Legenda Zhu San

Legenda Zhu San
275: Kebenaran Dari Qiu Lan


__ADS_3

Seperti apa yang diperkirakan oleh Shen Rong, setelah menikah, Qiu Lan yang berada di samping Kaisar Liu Feng sebagai Permaisuri, perlahan-lahan mulai menjalankan rencana kejinya.


Qiu Lan yang menikah dengan Kaisar Liu Feng adalah Qiu Lan palsu yang alam pikirannya dikendalikan oleh Chi Yu.


Kemampuan Chi Yu dalam mengendalikan Duplikat Qiu Lan itu, berasal dari teknik yang diajarkan Qiu Lan sebelum Ia pergi ke Dunia Atas.


Sementara Qiu Lan yang asli masih berada di Dunia Atas menghimpun seluruh anak buahnya di masa lalu yang berasal dari bangsa Siluman dan juga pendekar dari Aliran Hitam.


Qiu Lan lalu membentuk sebuah Aliansi dan menyatukan ribuan pendekar Aliran Hitam dan puluhan ribu Bangsa Siluman dari berbagai jenis dengan nama Aliansi Pendekar Kegelapan.


Apa yang dilakukan oleh Qiu Lan di Dunia atas, membuat Sekte Aliran Putih resah. Lalu mereka berkumpul dan membentuk Aliansi Pendekar Aliran Putih yang dipimpin oleh Long Niu.


Walau belum melakukan serangan terhadap satu pun kekaisaran di Dunia Atas, namun yang dilakukan oleh Qiu Lan membuat lima Kekaisaran Di dunia Atas menjadi Khawatir.


Empat kekaisaran memutuskan untuk bergabung dengan Aliansi Pendekar Aliran Putih setelah mendengar tentang legenda Dewi Kegelapan seribu tahun lalu.


Tak ingin penduduk di kekaisaran mereka mengalami malapetaka besar seperti seribu tahun lalu adalah alasan mengapa empat Kaisar yang biasanya berseteru itu, kini bersatu.


Sementara satu kekaisaran lain memilih bersatu dengan Aliansi Pendekar Kegelapan. Sang kaisar yang sangat berambisi untuk mengalahkan keempat kekaisaran lain, merasa bergabung dengan Aliansi tersebut adalah langkah terbaik untuk menjatuhkan empat Kekaisaran lain.


***


Di dunia bawah, Qiu Lan palsu yang dikendalikan oleh Chi Yu, dengan mudahnya menghasut Kaisar Liu Feng yang sedang dimabuk kepayang oleh rasa cintanya yang begitu besar kepada Qiu Lan.


Kaisar Liu itu menambah jumlah Anggota pasukan khususnya dengan mengundang ribuan Pendekar dari tiga Kekaisaran lain. Mereka yang bergabung kebanyakan berasal dari aliran hitam dan netral. Hanya sedikit sekali yang berasal dari aliran putih.


Hal itu membuat membuat rakyat di berbagai kota selain kota Baixan menderita. Mereka dipungut pajak yang dua hingga tiga kali lipat lebih besar dari sebelumnya untuk membiayai para prajurit tersebut.


Bagi mereka yang menolak dihabisi dan dibunuh seluruh anggota keluarganya dan disita seluruh hartanya. Sudah tak terhitung keluarga yang terbunuh karena aturan tersebut.


Rakyat di Kekaisaran Liu benar-benar mengalami penderitaan berat, sebulan setelah kehadiran Qiu Lan sebagai Permaisuri kaisar Liu Feng.

__ADS_1


Para pendekar dari sekte aliran putih pun menjadi korban saat hendak melakukan perlawanan. Mereka berhadapan dengan Pasukan Khusus Kekaisaran yang kini jumlahnya lebih dari dua puluh ribu orang.


Tepat satu bulan sejak masuknya Zhu San ke Alam Jiwa, Kekaisaran Liu telah selesai dengan persiapan mereka untuk menginvasi Kekaisaran Lain.


Kaisar Liu Feng terkejut saat mendapati bahwa seluruh prajurit dari empat Kota Besar. Yaitu Kota Songdu, Shinzu, Hangyao dan Kota Baixan menolak mengirim tentara mereka yang telah berkumpul menjadi satu di kota Baixan.


Mereka menolak bergabung dengan Tentara Kekaisaran yang akan melakukan invasi ke Kekaisaran Qing. Hal itu membuat Kaisar Liu Feng menjadi murka.


Qiu Lan asli yang telah kembali dari Dunia Atas, menghasut Kaisar Liu Feng agar menghabisi mereka yang berkhianat kepadanya dengan menyerang Kota Baixan terlebih dahulu.


Hal itu untuk memastikan bahwa Kekaisaran Liu telah aman dari musuh dalam selimut, saat nanti melakukan invasi ke Kekaisaran lain.


Hal itu disetujui oleh Kaisar Liu Feng yang segera mengerahkan Sepuluh ribu Pasukan Khusus yang berasal dari kalangan dunia persilatan.


Setiap anggota pasukan khusus ini, mampu menghadapi seratus prajurit biasa dalam sebuah pertarungan. Sebuah kekuatan yang cukup mengerikan.


Dengan kekuatan ini, Kaisar Liu Feng merasa yakin dapat menghancurkan Kota Baixan yang pernah menjadi tempat tinggalnya selama beberapa bulan saat terjadinya pemberontakan Aliansi Pendekar Aliran Hitam kekaisaran Liu.


Besok adalah hari keberangkatan Pasukan Khusus dan hingga saat ini, Kaisar Liu Feng belum bisa memutuskan Siapa yang akan memimpin Pasukan Khususnya.


“Biarkan Aku yang memimpin mereka yang mulia Kaisar.”


Kaisar Liu Feng terkejut mendengar ucapan Qiu Lan yang selama ini menyembunyikan kemampuan beladirinya.


“Permaisuriku, Apa yang kau ucapkan barusan? Pertempuran ini akan membahayakan nyawamu. Dan aku tidak bisa … “


Kaisar Liu Feng kehilangan kesadarannya saat tiba-tiba Qiu Lan memegang pergelangan tangannya. Qiu Lan lalu membawa tubuh Sang Kaisar melesat ke udara.


Qiu Lan membawa tubuh Sang Kaisar Liu ke luar dari Kota Shangyu ke arah barat hingga berjarak lebih dari sepuluh kilometer. Dan Ia berhenti saat menemukan sebuah jurang yang dalam.


Ia lalu mengalirkan energi qi untuk menyadarkan Kaisar Liu Feng dari pingsannya. Dan sesaat kemudian Kaisar Liu tersadar dan berteriak histeris mendapati dirinya berada di udara.

__ADS_1


“Diamlah Kaisar Bodoh!”


Qiu Lan kini menunjukkan siapa dirinya yang sebenarnya. Tentu saja Sang Kaisar terkejut dengan bentakan kasar dari Permaisuri yang sangat Ia cintai itu.


“Permaisuriku … Mengapa kau berubah sekasar ini padaku?” Qiu Lan mendengus kesal mendengar ucapan Kaisar Liu Feng.


“Ketahuilah olehmu perempuan yang selama ini menemani mu tidur sebagai isteri adalah mayat yang kubah menjadi seperti diriku.”


Qiu Lan berkata sambil mengeluarkan jasad gadis yang telah Ia ubah mirip seperti dirinya. Mata Kaisar Liu Feng membelalak lebar, saat melihat sosok Qiu Lan lainnya.


“Siapa Kau sebenarnya dan apa tujuanmu?!” Akhirnya Kaisar Liu Feng menyadari kesalahannya selama ini.


Qiu Lan tertawa kecil, lalu Ia melemparkan tubuh Sang Kaisar agar sedikit menjauh darinya. Dengan energi qi nya, Ia menahan tubuh Sang Kaisar agar tetap melayang di udara.


“Kau ingin tahu siapa diriku sebenarnya? Dengarkan baik-baik penjelasanku!” Qiu Lan berkata sambil menatap tajam ke arah Kaisar Liu Feng.


Wajah Paman Liu Ling itu memucat setelah mendengar penjelasan dari Qiu Lan. Ia akhirnya menghela nafas panjang menyadari segala kekeliruannya selama ini.


“Baiklah jika begitu … Sekarang Aku bisa mati dengan tenang setelah mendengar semua penjelasanmu.” Kaisar Liu Feng terlihat pasrah akan kematiannya.


Ia hanya menyesal tidak bisa meminta maaf kepada adik dan keponakannya, terutama keponakannya Liu Ling yang telah Ia tetapkan sebagai buronan Kekaisaran.


Kematian mungkin jalan yang terbaik baginya untuk menebus semua kesalahan besar yang telah Ia lakukan selama sebulan terakhir ini.


“Lakukanlah! Aku memang harus mati demi menebus semua kesalahanku.” Ucapnya sambil menatap tajam ke arah Qiu Lan yang menyeringai lebar.


Sesaat kemudian Qiu Lan mengibaskan tangannya. Tubuh Kaisar Liu itu meluncur deras ke dasar jurang yang dipenuhi batu cadas besar dan juga tajam.


Namun lima meter lagi sebuah bayangan melesat meraih tubuh kaisar Liu Feng yang telah kehilangan kesadaran dirinya itu.


Qiu Lan terkejut melihat halnya, Ia segera akan mengejar sosok yang menyelamatkan Kaisar Liu itu. Namun dua orang yang telah Ia kenali wajahnya, tiba-tiba muncul menghadangnya.

__ADS_1


“Kalian berdua rupanya!” Qiu Lan berkata dengan suara yang terdengar kesal.


-------------------------O------------------------------


__ADS_2