Legenda Zhu San

Legenda Zhu San
293: Rahasia Bian Chi


__ADS_3

Melihat Qi Shang terdiam dan terlihat tidak ingin melawannya, Qiu Lan menarik kembali qi-nya. Ia menghela nafas sebelum menjawab pertanyaan Qi Shang tadi.


“Perempuan itu bernama Bian Chi. Dia adalah isteri dari lelaki itu, Ia juga yang telah membuat lenganku putus. Namun terakhir kali kami bertarung, kekuatannya tidaklah sebesar ini.”


Qiu Lan menghela nafas panjang, perhatiannya teralihkan oleh suara Siluman Burung Phoenix Api Putih.


“Aku rasa perempuan yang memancarkan Aura keemasan itu, bukan manusia. Mungkin Dia adalah Dewa atau Dewi yang menyamar dengan wajah yang menyerupai Isteri lelaki itu.”


Dahi Qiu Lan berkerut mendengar perkataan tersebut, demikian juga dengan Qi Shang. “Apa maksudmu berkata begitu?”


“Sepengetahuanku, Aura keemasan adalah aura yang hanya bisa dimiliki oleh seorang Dewa atau Dewi. Jika langit melindungi lelaki itu, maka melawannya akan berakibat buruk.”


Perkataan Siluman Phoenix Api Putih, membuat Qiu Lan menatap tajam ke arah Kakak tertua Phoenix Merah itu. “Maksudmu kau tidak ingin melawan mereka yang telah membunuh adikmu Phoenix Merah?”


“Aku tidak berkata seperti itu, semua hanya sebatas dugaanku saja.” Phoenix Putih menundukkan wajahnya, menyadari dirinya telah terlepas bicara.


Ada sesuatu yang mengganjal di dalam benak Phoenix Putih. Namun saat ini Ia tidak ingin yang lain mengetahuinya.


“Adakah diantara kalian yang mengetahui keberadaan Cermin Pelebur Sukma?” Semua mata memandang ke arah Qiu Lan seraya menggelengkan kepala, kecuali Qi Shang.


“Seperti apakah cermin itu?” Tanya Qi Shang. Qiu Lan menatap ke arah Qi Shang, Ia merasa Qi Shang mengetahui sesuatu tentang apa yang sedang cari.


Qiu Lan lalu menjelaskan bahwa Ia bertemu dengan serpihan Inti Roh Iblis Sejati. Ketiga Inti Roh Iblis itulah yang menolongnya dan memberinya kekuatan.


Selain itu, mencari Cermin Pelebur Sukma adalah untuk membuat sebuah senjata hebat yang Dewa saja akan kesulitan jika menghadapinya.


Cermin tersebut dapat menyatukan kekuatan Tiga Inti Roh Iblis Sejati dan membuat mereka bisa bertahan hidup walau dalam bentuk roh.


Manusia atau siluman yang memiliki Cermin Pelebur Sukma yang telah berisi Ketiga Inti Roh Iblis Sejati itu, akan menjadi makhluk yang sangat kuat. Karena kekuatan ketiga Iblis itu, dapat menandingi kekuatan Dewa sekalipun.


Semua wajah terlihat kagum dengan penjelasan Qiu Lan. Mereka mencoba mengingat-ingat apakah pernah bertemu dengan sosok yang menggunakan cermin sebagai senjatanya.

__ADS_1


Qi Shang hanya terdiam, namun sebenarnya Ia sedang mengingat dimana pernah melihat sebuah cermin yang tidak hancur oleh serangannya, sekalipun bangunan dimana cermin itu berada, hancur berkeping-keping.


“Aku pernah melihat sebuah cermin yang tidak hancur meski bangunan tempatnya berada menjadi debu. Namun Aku lupa di sekte apa Aku melihat cermin itu.” Ucapan Qi Shang membuat wajah Qiu Lan berubah.


Ia lalu bertanya sekte apa saja yang pernah dihancurkan olehnya. Qi Shang hanya terkekeh, karena lebih dari lima puluh Sekte, baik aliran hitam maupun aliran putih yang telah Ia musnahkan.


Qiu Lan lalu menjelaskan rencananya, Ia akan menemui seluruh anak buahnya yang berasal dari para pendekar Aliran Hitam dan Bangsa Siluman untuk mencari keberadaan cermin tersebut.


Sementara Qi Shang diminta untuk menuliskan seluruh nama sekte yang pernah Ia hancurkan. Qi Shang menyanggupi permintaan tersebut, namun Ia tidak ingin terlibat dalam pencarian cermin sakti itu.


Awalnya Qiu Lan terlihat marah pada Qi Shang, namun setelah mendengar penjelasan Tokoh legendaris aliran hitam itu, Qiu Lan pun menerimanya.


***


Sudah tiga hari, Zhu San berada di Sekte Teratai Biru. Sementara Long Niu sudah sejak dua hari lalu meninggalkan sekte tersebut untuk mengumpulkan seluruh anggota Aliansi ke Sekte Pedang Suci.


Di hari ke empat, Zhu San duduk di tepi telaga sedari pagi. Ia sudah sangat merindukan sosok sang Isteri. Kini terasa olehnya, dunia menjadi sepi tanpa keberadaan Bian Chi di sisinya.


Sesaat kemudian, aura berwarna kuning keemasan memenuhi udara di atas telaga saat bola cahaya besar muncul dari Bunga Teratai Biru.


Sesaat kemudian, terlihat Bian Chi dan Lian Li melayang bergandengan tangan. Hal itu membuat Zhu San membelalakkan matanya, melihat keakraban keduanya dan juga sesuatu yang berbeda dari Bian Chi selain kekuatannya yang sangat besar melebihi kekuatan yang Ia miliki sekarang.


“Chi’er …” Hanya itu yang bisa Zhu San ucapkan saat menatap sang isteri yang sudah sangat Ia rindukan itu.


Sesaat kemudian, Ketua Jie Mei tiba ditempat tersebut saat merasakan aura kekuatan Lian Li yang begitu besar. Ia tiba di tepi telaga bersamaan dengan mendaratnya Bian Chi dan Lian Li di depan Zhu San.


“Apa yang telah terjadi pada, Li’er? … Aura kekuatannya sangat besar, aku pun tidak bisa mengukur tingkat kultivasinya lagi.”


Ketua Jie Mei menelan ludahnya saat menyadari, murid kesayangannya itu, kini telah jauh lebih kuat darinya.


“Chi’er … Apa yang terjadi di dalam sana? Siapa yang menjemput kalian berdua? Bagaimana kau bisa menjadi jauh lebih kuat dariku?”

__ADS_1


Bian Chi tersenyum mendengar rentetan pertanyaan sang suami yang menggenggam kedua tangannya dengan erat. Ia bisa melihat kerinduan yang amat sangat di mata Zhu San.


Setelah berpandangan sejenak dengan Lian Li, akhirnya Bian Chi menceritakan apa yang terjadi pada mereka berdua.


Sosok yang menarik tubuh mereka ke dalam dimensi lain adalah diri mereka masing-masing yang telah menjadi seorang Dewi di Alam Dewa.


Zhu San dan Ketua Jie Mei mengerutkan dahinya. Bagaimana mungkin ada dua orang di waktu yang bersamaan? Demikian tanya mereka berdua kepada Bian Chi dan Lian Li.


“San Gege, Nenek Jie Mei, kami terlarang untuk menjelaskan lebih jauh tentang hal ini. Yang bisa kami ceritakan adalah kami dilatih oleh Tujuh Dewi Isteri Dewa Yao Chan di Alam Kristal Dewa, alam dimana mereka hidup abadi di sana.”


Terlihat kekecewaan di mata Zhu San dan Ketua Jie Mei. “Nanti ketika tiba waktunya, Nenek dan San Gege juga akan mengetahuinya.” Ucapan Lian Li membuat Zhu San tertegun sesaat.


“San Gege? Mengapa gadis ini berani memanggilku seperti itu, apa sebenarnya yang telah mereka lalui berdua?” Benak Zhu San dipenuhi pertanyaan atas sikap yang Lian Li tunjukkan.


“San Gege … Ada Pesan dari Dewa Yao Chan untukmu, Kau harus menyerap energi dari Kristal Dewa untuk meningkatkan kekuatanmu secepatnya. Karena dalam waktu dekat akan ada prahara besar di Dunia Atas ini karena kemunculan Inti Roh Iblis Sejati.”


Bian Chi berkata dengan santai, Ia tidak perduli akan wajah terkejut dari Ketua Jie Mei dan Zhu San.


Bian Chi menggerakkan kedua tangannya. Sesaat kemudian dari Cincin Jiwanya keluar sebuah kristal berbentuk bintang yang memancarkan aura kuat.


Zhu San segera memasukan kristal berbentuk bintang sebesar kepalan tangan itu ke dalam Cincin Jiwanya.


“Adik Li … Kami pergi dulu ke Alam Jiwa, Kau tunggulah di sini untuk menjaga tempat ini selama aku menemani San Gege di Alam Jiwa.”


“Baik Enci Bian …” Keduanya saling menggenggam tangan sambil tersenyum satu sama lainnya.


“Chie’er … Mengapa kalian menjadi seakrab ini? Rahasia apa sebenarnya yang kalian simpan?“ Satu pertanyaan Zhu San yang tersisa, akhirnya terucapkan juga.


Bian Chi dan Lian Li saling berpandangan sejenak sebelum keduanya berkata bersamaan sambil tersenyum manis kepada Zhu San.


“Rahasia membuat wanita menjadi wanita.”

__ADS_1


---------------------------O---------------------------


__ADS_2