
“Chi’er, Hati-hatilah! Gunakan seluruh kekuatanmu untuk melawannya!”
Melalui telepatinya, Zhu San memperingatkan Bian Chi yang telah bersiap dengan jurus Amarah Suci Pedang Yinyang. Tangan Kiri Bian Chi terlihat telah diselimuti oleh Angin Tornado kecil yang berputar sangat cepat.
Sementara Lian Li bersiap dengan jurus terkuatnya yang juga pernah digunakan oleh Dewi Teratai Biru, jurus itu bernama Tujuh Pedang Bunga Teratai.
Lian Li memutar tubuhnya dengan sangat cepat setelah mengangkat pedang Teratai Biru ke udara. Sesaat kemudian, awan biru segera muncul dari putaran tubuh Lian Li.
Awan biru itu, semakin lama semakin besar hingga tubuh Lian Li tidak terlihat lagi dan sesaat kemudian dari gumpalan awan biru itu muncul sebuah bunga teratai biru berukuran raksasa dengan tujuh kelopak bunga.
“Li’er Sekarang!”
Bian Chi berteriak saat melihat, energi berbentuk Siluman Rubah berekor sembilan melesat ke arahnya.
Ia segera menggerakkan Ular Naga dari pedang Yin, dan segera menggulungnya dengan angin tornado yang seketika membesar setelah melesat dari tangan kirinya.
Kedua energi besar itu segera bertemu di udara, terjadi pertarungan sebelum akhirnya energi milik Bian Chi yang berbentuk Ular Naga, berhasil melilit tubuh energi berbentuk Rubah berekor sembilan.
Pergulatan kedua energi berbeda bentuk dan warna itu, membuat udara berfluktuasi hebat, namun sesaat kemudian terdengar ledakan dari gumpalan awan yang dibuat oleh Lian Li.
Tujuh energi pedang melesat ke arah Ratu Siluman Rubah Putih yang sedang berkonsentrasi mengendalikan energinya. Serangan dari Lian Li, berhasil memecah konsentrasinya.
Dengan menggerakkan ke sembilan ekornya, Ratu Siluman Rubah Putih melesatkan sembilan energi berbentuk bola untuk menghadang ke tujuh energi berbentuk Pedang dari Lian Li.
Di luar dugaan Ratu Siluman Rubah itu, sembilan bola energinya meledak dan gagal menghadang ke tujuh energi Pedang Teratai Biru yang terus melesat ke arah dirinya.
Wajahnya seketika memucat mendapati ketujuh energi Pedang itu bisa membuatnya terbunuh karena kekuatan besar yang terkandung di dalamnya.
BLAAAMMM
Ledakan sangat kuat, menggelegar memenuhi udara yang seketika berfluktuasi hebat yang menghempaskan seluruh orang yang berada di tempat itu, hingga puluhan meter jauhnya.
__ADS_1
Ledakan besar itu, berasal dari kedua energi milik Ratu Siluman Rubah Putih dan Bian Chi. Isteri Zhu San itu memutuskan meledakkan energinya, karena Ia sudah tak kuat menahan rontaan energi berbentuk Siluman Rubah berekor sembilan.
Serangan ke tujuh energi Pedang Teratai Biru pun ikut meledak, namun satu diantaranya telah berada di dekat Tubuh Ratu Siluman Rubah dan ledakkannya membuat Ratu Siluman itu terluka parah.
Darah pun mulai menetes dari bagian kaki depan siluman rubah yang terluka cukup dalam dan membuat wajah Ratu Siluman Rubah Putih menjadi kelam karena rasa marah kepada Lian Li.
Kini jarak mereka saling berjauhan, Bian Chi segera melesat mendekati Lian Li. Keduanya sepakat melakukan serangan gabungan yang pernah mereka latih bersama di Alam Kristal Dewa.
Lian Li kembali memutar tubuhnya untuk menggunakan jurus Tujuh Pedang Teratai Biru, Sedang Bian Chi menggunakan jurus Amarah Suci Pedang Yinyang.
Energi berbentuk Ular Naga yang keluar dari ujung Pedang Yin, segera memasuki gumpalan awan yang tercipta dari pedang Teratai Biru.
Sesaat kemudian Ular Naga dari energi yang semula berwarna putih, kini telah berubah warna menjadi biru dengan percikan petir sepanjang du hingga tiga meter, menyelimuti sekujur tubuhnya.
Jurus gabungan itu membuat ular naga es berubah menjadi ular naga petir. Hal yang membuat wajah Ratu Siluman Rubah menjadi jerih saat ular naga petir itu mendekatinya.
“Dewi Kegelapan, bantu Aku!”
Setelah berteriak kepada Qiu Lan, Ratu Siluman Rubah segera mengerahkan sebagian energinya yang tersisa, untuk membuat perisai pelindung. Sebagian lainnya, Ia kumpulkan ke arah lehernya.
“Untuk apa Aku membantumu jika suatu saat nanti kau akan melawanku demi menuntut balas kepada bangsa kami!”
Perkataan Qiu Lan membuat Wajah Ratu Siluman Rubah Putih terlihat terkejut. Tepat di saat itu, serangan Ular Naga petir datang kepadanya.
JEDAARRRR
Mulut Ular Naga membuka dan memuntahkan sebuah petir sangat besar yang segera menghantam tubuh Ratu Siluman Rubah yang telah seluruh tubuhnya, telah terlindung energi berwarna merah kehitaman.
AARGGGHHH
Perisai pelindung yang menyelimuti tubuh Ratu Siluman Rubah itu, hancur dan meledak sehingga membuat tubuh besarnya, terhantam Petir Raksasa dengan telak.
__ADS_1
Sebuah Bola energi berwarna merah melesat keluar dari mulut Siluman Rubah itu dan melaju kencang ke arah Qiu Lan yang tak menduga akan serangan itu.
BLAAARRR
Sesaat sebelum tubuhnya terkena hantaman petir, Ratu Siluman Rubah Putih yang marah karena telah ditipu oleh Qiu Lan, memutuskan menyerang musuh bebuyutan bangsa Siluman Rubah itu dengan kekuatan terakhirnya.
Tubuh Ratu Siluman Rubah Putih, terkoyak dan hangus setelah terpental lebih dari dua puluh meter, akibat terhantam Petir Raksasa dari jurus gabungan Bian Chi dan Lian Li.
Sementara, Qiu Lan yang terlambat menghindari serangan tak terduga dari Ratu Siluman Rubah Putih, terpental akibat energi yang meledak setelah mengenai tubuhnya.
Serangan dari Ratu Siluman Rubah putih yang sudah tewas dan tubuhnya telah meluncur jatuh ke tanah, membuat tubuh Qiu Lan terasa sangat nyeri dan Ia terkesiap saat menyadari seluruh gaunnya hangus terbakar.
Mata Zhu San melotot lebar melihat kepolosan tubuh Qiu Lan yang berada tiga puluh meter di depannya.
Namun hal itu tidak berlangsung lama karena tiba-tiba petir besar segera menghantam tubuh Qiu Lan dan membuat tubuh itu terpental meluncur jatuh ke tanah yang seratus meter berada di bawah kaki mereka.
Kepulan tanah yang terhantam tubuh Qiu Lan membuat debu berterbangan sehingga menutupi tubuh Dewi Kegelapan itu.
“San Gege! Apakah tadi kau melihatnya?!” Bian Chi bertanya setelah Ia melesat ke hadapan Sang suami.
“Melihat Apa? Aku hanya melihat Tubuh Ratu Siluman Rubah Putih yang terkoyak dan meluncur ke Tanah!”
Jawab Zhu San sambil menggerakkan jari telunjuknya ke arah dimana Ratu Siluman Rubah Putih tergeletak tak bernyawa. Ia berusaha meredam kemarahan Sang Isteri yang sedang menatapnya tajam.
“Benarkah itu?”
Tanya Bian Chi yang sepertinya tidak percaya. Zhu San mengangguk dan berpura-pura bodoh menyadari kemarahan Sang isteri.
Tiba-tiba dari arah bawah, memancar aura yang sangat besar. Sesaat kemudian mata ketiga orang melotot lebar, ketika melihat sesosok yang menyeramkan melesat dan mendatangi mereka.
Kini wujud Qiu Lan telah berubah menjadi sosok manusia yang bagian pinggang ke atas berwujud manusia dan bagian ke bawah berbentuk ular yang bersisik hitam sepanjang sepuluh meter.
__ADS_1
Dengan kekuatan Sihir Labamba dan Labimbi, Sosok reinkarnasi Jia Fu itu, berhasil mengubah dirinya ke wujud terkuatnya sebagai sosok Ratu Siluman Ular.
--------------------------O----------------------------