Legenda Zhu San

Legenda Zhu San
185: Pedang Iblis dan Permata Sihir


__ADS_3

Kebenaran akan jati diri Bian Chi sebagai Shi Ling, semakin diperkuat saat Permaisuri bersama suaminya, Kaisar Shi Hung berbincang Bian Chi enam mata di sebuah ruangan.


Bian Chi lalu menunjukan tanda lahir di bahu kiri bagian belakang. Setitik rasa ragu yang masih tersisa di hati kedua orang tua itu, sirna ketika melihat tanda lahir tersebut.


Kebahagiaan keduanya semakin bertambah ketika mengetahui Zhu San seorang Putera Bangsawan besar. Kemudian Sang Kaisar mengadakan pesta selama tiga hari tiga malam, untuk menyambut kembalinya puteri mereka.


Saat di Kekaisaran Qing sedang berpesta penuh bahagia, nun jauh dari tempat itu, di sebuah tempat di lembah di Kekaisaran Wei, Qiu Lan dan Dua pengikutnya sedang beristirahat.


Ketiganya baru saja tiba di dekat lembah yang bernama Lembah Jiafu. Sebuah lembah yang menjadi salah satu tujuan perjalanan Qiu Lan ke Kekaisaran Wei.


Menduga jika dua orang bertubuh Yinyang Sejati telah lahir ke dunia, Qiu Lan tak ingin gegabah dengan tindakannya.


Setelah mendapatkan Cincin Jiwanya, Qiu Lan pun memutuskan untuk mencari Sebuah Pedang Pusaka dan sebuah Permata Sihir., selain dua buah Kitab Legendaris.


Pedang itu bernama Pedang Iblis Ilusi. Sebuah pedang yang sangat ampuh dan juga memiliki banyak keistimewaan. Selain mampu melayang sendiri untuk membunuh lawan, pedang itu juga mampu mengeluarkan ilusi.


Bukan Ilusi biasa, sebuah ilusi yang sangat kuat dan mampu membunuh lawannya sendiri tanpa harus menyerangnya secara langsung. Pedang yang gagal dimiliki oleh Dewi Kematian di masa seribu tahun lalu.


Selain itu, Pedang dan Kitabnya itu, terakhir kali diingat oleh Qiu Lan, berada di lembah Jiafu bersama sebuah Permata Sihir yang mampu mengalahkan siluman sekuat apapun dan lalu mengendalikannya.


Pedang dan permata itu, berada di sebuah makam yang dikenal sebagai Makam Iblis. Tempat terkuburnya pemilik terakhir kedua benda pusaka itu yang terkenal di dunia persilatan dengan julukan Iblis Lembah Jiafu.


Saat hendak mencari Pedang itulah, Qiu Lan dihadang oleh dua orang suami Isteri yang memiliki kemampuan hebat karena tubuh istimewa yang mereka miliki.


Keduanya pun berhasil membunuh dirinya walau mereka harus terluka parah setelah bertarung satu hari penuh.


“Yang Mulia, Lembah inikah yang kita tuju?” Tanya Ying Yu satu orang dari Dua Bunga Kematian yang mengawal Qiu Lan.


“Benar, berhati-hatilah, karena Makam Iblis ini dijaga oleh Raja dan Ratu Siluman Singa yang sangat kuat.” Qiu Lan berkata setelah Ia merasakan dua aura siluman yang sangat kuat berada seratus meter di depannya.


“Kalian tunggu disini saja, kedua siluman itu telah mengetahui keberadaan kita.” Qiu Lan langsung melesat ke udara dan melayang mendekati tempat tersebut.


GOAARHHH GOAARHH


Kedatangan Qiu Lan disambut auman dua Singa yang tubuhnya sebesar gajah habis melahirkan. Mata kedua Raja dan Ratu Siluman itu, berwarna putih seluruhnya. Menunjukan jika keduanya telah sangat tua.

__ADS_1


“Siapa Kau! Berani sekali mendatangi tempat Suci ini!” Raja Siluman Singa bertanya dengan suara yang serak.


“Tak perlu kalian tahu siapa Aku, Aku kesini untuk mengambil dua pusaka milik tuan kalian dulu. Jika kalian berdua masih ingin hidup, biarkan aku mengambilnya baik-baik!”


Tanpa rasa gentar sedikit pun, Qiu Lan berkata kepada Kedua Siluman Singa itu.


“Lancang!”


Setelah berkata demikian, Raja Siluman Singa segera membuka mulutnya, sebuah bola cahaya berwarna kuning emas seperti warna bulu mereka, melesat sangat cepat ke arah Qiu Lan.


Dengan mudah Qiu Lan menghindari serangan itu, namun yang tidak Ia duga, bola cahaya keemasan itu, berbalik lalu menyerangnya lagi.


Hal ini membuat Qiu Lan menjadi geram setelah dua kali lagi Ia diserang dengan cara yang sama. Lalu Qiu Lan mengeluarkan energi dari kedua telapak tangannya.


Kedua energi itu segera menghadang bola cahaya keemasan yang kembali melesat ke arahnya.


BLAAM


Pertemuan kedua energi itu, membuat udara berfluktuasi hebat. Namun tubuh Qiu Lan tidak bergeser sedikit pun, berbeda dengan Raja Siluman Singa yang terjajar mundur sejauh dua langkah.


Melihat hal itu, Ratu Siluman segera mengaum keras, lalu dari tubuhnya keluar bayangan seekor singa yang segera menerjang ke arah Qiu Lan dengan sangat cepat.


Tubuh Qiu Lan terdorong hingga tiga meter akibat terhantam terjangan energi berbentuk singa yang kini menghilang setelah meledak menghantam tubuhnya.


“Untung Aku telah memiliki Zirah Kristal Dewa, jika tidak tubuhku mungkin sudah hancur jadi debu.” Qiu Lan berkata dalam benaknya setelah merasakan kekuatan Ratu Siluman Singa itu.


“Tidak mungkin! Siapa Dia Suamiku?! Bagaimana bisa serangan terkuat ku tidak bisa membunuhnya?” Ratu Siluman Singa terperangah dan bertanya kepada suaminya.


“Entahlah, aku sendiri tak mengetahuinya. Jika dia bisa mengalahkan jurus gabungan kita, maka perempuan ini mungkin Reinkarnasi Dewi Kematian. Dan percuma kita melawannya.” Suara Raja Siluman Singa terdengar bergetar.


Ia pun tak menduga jika serangan terkuat dari Isterinya itu, tidak mampu menghabisi lawan.


Merasa tak ada jalan lain untuk mengalahkan Qiu Lan, keduanya segera bersiap dengan jurus gabungan mereka.


Wajah Qiu Lan tiba-tiba memerah saat melihat dua ekor singa itu melakukan hal yang tidak Ia duga. Raja Siluman Singa terlihat sedang menggagahi Ratu Siluman Singa.

__ADS_1


Dua kali menjalani kehidupan, Ratu Kematian belum pernah sekalipun menikah. Melihat adegan yang seperti itu, rasa aneh pun merasuki tubuhnya tanpa bisa Ia cegah.


GOOARHH GOAARHHH


Terdengar auman dari kedua Hewan Siluman itu saat keduanya mencapai titik yang mereka inginkan. Bersamaan dengan itu, muncullah cahaya yang sangat terang, menyelimuti tubuh mereka berdua.


Bayangan seekor Singa yang dua kali lebih besar dari sebelumnya, muncul saat cahaya terang itu meredup dan sirna. Energi bayangan seekor singa raksasa kini bersiap menyerang Qiu Lan.


Qiu Lan tercekat melihat betapa kuatnya aura Singa dari energi itu. Tak ingin gegabah, Qiu Lan segera mengerahkan lima puluh persen kekuatannya.


Tubuh Qiu Lan kini berselimutkan cahaya merah kehitaman yang memancarkan aura kematian sangat kuat.


Bahkan Dua Bunga Kematian Ying Yu dan Yue Yin, yang berada lima puluh meter dari mereka, bergidik ngeri merasakan aura itu.


Keduanya terlihat takjub dengan kekuatan yang ditunjukan oleh Qiu Lan. “Inikah kekuatan Penuh Yang Mulia Kaisar?” Tanya Yue Yin kepada Ying Yu dengan suara bergetar.


“Sepertinya begitu, kekuatannya mengerikan sekali.” Ying Yu menelan ludahnya setelah menjawab pertanyaan rekannya. Suaranya pun bergetar seperti suara Yue Yin tadi.


Sesaat kemudian energi Singa raksasa itu, melesat menerkam Qiu Lan dengan mulut yang terbuka seolah hendak menelannya.


Qiu Lan terlihat tidak menghindarinya, Ia tersenyum dan membiarkan Energi Singa itu menelan tubuhnya.


BLAAM


Lembah Jiafu berguncang hebat, puluhan pohon tumbang dengan akar yang tercabut dari tanah. Tubuh Raja dan Ratu Siluman singa yang masih bersatu itu, terlempar hingga dua puluh meter saat ledakan keras terjadi.


Energi berbentuk Singa raksasa itu, sirna dari pandangan mata mereka. Terlihat sosok Qiu Lan baik-baik saja dan segera melayang mendekati kedua Singa yang tergeletak tak berdaya.


“Apakah Kalian masih mau melawanku!” Tanya Qiu Lan menatap tajam. “Tidak Dewi, mohon ampuni kami. Kami bersedia takluk dan mengabdi kepada Dewi.”


Raja Siluman itu akhirnya menyerah dan mengabdi kepada orang yang telah mengalahkan mereka, sebagaimana hal yang terjadi lebih dari seribu tahun lalu.


Setelah menunjukan dimana Makam Iblis berada, kedua siluman singa itu segera dimasukkan oleh Qiu Lan ke dalam Cincin Jiwa di jarinya.


Lalu Ia melesat ke sebuah goa dan segera memasukinya. Lima belas menit kemudian, Qiu Lan keluar dari dalam goa dengan wajah yang berbinar-binar.

__ADS_1


Dua Bunga Kematian yang menunggu di depan goa memahami bahwa apa yang diinginkan oleh Qiu Lan telah Ia dapatkan. Terlihat sebuah Kalung dengan Permata berwarna biru langit, tergantung di leher Gadis itu.


******


__ADS_2