Legenda Zhu San

Legenda Zhu San
325: Kekuatan Yang Memgerikan


__ADS_3

“Apa yang terjadi? Aura kekuatan ini? Mengapa seperti aura kekuatan mu Dewa Naga?” Di Alam Dimensi Dewa, keterkejutan melanda Dewa Yao Chan.


Sementara wajah Dewa Naga terlihat kesal mendapati sosok yang baru saja muncul ke dunia atas itu.


Apa yang dikatakan oleh Dewa Tertinggi kini menjadi kenyataan. Hanya dirinya saja yang diberitahu tentang kemungkinan munculnya sosok lain yang sekuat Yao Chan ini.


Sosok lain yang telah tersegel hampir sepuluh ribu tahun lalu, sosok yang tidak bisa Dewa Naga bunuh sekalipun Ia Mampu melakukannya.


“Merepotkan saja! Kedua penyihir kuno itu harus secepatnya dihabisi. Jika tidak, mereka akan semakin merepotkan. Apalagi jika nanti mereka sampai melepaskan Sang Naga Hitam .”


Perkataan Dewa Naga membuat Dewa Yao Chan kebingungan. Menyadari hal itu Dewa Naga menghela nafas sebelum menjelaskan lebih lanjut.


Saat Labamba dan Labimbi selesai membuka dimensi dimana ketiga makhluk kuno itu berada, tanpa diketahui oleh keduanya bahwa sihir yang mereka gunakan, telah merusak segel dan membangkitkan sosok dari Ratu Siluman Ular Naga.


Ratu Siluman Ular Naga itu disegel pada masa hampir sepuluh ribu tahun lalu. Sosok yang menyegel adalah Dewi Teratai Biru isteri.


Saat itu, Dewi Teratai Biru terpaksa mengorbankan dirinya untuk menyegel Ratu Siluman Ular Naga yang mengamuk dan hendak menghancurkan beberapa dunia di alam semesta lain.


Walau telah tewas, Roh Dewi Teratai Biru tetap memiliki Tubuh Roh yang mendiami Pedang Teratai Biru milik Lian Li.


“Mengapa saat itu Dewi Teratai Biru tidak membunuh Ratu Siluman Ular Naga?” pertanyaan Dewa Yao Chan membuat Dewa Naga tersenyum tipis.


“Jika kau memiliki kemampuan itu, tapi tidak boleh menggunakannya, apa yang akan kau lakukan selanjutnya?”


Dewa Yao Chan terlihat kebingungan mendengar pertanyaan Dewa Naga. Penjelasan Dewa Naga selanjutnya, membuat dewa beristeri tujuh itu terdiam.


Dalam penjelasannya, Dewa Naga mengatakan bahwa Jika Dewi Teratai Biru membunuh Ratu Siluman Ular, maka kakek Ratu Siluman Naga akan datang.


Kedatangan Makhluk Kuno terkuat yang bernama Naga Hitam itu, adalah akhir dari kehidupan Alam Semesta ini. Karena untuk mengalahkannya, akan terjadi pertarungan yang sangat dahsyat antara Naga Hitam dan Dewa Suci.


Itulah sebabnya, Dewa Tertinggi meminta isterinya, Dewi Teratai Biru hanya menyegel Ratu Siluman Ular Naga dan tidak membunuhnya.


Walau sudah mengetahui bahwa membuat Segel untuk menyekap Ratu Siluman Naga akan membuat isterinya mati, Dewa Tertinggi tidak memiliki jalan lain demi menjaga kelangsungan hidup di tiga Alam Semesta.

__ADS_1


Pengorbanan Dewi Teratai Biru itu akhirnya bisa membuat Kedamaian di Tiga Alam Semesta. Namun kini, karena kecerobohan Labamba dan Labimbi, Alam Semesta kembali berada di ambang kehancuran.


“Apakah menurutmu, Lian Li akan berhasil menyegel Ratu Siluman Naga itu? Apakah kekuatannya sudah menyamai kekuatan Ratu Siluman itu?”


“Tidak, kekuatan Ratu Siluman Itu setara dengan kekuatanmu, Pendekar Dewa Abadi Tahap menengah atau dua kali kekuatan Pendekar Dewa Abadi tahap Awal. Namun tidak mudah juga bagiku untuk mengalahkan kakak kandungku, Long Li itu.”


“Apa!! Kakak Kandungmu?” Yao Chan hampir jatuh dari posisi melayangnya karena terkejut. “Biasa saja kenapa sih? Jangan lebay begitu dong!”


Yao Chan hanya tertawa kecil melihat Dewa Naga mendengus kesal melihat keterkejutan darinya. Dewa Naga kesal karena terpaksa membongkar rahasia bahwa Makhluk Kuno terkuat adalah kakeknya, Sang Naga Agung bernama Naga Hitam.


***


Aura membunuh yang mencekam segera memancar dari pusaran energi berwarna hitam seiring dengan munculnya sosok seorang perempuan setinggi lima meter yang memiliki tanduk berwarna keemasan di kepalanya.


“Laduta … Jangan-jangan… dia adalah Cucu dari Tuan Naga Hitam…?!” Lahula yang tak bisa menahan rasa penasarannya, terbelalak saat melihat wujud yang menyerupai Tuan Mereka, Naga Hitam.


“Benar! Dia adalah Ratu Siluman Naga Ling Li. Cepat kita temui dia!” Laduta melesat diikuti Lahula.


“Ratu Naga Long Li, terimalah hormat kami, Aku Laduta dan ini Lahula adik seperguruan ku. Kami adalah anak buah Tuan Naga Hitam, Kakek Anda!”


Terlihat keterkejutan di wajah perempuan yang memiliki kemiripan dengan Dewa Naga itu. Ia membuka matanya, dan menemukan kedua makhluk aneh dari Bangsa Org yang telah punah ribuan tahun lalu.


“Kalian dari Bangsa Org bukan? Bukankah Bangsa Org telah punah sepuluh ribu tahun lalu?”


“Benar Ratu… bangsa kami telah musnah oleh adik Anda Long Fu. Beruntungnya Tuan Naga Hitam sudi menolong kami dari kematian.”


“Begitu rupanya, dimana ini dan apa yang terjadi?! Siapa yang membantuku membuka segel yang mengurungku selama ribuan tahun?”


Pertanyaan beruntun dari Ratu Naga Long Li segera dijawab Laduta dengan penjelasan yang singkat.


“Begitu rupanya, jadi adikku Long Fu telah menjadi Dewa Penjaga Alam semesta. Pantas saja aku merasa ada dua pasang mata sedang mengawasiku dari tempat yang sangat jauh.”


Long Li menolehkan kepalanya ke arah atas dan segera melesatkan sebuah cahaya kuning keemasan dari ke dua matanya yang tiba-tiba berubah menjadi kuning.

__ADS_1


Kedua cahaya itu, melesat sangat cepat dan meledak seratus meter di atas mereka. Sesaat kemudian, terlihatlah sebuah bayangan berupa empat bola mata berukuran lebih dari tiga meter.


Keempat bola mata itu meledak sesaat kemudian, membuat kedua dewa yang berada di dimensi lain, mendengus kesal karena mata buatan dari energi qi mereka telah hancur sehingga tidak bisa melihat apa yang sedang terjadi di dunia atas.


Sementara Long Li tersenyum melihat ledakan itu. Namun senyumnya segera menghilang saat merasakan aura kekuatan yang Ia kenali.


“Dewi Teratai Biru?! Tidak salah lagi, ini Aura kekuatannya. Bukankah dia telah tewas saat menyegelku? Apakah Laduta berbohong saat menjawab pertanyaanku tentang perempuan itu tadi!”


Dalam benaknya Long Li bertanya seraya melihat ke arah Laduta dan Lahula yang sedang terpana dengan apa yang mereka lihat.


Seratus meter dari tempat mereka berada, Tubuh Lian Li tiba-tiba saja bergetar hebat, aura kekuatannya pun memancar seiring dengan tubuhnya yang memancarkan aura biru yang semakin lama semakin terang.


Saat mata Lian Li berubah menjadi biru, Pancaran energi besar itu perlahan menghilang dari udara.


“Li’er… Apa yang terjadi denganmu?” Zhu San segera berkata setelah melesat lebih dekat ke arah Lian Li diikuti oleh Bian Chi.


“Aku Bukan Lian Li, Aku adalah Dewi Teratai Biru. Kalian hadapilah kedua makhluk Bangsa Org itu. Aku yang akan mengurus Long Li si Ratu Siluman Naga itu!”


Tentu saja Bian Chi dan Zhu San terkejut mendengar suara Lian Li yang telah berubah, jauh berbeda dari sebelumnya.


“Bangsa Org? Long Li?” Zhu San berkata sendiri dalam kebingungannya. Namun Ia tidak mendapat jawaban dari Sosok Lian Li yang telah dirasuki oleh Roh Dewi Teratai Biru.


Hal itu karena sosok Lian LI telah menghilang dari pandangan dan sesaat kemudian udara berfluktuasi sangat hebat sedetik setelah terdengar suara keras.


DUAGH DUAGHH


Dua orang perempuan terlihat tengah beradu pukulan sebanyak dua kali sebelum keduanya sama-sama terpental mundur sejauh belasan meter.


“Benar-benar kekuatan yang mengerikan!”


Zhu San yang terjajar dua meter ke belakang akibat Fluktuasi udara itu, bergumam sendiri.


--------------------------O--------------------------

__ADS_1


__ADS_2