
“Bagaimana kau bisa mengetahuinya?” Gao Yu bertanya dengan wajah heran.
“Huh … Kau pikir aku tidak bisa melihat kekuatan tersembunyi mu? Serahkan Kitab Tapak Besi padaku dan Kau boleh pergi membawa nyawamu!”
Qiu Lan membentak Gao Yan sambil mengalirkan energi qi ke arah telapak tangannya. Gao Yan merasakan hal tersebut, lalu segera berkata kepada Qiu Lan.
“Nona Lan, tunggu sebentar.” Hao Yan mencoba bernegosiasi dengan Qiu Lan. Namun Qiu Lan yang ingin mengetahui seberapa kuat jurus Tapak Pembalik Langit Gao Yan segera menyerangnya.
Tentu saja Gao Yan tak ingin mati konyol, Ia pun segera menghindari serangan tapak dari Qiu Lan dan bersiap dengan jurus terkuatnya, Tapak Pembalik Langit.
Gao Yan melesat mundur menjauhi Qiu Lan, Ia lalu mengalirkan tenaga dalam besar ke seluruh tubuh dan terutama ke telapak tangannya. Kedua Lengan Gao Yan kini memancarkan cahaya kuning keemasan.
Qiu Lan segera menerjang Gao Yan dengan melakukan serangan tapak. Gao Yan dengan cepat menghadang serangan itu dengan memajukan kedua tapaknya.
BLAAM
Suara menggelegar terdengar ketika kedua tapak bertemu. Di luar dugaan tubuh Qiu Lan terpental hingga belasan meter. Sementara Gao Yan terjajar dua langkah ke belakang.
Qiu Lan mendengus kesal, Ia pun segera bersiap dengan kekuatan yang dua kali lebih besar dari sebelumnya. Kini kedua telapak tangan Qiu Lan memancarkan cahaya keunguan.
“Nona Lan, cukup! Hentikan seranganmu. Bisakah kita bicarakan secara baik-baik?!” Gao Yan mencoba bernegosiasi kembali dengan Qiu Lan yang tak menggubris ucapannya.
Qiu Lan yang penasaran, segera saja melesatkan serangan dengan menggunakan kedua tapak tangannya. Merasa tak ada jalan lain, Gao Yan pun menahan serangan itu dengan kedua tapaknya.
BLAAAAM
Dentuman kembali terdengar dua kali lebih keras dari sebelumnya. Udara berfluktuasi dengan hebat di sekitar tubuh keduanya.
Di luar dugaan Qiu Lan, dirinya kembali terpental bahkan dua kali li[at lebih jauh dari sebelumnya dengan tubuh terduduk. Sedang Gao Yan terpental hingga lima meter akibat benturan itu.
__ADS_1
“Dia benar-benar telah menguasai jurus Tapak Pembalik Langit. Sulit untuk mengalahkannya dengan serangan biasa.” Dalam benaknya Qiu Lan berkata setelah Ia bangkit dari duduknya.
Qiu Lan pun segera mengerahkan kekuatan penuhnya, tujuh puluh kristal qi Ia alirkan ke arah kedua telapak tangannya.
Sebuah bayangan dari energi qi berbentuk seekor Serigala Besar yang berwarna ungu, terlihat muncul dari kedua telapak Qiu Lan.
Dua Bunga kematian yang tadi sempat terpental, segera menjauh hingga tiga puluh meter dari kedua orang itu, saat merasakan kekuatan besar memancar dari tubuh Qiu Lan.
“Siapa Pemuda itu? Ia memiliki kekuatan yang sangat besar hingga mampu membuat Yang Mulia Mengeluarkan seluruh kekuatannya.” Tanya Ying Yu kepada Yue Yin.
“Entahlah, tapi kurasa Yang Mulia akan menang dengan serangannya kali ini.” Yue Yin berkata dengan harap-harap cemas, mengingat Qiu Lan belum memberikan penawar racun yang berada dalam tubuh mereka.
Ying Yu pun menganggukkan kepala, sambil menatap Gao Yan yang juga tengah bersiap dengan mengeluarkan Sebuah tapak Raksasa dari energi tenaga dalamnya.
Diiringi teriakan keras dari keduanya, terlihat dua energi besar berbeda bentuk itu saling melesat ke depan. Kedua energi itu pun bertemu di udara.
BLAAAMM
Qiu Lan dan Gao Yan sama-sama terpental hingga dua puluh meter lebih. Keduanya bangkit dengan memuntahkan darah segar dari mulutnya.
Keduanya pun segera bermeditasi, untuk memulihkan kembali aliran darah mereka yang kacau akibat benturan energi yang mereka lepaskan tadi.
Setelah lima belas menit, Qiu Lan bangkit terlebih dahulu, disusul Gao Yan beberapa setik kemudian. Kini tidak ada lagi tatapan kemarahan di mata Qiu Lan, melainkan tatapan kekaguman akan kekuatan yang Gao Yan miliki.
“Dia sangat kuat, Mungkin Dia bisa membantu ku menghadapi sepasang Pendekar Yinyang Sejati, tapi bagaimana caranya? Dia juga cukup Tampan dan baik padaku sehingga mau mengantarku ke sini.” Dalam benaknya Qiu Lan sedang menimbang sebuah rencana.
“Nona Lan, bagaimana kondisimu? Apakah Kau terluka?” Tanya Gao Yan setelah Ia tiba di dekat Qiu Lan.
“Aku baik-baik saja, ternyata Jurus Tapak Pembalik Langit sangat kuat. Aku mengaku kalah dari mu. Suatu saat nanti, Aku akan kembali untuk mengalahkanmu dan mengambil Kitab Sakti itu. Kami permisi dulu. Terimakasih telah mengantarku kemari.”
__ADS_1
Selesai berkata demikian, Qiu Lan lalu membalikkan badan dan melangkah ke arah Ying Yu dan Yue Yin. Namun langkahnya terhenti saat mendengar panggilan Gao Yan.
“Nona Lan! Tunggu sebentar. Aku akan memberikan kitab Tapak Besi padamu jika saja kau mau membantuku, membalaskan dendam ku pada pemuda yang membunuh adikku Gao Shan. ”
Qiu Lan pun berbalik dengan senyum termanis yang bisa Ia berikan kepada Gao Yan. “Benarkah yang kau ucapkan itu? Apakah pemuda yang ingin kau bunuh itu sangat Kuat?”
Untuk sesaat Gao Yan terpaku melihat senyum manis Qiu Lan, hatinya berdebar menatap kecantikan paras di depan matanya itu.
Suasana menjadi hening untuk beberapa saat karena keduanya sedang saling menatap dan menata debaran hati masing-masing. Hingga Akhirnya Qiu Lan mengulangi pertanyaannya.
“Tentu Saja akan ku berikan kitab itu padamu, asalkan kau berjanji mau membantuku. Ia sangat Kuat karena memiliki Tubuh Istimewa Yinyang Sejati.”
“Apa!” Mata Qiu Lan membelalak lebar karena terkejut mendengarnya. “Ternyata Kita memiliki musuh yang sama. Aku akan membantumu sekalipun kau tidak akan memberikan Kitab itu padaku.”
Perkataan Qiu Lan berhasil membuat Gao Yan terkejut. “Musuh yang sama? Apakah Ia telah membunuh kedua orang tua mu?” Tanya Gao Yan yang terkejut senang mendengar jika Zhu San juga musuh Qiu Lan.
“Tidak, ceritanya panjang. Apakah kau mengetahui dimana dia berada?” Qiu Lan balik bertanya.
“Kabar terakhir yang ku dengar, Dia sedang berada di Kota Baixan. Setelah pertempuran besar yang terjadi di Kota itu lebih dari sebulan yang lalu.” Jawab Gao Yan lalu menceritakan tentang informasi yang baru saja Ia dapatkan di Kota Shangyu tadi.
“Jadi sekarang Kekaisaran Liu kembali dikuasai oleh Kaisar Liu Feng dan telah kembali di kota Shangyu?” Tanya Qiu Lan wajah yang terlihat tidak senang.
“Benar Nona Lan? Mengapa wajah cantikmu terlihat tidak senang mendengarnya?” Tanya Gao Yan.
Untuk sesaat Qiu Lan terdiam dengan wajah yang merona merah. Sudah sejak lama hatinya tidak berbunga-bunga mendengar pujian yang sering Ia dapatkan itu.
“Tentu Saja Yang Mulia Kaisar Qiu Lan tidak senang, Ini kabar yang kurang bagus bagi Kaisar Hun saat ini.” Ying Yu yang telah berada di belakang Qiu Lan menjawab pertanyaan Gao Yan.
Dahi Gao Yan mengerut, Ia terlihat berpikir keras seraya mengulangi beberapa kalimat Ying Yu. “Yang Mulia Kaisar Qiu Lan? Kaisar Hun saat ini? Benarkah itu Nona Lan?”
__ADS_1
******