Legenda Zhu San

Legenda Zhu San
287: Bola Asap Hitam


__ADS_3

287: Bola Asap Hitam


.


“Siapa Kau! Berani sekali ikut campur urusan kami!”


Xu Yin yang terpental lima meter akibat berbenturan senjata, segera membentak sosok perempuan yang tiba-tiba telah berada di depannya itu.


Bian Chi hanya tersenyum mendengar bentakan Xu Yin. “Anggap saja Aku orang yang suka ikut campur urusan kalian Iblis Betina!”


Wajah Xu Yin berubah menjadi kelam mendengar perkataan perempuan yang memiliki kecantikan melebihi kecantikannya.


“Chi’er … Hati-hatilah. Perempuan ini sangat Kuat dan Kejam!”


Nenek Jie Mei yang baru saja menjejakkan kaki bersama Tetua Xi Tong, segera berteriak mengingatkan Bian Chi. Ketua Sekte Teratai Biru itu memandang penuh kebencian dan dendam kepada Xu Yin.


“Rupanya Kau masih hidup Nenek keriput!” Walau berkata sambil meremehkan Jie Mei, namun Xu Yin terkejut saat mendapati Ketua Sekte Teratai Biru itu masih hidup.


Di sisi lain alun-alun Sekte itu, Tetua Xi Tong terlihat menghampiri Tetua Cen Hao dan membantunya untuk berdiri.


Sementara Zhu San telah berada di dekat Ketua Gong Fei dan Chang Bei yang telah berhenti bertarung, sesaat setelah kedatangan mereka berempat.


“Siapa Pemuda ini? Aku tidak bisa mengukur Tingkat kultivasinya.” Kekhawatiran melanda hati Chang Bei saat Ia menatap Zhu San yang sedang menyapa Ketua Gong Fei.


“Salam Ketua Gong Fei, saya Zhu San murid dari Leluhur Yao San Dan Leluhur Gong Yi.” Untuk beberapa saat, Gong Fei terpaku mendengar ucapan Zhu San yang mengetahui tentang kedua Leluhur Sekte Pedang Suci yang sangat dihormati itu.


“Hohoho … Pantas saja kau dan perempuan itu ikut campur dalam urusan kami, rupanya kalian berdua memiliki hubungan dengan Sekte Pedang Suci. Suruh keluar Guru mu itu dan hadapi kami!”


Zhu San memalingkan wajahnya ke arah Chang Bei dengan raut wajah yang terlihat sangat marah.


“Guruku tidak ingin mengotori tangannya menghadapi Pendekar Dewa tahap Awal sepertimu. Karena itulah Aku yang akan menghabisimu.”


Tatapan dingin dari Zhu San yang melangkah pelan ke arahnya, adalah hal lain yang membuat Hati Chang Bei bergetar saat lawan mengetahui tingkat Kekuatan yang Ia miliki.


Gong Fei terpaku mendengar ucapan Zhu San, Benaknya dipenuhi berbagai pertanyaan tentang jati diri Zhu San dan juga bagaimana Chang Bei bisa berada di tingkat Pendekar Dewa dalam usia semuda itu.

__ADS_1


Lamunan Gong Fei teralihkan oleh suara dentingan senjata antara Xu Yin dengan Seorang perempuan muda yang sangat cantik.


“Apa!! Pedang Legenda Yin?!!”


Seketika mata Gong Fei melotot dengan mulut terbuka lebar, saat melihat Pedang Yin di tangan Bian Chi. Sepengetahuannya Pedang yang mengeluarkan hawa sangat dingin itu adalah milik Leluhurnya Gong Yi.


“Jadi mereka berdua adalah benar murid Leluhur Gong Yi ? Bagaimana bisa? Apakah kedua leluhur masih hidup dan memiliki keabadian seperti Qi Shang dan Shen Rong?”


Kepala Gong Fei menjadi pusing karena banyaknya pertanyaan bersarang dalam benaknya di waktu yang bersamaan.


Dan perhatiannya pun kembali teralihkan ke arah Zhu San dan Chang Bei yang telah selesai berdebat dan terlihat akan memulai pertarungan mereka.


“Cepat Sekali!”


Gong Fei terkesiap saat melihat Zhu San melesat menyerang Chang Bei dengan tangan yang terkepal kuat.


Sementara Chang Bei tidak bisa berlama-lama dengan rasa terkejutnya melihat kecepatan Zhu San yang menyerangnya dengan jurus tangan kosong.


Dengan panik Ia menebaskan Pedang Kristal Merah ke arah tangan Zhu San untuk menangkis serangan tersebut.


“APA !!!”


Di luar dugaan semua orang, Zhu San menangkis tebasan pedang Chang Bei dengan lengannya. Hal yang membuat Chang Bei berseru kaget saat mendapati dirinya terpental dan lengan Zhu San terlihat baik-baik saja tanpa terluka sedikitpun.


“Bagaimana bisa! Pusaka Pelindung macam apa yang Dia miliki?” Chang Bei bertanya dengan hati was-was saat mendapati ketajaman Pedang Pusaka milik Sang Guru, tidak mampu memotong lengan Zhu San.


“Zirah Yinyang ini begitu kuat saat dialiri qi yang jauh lebih besar. Beruntung sekali aku berjodoh dengan Pusaka sehebat ini.” Dalam benaknya, Zhu San berkata demikian.


Arrrggghhhh !!!


Terdengar jeritan keras dari Xu Yin membuat Chang Bei terkesiap melihat apa yang terjadi dengan isterinya.


Tubuh Xu Yin terpental belasan meter dengan perut yang menyemburkan darah segar. Hal itu membuat Chang Bei segera melesat dan meraih tubuh Isterinya.


“Yin’er! Yin’er bertahanlah! Aku akan membawamu ke tempat Guru!” Chang Bei terlihat sangat panik saat mendapati luka di perut isterinya tiba-tiba membeku dengan cepat.

__ADS_1


Di Luar dugaan semua orang, Chang Bei segera mengeluarkan sesuatu berbentuk bulat sebesar kepalan tangan dari Cincin Ruangnya dan lalu melemparkannya ke tanah di dekat kakinya.


BLAAR


Asap hitam segera menyelimuti tubuh keduanya. Dan sedetik kemudian, pada jarak satu kilometer terdengar ledakan dan juga asap hitam yang sama.


Zhu San dan Bian Chi serta semua orang yang berada di tempat itu, terpana melihat bagaimana tubuh kedua musuh mereka telah berada sejauh tiga kilometer dalam satu kali tarikan nafas.


“Bola Asap Hitam!” Suara bergetar Ketua Gong Fei yang berseru keras, mengalihkan pandangan semua orang ke arah dirinya.


Terlihat tubuh ketua Sekte Pedang Suci itu gemetar dengan hebat. Hal yang membuat Tetua Xi Tong segera menghampirinya.


“Ketua! … Ketua! Apakah anda baik-baik saja?!” Tetua Xi Tong bertanya dengan suara yang terdengar panik seraya mengguncang bahu Gong Fei yang wajahnya telah pucat pasi.


Untuk beberapa saat suasana menjadi tegang dan hening saat Ketua Gong Fei menghela nafas panjang dan menatap Tetua Xi Tong dengan Wajah sedih.


“Ketua Apa yang terjadi? Ada Apa dengan Bola Asap Hitam.” Zhu San yang telah berada di dekat Gong Fei segera bertanya karena penasaran dengan ucapan terakhir ketua Sekte Pedang Suci itu.


Setelah kembali menghela nafas panjang dan menenangkan hatinya, ketua Gong Fei lalu menjelaskan tentang Bola Asap Hitam yang membuat wajahnya menjadi pucat.


Bola Asap hitam adalah senjata aneh yang diciptakan oleh Sosok Jahat Legendaris yang kabarnya memiliki kehidupan abadi karena telah menelan Buah Jiwa Iblis.


Sosok yang kekuatannya setara dengan Shen Rong, Sang Legendaris Aliran Putih Dunia Atas. Sosok jahat itu bernama Qi Shang.


Zhu San dan Bian Chi tersentak mendengar nama Qi Shang disebutkan oleh Gong Fei. Dan penjelasan selanjutnya dari Gong Fei membuat wajah Zhu San terlihat terkejut.


“Sepasang Pendekar Iblis ternyata adalah Murid dari Qi Shang. Bola Asap Hitam yang mereka gunakan tadi adalah Senjata untuk berpindah tempat dengan cepat yang hanya dimiliki oleh Qi Shang.”


Gong Fei terdiam sejenak sambil menelan ludahnya sebelum melanjutkan penjelasannya.


“Sekte Pedang Suci diambang kehancuran, Qi Shang pasti akan datang kemari dan membumihanguskan Sekte ini. Karena murid perempuannya yang telah terkena Pedang Yin tadi akan tewas membeku dalam waktu kurang dari satu menit saja.”


Bian Chi tercekat mendengar ucapan Ketua Gong Fei, Ia merasa bersalah atas apa yang telah Ia lakukan tadi.


Suasana menjadi hening saat Gong Fei menatap satu persatu tetua anggota sektenya. Tiba-tiba saja Ketua Gong Fei berlutut di depan Zhu San diikuti oleh tetua dan seluruh anggota Sekte Pedang Suci lainnya.

__ADS_1


------------------------O-------------------------------


__ADS_2