Legenda Zhu San

Legenda Zhu San
304: Mendatangi Benua Merah


__ADS_3

Ketua Jie Mei yang tidak lagi marah kepada Zhu San setelah mengetahui dari Lian Li bahwa Sosok yang hampir menodai kedua muridnya adalah Sisi Gelap Zhu San, segera menghampiri suami Bian Chi itu.


“San’er Aku baru saja mendapat berita buruk, Ibukota Keempat Kekaisaran yang bersatu dengan Aliansi Aliran Putih, sedang diambang kehancuran. Aku diminta Ketua Gong Fei menyampaikan hal ini kepadamu secepatnya setelah Kau keluar dari Alam Jiwa. Selain itu ketua gong Fei juga meminta kami semua untuk bersatu di sekte Pedang Suci secepatnya.”


Dahi Zhu San berkerut setelah mendengar berita dari Ketua Jie Mei. Tidak Ia duga, sebulan setelah kepergiannya ke Alam Jiwa, Situasi Dunia Atas telah begitu berubah.


Zhu San pun segera menyuruh semua orang berpegangan tangan dan terhubung dengan dirinya dan Bian Chi. Setelah itu mereka diminta untuk memejamkan mata dan jangan membukanya sebelum Ia perintahkan.


Sesaat kemudian suasana Telaga Suci menjadi hening seiring hilangnya ratusan Anggota Sekte Teratai Biru dari tempat tersebut.


Kedatangan mereka dengan cara yang tak biasa itu, tentu saja mengejutkan semua orang di Sekte Pedang Suci. Belasan penduduk terhempas dari tempatnya, saat Zhu San muncul di Alun-alun Sekte yang Ia lindungi itu.


Ketua Jie Mei membuka matanya setelah mendengar aba-aba dari Zhu San dengan mulut yang terbuka, saat dalam beberapa detik saja mereka telah tiba di Sekte Pedang Suci. Ia tak akan percaya jika saja dirinya tidak mengalami sendiri hal tersebut.


“Selamat datang Pelindung!”


Suara Xi Tong mengalihkan perhatian Zhu San yang sedang terkejut dengan banyaknya penduduk di alun-alun Sekte Pedang Suci. Hal itu menandakan bahwa situasi dunia atas telah memburuk.


Xi Tong segera berdiri dari berlututnya, Ia pun meminta Zhu San memasuki ruang Aula Sekte dimana Ketua Gong Fei sedang mengadakan pertemuan bersama Long Niu dan puluhan ketua Sekte dan Tetuanya yang baru datang mengawal ribuan penduduk yang mengungsi.


“Pelindung! Selamat Datang Kembali Di Sekte Pedang Suci!”


Melihat Zhu San dan Bian Chi datang, Ketua Gong Fei segera berdiri dari kursinya untuk berlutut dan memberi hormat. Hal itu membuat Semua Ketua Sekte terkejut melihatnya.


Ketua Gong Fei segera bangun setelah Zhu San memintanya berdiri dan kembali duduk di kursi Ketua.


Zhu San dan Bian Chi segera menghampiri Long Niu dan berlutut memberi hormatnya kepada Guru mereka berdua. Hal yang kembali membuat semua yang hadir tertegun melihatnya.


Para Tetua Sekte Pedang Suci, segera berdiri dan memberi kursi mereka kepada Zhu San dan Bian Chi, Ketua Jie Mei dan Lian Li serta Phoenix Putih dan adiknya.


“Mohon maaf atas kedatangan kami yang terlambat. Ketua Fei bagaimana situasi saat ini?”

__ADS_1


Ketua Gong Fei segera berdiri setelah mendengar Penjelasan Zhu San. Ia lalu menjelaskan secara garis besar tentang situasi Dunia Atas yang sangat kacau.


Benua Hitam telah dikuasai oleh Para Siluman yang bersekutu dengan Kaisar Cong He dalam waktu empat hari terakhir. Sementara di Benua Merah situasi sedang genting.


Hanya dua Ibukota Kekaisaran saja yang masih bertahan, wilayah lainnya telah berada dalam kekuasaan Aliansi Kegelapan yang beranggota Pendekar Aliran Hitam dan Siluman dari berbagai jenis.


Sementara Di Benua Biru, sebagian wilayah berhasil dikuasai oleh Pasukan Kaisar Cong He dan Aliansi Kegelapan yang terus mendesak mundur pasukan aliansi Aliran Putih yang membantu pasukan Kekaisaran.


Mungkin dalam dua hari lagi mereka akan segera tiba di kota Xiangqing Ibukota Kekaisaran Xiang yang berada di bagian Utara Benua Biru.


Sementara Kota Gouping yang merupakan Ibukota Kekaisaran Gan mungkin akan diserang setelah mereka menaklukkan dua Ibukota Kekaisaran yang berada Di Benua Merah yaitu Kekaisaran Jiao dan Kekaisaran Qiang.


Menurut Ketua Gong Fei mungkin dalam dua atau tiga hari ke depan Benua Merah akan berhasil dikuasai oleh Aliansi Kegelapan.


Untuk itulah Kaisar Gan Mo telah mengungsikan penduduknya ke Sekte Pedang Suci dan kota serta desa yang berada di sekitar wilayah Sekte Pedang Suci.


Demikian Juga dengan Kaisar Xiang Lu yang berada di Utara Benua Biru, Ia telah mengungsikan sebagian besar penduduk ke Sekte Pedang Suci yang berada di tengah-tengah Benua Biru.


”Ketua Fei … Apakah jumlah pasukan Aliansi Aliran Putih dan Kekaisaran kalah jumlah dengan lawan sehingga begitu mudahnya mereka meraih kemenangan?”


“Pelindung … Mengenai jumlah, kita terpaut tidak jauh, mungkin jumlah mereka hanya dua kali lipat tapi kekuatan mereka berkali-kali lipat dari kekuatan para prajurit dan pendekar yang kita miliki.”


Zhu San menghela nafas panjang mendengar penjelasan Ketua Gong Fei. Ia berdiri dan setelah terdiam sejenak Ia pun mengutarakan pendapatnya.


“Ketua Fei, kami berempat akan ke Benua Merah terlebih dahulu. Melihat Apakah Kami bisa membantu situasi di sana. Sayangnya Aku tidak bisa berada di tempat yang belum pernah Aku kunjungi sebelumnya dengan cepat.”


“Tuan … Kami berdua siap untuk mengantar Tuan dan yang lain ke kota Jiaoxing dan Qian’an. Hanya dua kota itu yang masih bertahan hingga saat ini.”


Perkataan Phoenix Putih membuat Zhu San tersenyum.


“Phoenix butuh, Aku mengandalkanmu untuk mengantar kami ke sana. Chi’er, Li’er … Kalian berdua ikut denganku ke Benua Merah bersama Phoenix Putih. Phoenix Biru, kau tetap disini membantu Guru dan yang lain, jika terjadi situasi yang buruk, temui kami. Aku percaya pada kekuatanmu dan Kakak mu dalam hal kecepatan terbang.”

__ADS_1


Phoenix Biru segera memberi Hormatnya sebagai tanda Ia menyanggupi perintah Zhu San.


“Guru dan yang lainnya, apakah akan tetap disini saja atau akan membantu Kaisar dalam mempertahankan Benua Biru?”


Pertanyaan Zhu San sebenarnya adalah perintah dari strategi yang Ia Susun, namun Ia samarkan dengan mengubahnya menjadi sebuah pertanyaan.


“San’er … Tadi kami telah sepakat akan membantu Dua Kekaisaran lain dan membagi dua kekuatan Aliansi yang berada di sini.”


Zhu San terdengar puas mendengar jawaban Sang Guru.”Guru … Jika begitu Kami akan ke Benua Merah Secepatnya. Kami berangkat dulu.”


Zhu San segera berdiri dan berpamitan kepada Semua orang. Ketua Jie Mei meminta Zhu San menjaga Lian Li. Zhu San hanya tersenyum mengiyakan permintaan itu.


Phoenix Putih segera mengubah wujudnya menjadi seekor Burung Phoenix Raksasa setibanya mereka di alun-alun Sekte Pedang Suci diantar oleh puluhan orang lainnya.


Dengan menaiki Phoenix Putih, Zhu San, Bian Chi dan Lian Li berangkat Ke Benua Merah. Zhu San tersenyum tipis mendapati kecepatan yang Phoenix Putih tunjukkan. Kecepatannya hanya setengah dari kecepatan yang Ia miliki.


“Aku Akan memberinya sebuah Apel Dewa agar kecepatan phoenix Putih bisa menyamai kecepatanku. Dan Juga menaikkan Level kekuatannya.”


Hanya setengah jam saja mereka telah tiba di Kota Jiaoxing, Ibukota Kekaisaran Jiao yang berada di sebelah Utara Benua Merah.


Situasi kota itu membuat Zhu San merasa geram karena Ibukota kekaisaran Jiao itu telah terkepung dari empat Penjuru oleh Ribuan Siluman dan Pendekar Aliansi Kegelapan.


Namun tiba-tiba Zhu San terpaku saat merasakan sebuah aura kekuatan berbeda yang memancar kuat dari puluhan siluman yang berada di Tingkat Pendekar Dewa tahap Akhir.


“Chi’er … Apa Kau juga merasakan kekuatan Aneh ini?” Tanya Zhu San kepada Bian Chi yang sepertinya akan bertanya hal yang sama.


“Aku juga merasakannya San Gege. Mungkinkah kekuatan para siluman itu berasal dari Penyihir Labamba dan Labimbi dari Alam Semesta lain itu?”


Zhu San pun menjadi yakin bahwa kekuatan aneh yang memancar dari puluhan siluman dari berbagai jenis itu, berasal dari Penyihir Kuno yang berasal dari Alam Semesta lain, sebagaimana yang dijelaskan oleh Dewa Yao Chan.


--------------------------O---------------------------

__ADS_1


__ADS_2