Legenda Zhu San

Legenda Zhu San
294: Prahara Dewi Kegelapan


__ADS_3

“Chi’er … Aku merasa banyak sekali hal yang kau rahasiakan dari ku. Mengapa?”


Zhu San berkata lembut sambil membelai rambut Bian Chi yang masih terlihat kusut setelah mereka melepaskan kerinduan sesaat setelah memasuki Alam Jiwa tiga jam yang lalu.


“San Gege … Aku dan Li’er benar-benar terlarang untuk mengatakannya kepadamu. Kami berdua telah melewati dimensi waktu yang belum kita lalui. Namun percayalah, Kau akan mengetahuinya secara perlahan-lahan di masa depan.”


Bian Chi tersenyum, mencoba meredam rasa penasaran Sang Suami. Sementara Zhu san terlihat kesal mendengarnya.


“Apakah kau juga akan merahasiakan sebesar apa kekuatanku setelah menyerap Kristal Dewa itu?” Zhu San kembali bertanya, saat Ia teringat tujuan utama mereka kembali ke Alam Jiwa.


“San Gege kekuatanku dan Lian Li saat ini berada di Level Lima Pendekar Dewa Sejati. Jika setelah tujuh bulan Kau selesai berkultivasi dan menyerap seluruh energi Kristal Dewa, kekuatanmu akan berada di Level Sepuluh Pendekar Dewa Sejati. Satu langkah lebih dekat menjadi pendekar Dewa Abadi seperti dewa Yao Chan.”


Zhu San tersedak nafasnya sendiri mendengar penjelasan Bian Chi. Semangatnya untuk menjadi kuat seketika membara mengingat rasa tak berdaya saat menghadapi Qiu Lan dan dua orang lainnya, beberapa waktu lalu.


“San Gege … Segeralah menjadi kuat dan kuasailah Jurus Berpindah Tempat Dalam Sekejap dan juga Jurus Dewa Memindah Semesta dalam Kitab ini. Jika Kau gagal, Dunia Atas dan Dunia bawah akan musnah.” Wajah Bian Chi sedikit berubah, saat Ia berkata demikian.


Ada Kekhawatiran yang merengkuhnya sangat kuat saat teringat lawan terkuat yang akan dihadapi oleh Sang Suami di masa depan nanti.


Wajah Zhu San terlihat buruk mendengar Ucapan Bian Chi yang enggan menjelaskan mengapa Ia berkata demikian.


Bian Chi berjanji akan menjelaskan hal tersebut setelah Zhu San selesai berkultivasi selama tujuh bulan ke depan atau satu bulan di alam Dunia Atas.


***


Saat Bian Chi menemani Zhu San pergi ke Alam Jiwa untuk menyerap Kristal Dewa dan berkultivasi di sana, Qiu Lan dan seluruh aliansinya mulai bergerak untuk menemukan Cermin Pelebur Sukma.


Berdasar informasi dari Qi Shang yang pernah melihat sebuah cermin yang tidak hancur oleh serangan kuat darinya, Qiu Lan menggerakkan sekitar sepuluh ribu anggotanya dari berbagai jenis hewan siluman dan juga para pendekar aliran hitam di tiga benua.


Diluar sepengetahuan Qiu Lan, Aliansi Aliran Putih telah mendapatkan informasi tentang pergerakan mereka untuk mendapatkan cermin sakti tersebut.


Hanya Long Niu yang mengetahui dari mana informasi itu Ia dapatkan. Awalnya Ia tidak percaya akan kebenaran berita dari sosok siluman yang menemui dirinya secara diam-diam dan memintanya untuk merahasiakan pertemuan mereka.

__ADS_1


Namun setelah mendapat berita bahwa markas Sekte Tongkat Api telah dihancurkan oleh mereka, perlahan Long Niu pun mulai percaya.


Apalagi setelah satu minggu kemudian Ia mendapat berita telah terjadi kekacauan besar di seluruh wilayah Dunia Atas. Karena hal itulah Long Niu pun menggerakkan anggotanya untuk mencari cermin tersebut secara diam-diam.


Setelah satu bulan, belasan sekte aliran putih dan netral telah dimusnahkan oleh Qiu Lan demi mendapatkan Cermin Pelebur Sukma.


Hampir seluruh sekte di tiga benua itu mereka datangi, namun mereka belum juga mendapatkan apa yang mereka cari.


Qiu Lan lalu mengubah rencananya, selain untuk mencari Cermin Pelebur Sukma, Ia pun mulai menaklukkan kota-kota yang berada di bawah kekuasaan Lima kekaisaran. Hal ini menyebabkan kekacauan semakin besar dan meluas.


Kekacauan yang terjadi dalam wilayahnya, membuat liman orang Kaisar menjadi resah. Apalagi setelah pasukan yang mereka kerahkan, dengan mudah dibantai oleh para pendekar Aliansi Kegelapan.


Akhirnya satu persatu, para Kaisar mendatangi Sekte Pedang Suci untuk meminta bantuan kepada Gong Fei dan juga Aliansi Pendekar Aliran putih.


Kaisar Xiang Lu adalah kaisar pertama yang mendatangi Sekte Pedang Suci. Penguasa Kekaisaran Xiang di Benua Biru itu, datang bersama tiga orang pengawal pribadinya yang berada di tingkat Pendekar Langit tahap Menengah.


Selang dua jam kemudian, Kaisar Gan Mo dari Kekaisaran Gan yang juga berada di Benua Awan Biru, tiba bersama dua orang pengawal Pribadi mereka yang juga berada di Tingkat Pendekar Langit tahap Menengah.


Ke empat orang Kaisar serta sebelas pengawal Pribadi mereka, diterima oleh Ketua Gong Fei dan Long Niu di Aula Sekte.


Selain itu belasan Ketua Sekte yang berasal dari tiga benua, juga telah berkumpul bersama beberapa tetua mereka dalam pertemuan besar tersebut. Hanya Ketua Jie Mei yang belum terlihat dalam pertemuan itu.


“Apakah Kita akan tetap menunggu Kaisar Cong He?” Kaisar Xiang Lu bertanya kepada ketiga Kaisar lainnya, setelah satu jam Kaisar penguasa Benua Awan Hitam itu, belum hadir juga.


“Untuk apa kita menunggunya, Komandan intelejenku telah memberi informasi bahwa Kaisar Cong He memilih bersekutu dengan Aliansi Kegelapan dari pada melawannya.”


Semua mata memandang ke arah Kaisar Gan Mo yang merupakan pencetus pertemuan ini sekaligus orang yang mengundang ke empat kaisar lainnya untuk mengadakan pertemuan di Sekte Pedang Suci.


“Baiklah jika begitu, mari kita mulai pembahasan tentang situasi yang sedang kita alami saat ini.” Gong Fei akhirnya memutuskan untuk memulai pertemuan tersebut.


Long Niu segera berdiri, Ia lalu menjelaskan bahwa yang mendasari pergerakan Dewi Kegelapan adalah karena Ia mencari sebuah Cermin Sakti.

__ADS_1


Cermin tersebut akan digunakan untuk menyatukan Inti Roh Tiga Iblis Sejati dan menjadikan Cermin tersebut sebagai senjata Iblis terkuat.


Long Niu meminta kepada ke Empat Kaisar itu, untuk membantunya mencari Cermin Sakti tersebut agar tidak jatuh ke tangan Dewi Kegelapan.


Long Niu juga meminta kepada ke empat Kaisar tersebut untuk memeriksa gudang harta mereka dan juga para bangsawan serta pejabat pemerintahan, apakah memiliki cermin tersebut atau tidak.


“Bagaimana kami mengetahui jika cermin itu adalah Cermin Sakti yang dicari oleh Dewi Kegelapan?” Salah satu dari Tiga Pengawal Pribadi Kaisar Xiang Lu, bertanya kepada Long Niu.


“Berdasar informasi yang ku terima, cermin itu tidak akan hancur bahkan tidak retak sama sekali meskipun terhantam oleh energi yang mampu meratakan sebuah bangunan besar.”


Ke sebelas pengawal pribadi empat kaisar itu, termenung setelah mendengar penjelasan Long Niu.


Membuat sebuah bangunan besar menjadi debu adalah hal mudah bagi mereka walau dibutuhkan energi besar untuk bisa melakukan hal itu.


Namun cermin yang tidak bisa hancur oleh energi sebesar itu, pastilah bukan cermin biasa. Dan selama ini, mereka belum pernah mendengar tentang pendekar yang menggunakan Cermin Sakti sebagai senjatanya.


Pertemuan yang berlangsung selama dua jam lebih itu, menghasilkan keputusan lain selain mencari keberadaan Cermin Pelebur Sukma.


Aliansi Pendekar Aliran Putih memutuskan akan membantu Keempat Kaisar itu untuk mempertahankan Ibukota Kekaisaran mereka dari serangan Qiu Lan dan Aliansinya.


Namun apabila mereka terdesak, Gong Fei meminta mereka semua untuk segera ke sekte Pedang Suci dan menyatukan seluruh kekuatan yang ada di tempat ini.


Hal itu membuat ke sebelas Pengawal kekaisaran bertanya dengan nada sedikit meremehkan.


“Ketua Fei, apakah anda bisa menjamin dengan bersatunya kita di sini, akan bisa bertahan dari serangan mereka?”


Gong Fei tersenyum sebelum berbicara. “Apakah kalian tadi bisa menembus perisai energi yang dibuat oleh Pelindung Sekte Kami?”


Ke sebelas Pengawal Pribadi Kaisar itu terdiam mendengar ucapan Gong Fei. Mereka memang merasakan adanya perisai energi yang sangat kuat dan mustahil bagi mereka untuk menembusnya.


Saat semua terdiam, Tiba-tiba saja sebuah aura kuat memancar di udara Sekte Pedang Suci. Long Niu dan Gong Fei mengerutkan dahinya, karena tidak mengenali Aura kuat tersebut walau mengenali salah satu aura lainnya.

__ADS_1


-----------------------O---------------------------


__ADS_2