
“Selamat kepada Yang Mulia karena telah mendapatkan apa yang dinginkan” Dua Bunga kematian, segera memberi ucapan selamat kepada Qiu Lan yang tersenyum bahagia.
“Masih ada dua kitab lagi yang ku inginkan tapi aku tidak tahu dimana Kitab itu sekarang berada. Kitab Sakti Energi Alam dan Kitab Tapak Besi.” Senyum Qiu Lan menghilang saat Ia teringat akan kedua Kitab Pusaka itu.
“Kitab Sakti Energi Alam? Seperti apakah Kehebatan itu Yang Mulia?” Tanya Yue Yin kepada Qiu Lan.
Qiu Lan lalu menjelaskan bahwa Kitab Sakti Energi Alam adalah Kitab terhebat yang dimiliki oleh seorang Biksu Di Kekaisaran Wei pada Seribu tahun lalu.
Biksu tersebut dikabarkan bisa hidup lebih dari tiga ratus tahun karena mempelajari kitab yang mengajarkan tentang teknik pembentukan qi dari energi alam.
Energi qi itu jauh lebih murni dan kuat dari energi tenaga dalam. Namun tidak semua orang bisa memiliki energi itu. Hanya mereka yang bisa membentuk Akar Roh dalam tubuhnya yang akan mampu membentuk energi itu.
Namun untuk membentuk Akar Roh di dalam tubuhnya, seseorang harus menyerap sumber daya yang sangat banyak dan waktu yang lama. Paling cepat dua puluh lima tahun hingga lima puluh tahun.
Namun hal itu tidak berlaku bagi mereka yang memiliki tubuh Istimewa seperti dirinya. Qiu Lan mengatakan dirinya memiliki Tubuh Dewa Kematian yang hanya akan muncul seribu tahun sekali dan akar rohnya telah ada sejak Ia lahir.
Tubuh Istimewa yang lain adalah tubuh Yinyang Sejati. Orang yang memiliki tubuh jenis ini, telah memiliki Akar Roh yang sangat kuat. Sehingga tubuhnya bisa menguasai energi murni dari lima elemen alam.
Selain itu, Kitab Sakti Energi Alam juga berisi sebuah Teknik Langka yang bernama Teknik Replika Diri.
Teknik ini membuat seseorang bisa mengubah wujud orang lain yang telah mati, menjadi seperti dirinya dan seolah menghidupkannya kembali.
Sosok Replika ini bisa dikendalikan dari jarak ribuan kilometer oleh pembuatnya. Hal itu karena adanya darah sang pembuat di dalam tubuh jasad replika tersebut.
Walau replika, kekuatan dan kemampuannya yang dimilikinya akan mencapai 70 puluh persen dari kekuatan yang dimiliki oleh pembuatnya.
Seseorang yang bisa membuat replika dirinya hanya seseorang yang memiliki energi qi sangat besar di dalam tubuhnya. Untuk itulah Qiu Lan ingin segera mengunjungi sebuah Kuil yang berada di Kekaisaran Wei.
Kuil Lonceng Abadi adalah tempat dimana Kitab Sakti Energi Alam berada di masa seribu tahun lalu. Pendiri Kuil itu adalah Sosok pertama yang bisa memiliki energi qi di dalam tubuhnya.
__ADS_1
“Jadi kita sekarang akan ke selatan, ke tempat dimana Kitab itu berada terakhir kalinya.” Qiu Lan berkata untuk mengakhiri penjelasannya.
Ia pun melangkah meninggalkan Lembah Jiafu bersama Dua Bunga kematian yang terlihat takjub mendengar kehebatan Kitab tersebut.
***
Di Kota Qingzhen, pesta tiga hari tiga malam itu pun akhirnya selesai. Zhu San dan Bian Chi pun berencana untuk meninggalkan Ibukota Kekaisaran Qing itu dan melanjutkan perjalanan ke Kuil Lonceng Dewa.
“Tidak Ling’er … Kau jangan pergi dulu, kami masih sangat merindukanmu.” Suara Permaisuri Qiang Ji bergetar saat Zhu San dan Bian Chi, menemui kedua orang tuanya.
“Benar Ling’er … Sudah belasan tahun kita berpisah, kenapa baru tiga hari bersama kau Akan meninggalkan kami lagi nak.” Kaisar Shi Hung pun berkaca-kaca mendengar hal itu.
“San Gege … Bagaimana ini? Apakah kita akan memberitahu mereka?” Tanya Bian Chi melalui telepatinya.
Zhu San dan Bian Chi sengaja tidak memberi tahu tentang apa tujuan mereka ke Kuil Lonceng Dewa, juga tentang Dewi Kematian. Hal itu karena Zhu San tidak ingin membuat khawatir kedua orang tua Bian Chi.
“Ayahanda, Kami mendapat tugas dari guru Fu Kuan untuk menemui Biksu Thio San dan memberikan surat yang beliau titipkan.” Zhu San akhirnya menjawab pertanyaan Bian Chi dengan berkata kepada Kaisar Shi Hung.
“Ibu … Guru Fu Kuan berpesan harus kami sendiri yang mengantarkan surat itu. Kami tidak berani untuk melanggarnya.” Bian Chi berkata dengan suara yang merajuk. “Boleh ya Bu?”
Akhirnya setelah beberapa waktu, Permaisuri Qiang Ji luluh juga oleh rengekan Bian Chi. Dalam telepatinya, Zhu San memuji akting Bian Chi yang mengikuti arahan darinya.
“Apakah kalian akan menuju ke Kota Songdu untuk menghadiri pernikahan Yan’er atau kembali dulu kemari?” Tanya Kaisar Shi Hung.
“Kami akan kembali dulu ke sini setelah dari Kuil Lonceng Dewa, Ayahanda.” Janji Zhu San kepada Ayah mertuanya.
Pagi itu juga, Zhu San dan Bian Chi berangkat ke arang Barat daya, ke tempat dimana Kuil Lonceng Dewa berada. Hanya saja, keduanya terhenti sejenak.
Hal itu karena mereka merasakan ada aura dua orang yang melayang di udara dan sedang menuju ke arah mereka berada. Zhu San dan Bian Chi segera keluar dari kediaman diikuti oleh San Kaisar dan Permaisuri.
__ADS_1
“Ah … Sesepuh Lu Fang dan Sesepuh Xiong Gi, rupanya anda telah tiba kembali.”
Kaisar Shi Hung segera berkata, ketika melihat Kedua Pengawal pribadinya yang terkuat itu, melayang turun, tepat setelah Ia tiba di halaman istana.
Zhu San dan Bian Chi yang waspada, tersenyum lega setelah mengetahui hal tersebut. Setelah diperkenalkan oleh Ayahnya, Zhu San dan Bian Chi pun segera melesat ke udara dan melayang ke arah barat daya.
“Kecepatan yang luar biasa!” Lu Fang berguman, sedangkan Xiong Gi bercak kagum melihat kecepatan yang ditunjukan oleh Zhu San dan Bian Chi.
“Yang Mulia Kaisar dan Permaisuri tidak usah khawatir terhadap Tuan Puteri, Kami berdua mengeroyoknya pun, belum tentu Kami bisa menang melawan Tuan Puteri Shi Ling.”
Xiong Gi berkata demikian karena melihat kekhawatiran di wajah Kaisar Shi Hung dan permaisuri Qiang Ji.
“Benarkah puteriku itu sangat kuat?” Tanya Qiang Ji yang juga memiliki kemampuan beladiri cukup tinggi itu.
“Benar Yang Mulia Permaisuri, mereka berdua memiliki tubuh langka yang hanya muncul Seribu tahun sekali, Tubuh Yinyang Sejati.” Jawab Lu Fang.
Hal itu Lu Fang ucapkan karena Ia bisa merasakan adanya energi panas dan dingin, yang memancar kuat, sesaat ketika Zhu San dan Bian Chi akan melesat ke udara.
“Benarkah itu?” Tanya Permaisuri Qiang Ji dengan mata yang melotot lebar. “Benar Yang Mulia Permaisuri, perkataan saudara Lu Fang memang benar.” Xiong Gi menjawabnya.
Wajah Qiang Ji tiba-tiba berubah, Ia tentu saja bahagia mendengar puterinya memiliki tubuh langka, namun Ia juga mengetahui beban berat yang dipikul oleh Shi Ling.
“Sesepuh … Bagaimana hasil penyelidikan anda berdua?” Tanya Kaisar Shi Hung.
“Yang Mulia Kaisar … Setelah seminggu ini kami menyelidiki apa yang terjadi, ternyata semua ulah dari pangeran Qiang Cao. Dialah yang menjadi otak dibalik semua kekacauan di Kota Congzuo.” Lu Fang menelan ludahnya.
Xiong Gi pun melanjutkan penjelasannya bahwa Pangeran Qiang Cao, telah bekerjasama dengan Tokoh nomor satu dan nomor dua Aliran Hitam di Dunia Persilatan Kekaisaran Qing.
Wajah kedua pengawal itu terlihat sangat khawatir saat Xiong Gi selesai berkata demikian. Raut wajah Qiang Ji dan Kaisar Hung terlihat cemas setelah mendengar penjelasan itu.
__ADS_1
*******