap menyerang Qiu Lan.


“Apakah Kalian tidak menyadari bahwa kekuatannya sekarang sudah berada di atas kekuatan kita bertiga?”


Pertanyaan Zhu San membuat Bian Chi dan Lian Li terdiam. Zhu San lalu menjelaskan bahwa Satu-satunya cara mengalahkan Qiu Lan adalah dengan menggabungkan kekuatan mereka bertiga.


Namun itu saja tidak cukup, Zhu San ingin mengatakan rencananya, namun menyadari bahwa Qiu Lan bisa mendengar rencana mereka, Ia memutuskan untuk menundanya.


“Chi’er … Kita Alirkan energi ke tubuh Li’er agar kita bisa melakukan telepati bertiga. Li’er, alirkan energi dari kami ke arah kepalamu bagian belakang.”


Setelah berkata demikian, Zhu San segera menggenggam tangan kiri Lian Li diikuti oleh Bian Chi yang menggenggam tangan kanannya.


Sesaat kemudian Lian Li merasakan aliran energi berhawa panas dan dingin memasuki kedua lengannya.


Setelah itu Zhu San dan Bian Chi menyerap energi qi Lian Li dan mengarahkan ke bagian belakang kepala mereka.


“Sekarang Aku akan menjelaskan rencanaku pada kalian berdua!”


Melalui telepatinya, Zhu San lalu mengatakan bahwa Qiu Lan hanya bisa dikalahkan dengan tiga buah senjata, yaitu Pedang Yinyang, Pedang Tanpa Bilah dan Pedang Tujuh Warna.


Untuk itu, langkah pertama yang harus mereka lakukan adalah mengambil pedang tujuh warna terlebih dahulu dengan cara memotong lengan kiri Qiu Lan.


Setelah berhasil mendapatkan batu Tujuh warna itu, maka Zhu San akan menempa Kedua Batu Tujuh warna menjadi Sebuah Pedang.


Proses penempaan batu itu menjadi pedang, setidaknya akan membutuhkan waktu sepuluh hingga lima belas menit. Dalam waktu selama itu, Zhu San meminta Bian Chi dan Lian Li agar menahan serangan dari Qiu Lan.


Setelah memahami rencana Zhu San, Bian Chi dan Lian Li akhirnya bergerak mengurung Qiu Lan dari arah yang berbeda. Menyadari dirinya akan diserang bersama-sama Qiu Lan hanya tertawa meremehkannya.

__ADS_1


Ia begitu percaya diri apalagi setelah mendapatkan kekuatan sihir dari Labamba dan Labimbi. Tiba-tiba tubuh Qiu Lan mengeluarkan asap dan sesaat kemudian, muncul dua tubuh lain yang sama persis bentuk dan ukurannya dengan Qiu Lan.


Dengan menggunakan kekuatan sihirnya, Qiu Lan membuat dua tubuh palsu yang akan membantunya menghadapi mereka bertiga.


Hal Ini membuat wajah Zhu San memburuk, namun Ia segera mengerahkan jurus Pedang Mata Dewa untuk mengetahui mana sosok Qiu Lan yang asli.


“Sosok yang menghadap ke arah ku adalah Sosok aslinya, kalian fokuskan serangan pada sosok aslinya saja. Aku akan menghancurkan kedua sosok palsunya!”


Zhu San segera mengalirkan energi qi ke arah kedua telapak tangannya. Ia membuat segel untuk menghancurkan dua tubuh sihir Qiu Lan.


Zhu San melesat lebih dulu dan diikuti oleh Bian Chi dan Lian Li sedetik kemudian. Ketiganya menyerang sosok asli Qiu Lan dan mengabaikan serangan dari dua sosok lain yang mengibaskan ekor mereka setelah melihat Lian Li dan Bian Chi bergerak.


BUGH BUGGH


Di luar perkiraan Zhu San, ekor ular dari kedua sosok palsu Qiu Lan, berhasil menghempaskan Bian Chi dan Lian Li yang tidak menduga jika serangan itu akan nyata seolah wujud aslinya.


Hal ini membuat wajah Zhu San memburuk saat melihat Bian Chi dan Lian Li yang kini berada dua puluh meter dari Qiu Lan, sedang merasakan sakit pada bagian perut mereka.


“San Gege … Sosok palsunya itu bisa melakukan serangan seperti wujud aslinya. Bagaimana ini?” Bian Chi bertanya melalui telepatinya.


“Biar Aku yang mengurusnya.”


Tubuh Zhu San tiba-tiba menghilang dan telah berada di salah satu sosok palsu Qiu Lan. Hal itu membuat Qiu Lan Asli terkejut saat mendapati, salah satu sosok palsunya telah terkurung dalam cahaya putih kemerahan dan sirna sesaat kemudian.


Sosok palsu Qiu Lan yang satunya, terlihat jerih saat melihat apa yang Zhu San lakukan hingga akhirnya Zhu San pun menghilang dan dengan cepat telah berada di belakangnya.


Mata Qiu Lan melebar marah mendapati kedua sosok palsunya berhasil dikalahkan dengan mudah oleh Zhu San.


Saat itu Ia teringat akan pesan Labamba bahwa sihirnya tidak akan bekerja seratus persen melawan dua orang bertubuh Yinyang Sejati.


---------------------------O------------------------------

__ADS_1


__ADS_2