Legenda Zhu San

Legenda Zhu San
301: Lebih Buruk Dari Kematian


__ADS_3

“Lancang sekali mulutmu! Siapa Kau ini!” Ratu Siluman Rubah Putih membentak Sisi Gelap Zhu San yang justru menyeringai setelah dibentak demikian.


“Ao Ao … Kau semakin terlihat cantik dengan wajah marahmu itu. Aku suka sekali … “ Bukannya menjawab pertanyaannya, Sisi gelap Zhu San justru menggoda Ratu Siluman Rubah Putih yang kini terlihat sangat kesal.


Ia segera melepaskan serangan dengan membuat energi berbentuk Rubah Putih yang memiliki lima ekor. Energi berbentuk Rubah itu, segera melesat menerjang Zhu San.


“APA!! Tidak Mungkin!”


Mata Qiu Lan melotot lebar melihat kenyataan yang Ia lihat di depan matanya. Demikian juga yang terjadi dengan Ratu Siluman Rubah Putih.


Energi berbentuk Rubah berekor Lima dengan mudah diledakkan oleh Sisi Gelap Zhu San hanya dengan sekali pukul saja dengan menggunakan kepalan tangannya.


Ledakan energi berbentuk rubah raksasa yang sangat besar itu, terlihat seolah terkurung dalam bola saat Sisi Gelap Zhu San menggerakkan kedua telapak tangannya.


Energi ledakan itu perlahan-lahan mengecil hingga akhirnya berubah menjadi sekepal tangan saja.


“Menyerang dengan menggunakan energi qi tidak perlu bentuk yang seram. Akan lebih efisien dengan membentuknya seperti ini.”


Selesai berkata, Sisi Gelap Zhu San segera melempar bola energi kecil itu ke sebuah bukit yang terbesar dari empat bukit di sekitar Kota Dezhao.


BUM!!!


Ledakan dahsyat terjadi saat bola energi itu menghantam dan membuat Bukit besar itu hancur dengan tanah yang berterbangan hingga radius satu kilometer.


Bumi pun berguncang hebat akibat ledakan tersebut. Hal ini membuat warga kota Dezhao menjadi panik.


“Bagaimana dia bisa memiliki kekuatan yang sangat besar dalam waktu sebulan saja. Tapi lelaki bernama Zhu San ini mengapa terlihat berbeda? Aura jahat memancar kuat dari tubuhnya.”


Qiu Lan menyadari adanya keanehan pada sosok yang sama persis dengan Zhu San itu. “Apakah ini sisi gelap dari Lelaki itu?”


Pertanyaan Qiu Lan berlanjut saat Ia melihat bagaimana tiba-tiba Sisi Gelap Zhu San, telah berada di belakang tubuh Ratu Siluman Rubah Putih dan segera menotoknya.


Totokkan itu membuat Tubuh Ratu Siluman Rubah menjadi kaku tak dapat Ia gerakkan lagi. Hal itu membuat wajah sang Ratu Siluman Rubah itu terlihat panik.

__ADS_1


Apalagi saat tiba-tiba sisi gelap Zhu san meraih pinggangnya dan memeluk tubuhnya, seraya berkata yang membuatnya jengah dan ketakutan.


”Aah… Harum tubuhmu benar-benar menggoda, aku sudah tak sabar ingin menikmatinya.”


Sisi Gelap Zhu San menyeringai seraya mengalihkan pandangannya pada Qiu Lan yang segera waspada dengan mengalirkan energi qi ke arah lengan kanannya.


Namun Alangkah terkejutnya Qiu Lan saat tiba-tiba tubuh Sisi Gelap Zhu San menghilang dan telah berada di belakangnya. Saat akan berbalik, sebuah Totokkan membuat tubuh Qiu Lan menjadi Kaku.


“Cantik sekali wajah mu Dewi Kegelapan, hari ini aku sangat beruntung memiliki dua perempuan secantik dan semolek kalian, mari kita mencari tempat yang bagus untuk kita bersenang-senang.”


Wajah Qiu Lan seketika memucat mendengar ucapan Sisi Gelap Zhu San, apalagi sesaat kemudian Ia merasakan pinggangnya dipeluk dan dibawa melesat dengan sangat cepat.


Sisi Gelap Zhu San membawa tubuh Ratu Siluman Rubah dan Dewi Kegelapan Qiu Lan ke arah selatan, dan Ia berhenti saat menemukan sebuah kolam yang berada diantara dua lembah.


Saat melayang turun, Ia melihat sebuah lubang besar yang sepertinya sebuah goa, hanya saja sebagian lubang goa itu tertutupi oleh rimbunnya dedaunan dan semak belukar.


Dengan cepat Sisi Gelap Zhu San segera melesat memasuki goa itu dan memeriksanya. Setelah yakin tidak ada orang lain, Ia segera meniup ruangan goa hingga membuat bebatuan kecil berterbangan dan keluar dari dalam goa.


Dalam sekejap, ruangan goa itu menjadi bersih. Saat itulah Sisi Gelap Zhu San mendengar adanya suara air jatuh dari bagian goa yang lebih dalam.


Di bagian terdalam goa itu terdapat sebuah telaga kecil yang membuat Sisi Gelap Zhu San berdecak karena kagum dengan indahnya telaga kecil yang airnya sangat jernih.


Sementara bagian atas goa terlihat sebuah lubang sebesar kepala yang membuat sinar matahari menerobos masuk dan menerangi ruangan itu.


Selain telaga kecil itu, terdapat juga sebuah lempengan batu besar berwarna ungu yang berada tak jauh dari telaga kecil itu.


Sisi Gelap Zhu San meletakkan kedua tubuh ratu siluman di atas batu berwarna ungu itu. “Tunggulah sebentar lagi, Aku akan menyegel pintu goa ini agar tidak ada yang mengganggu kita nanti.”


Setelah lima menit Sisi Gelap Zhu San kembali muncul di hadapan kedua Ratu Siluman yang telah mengalirkan air mata mereka. Sungguh tidak mereka duga sebelumnya, Jika hari ini mereka akan mengalami hal yang lebih buruk dari kematian.


“Air telaga itu sangat jernih, sebaiknya kalian berdua mandi dulu.”


Wajah Qiu Lan dan Ratu Siluman Rubah Putih seketika memucat saat tubuh keduanya melayang berdiri dan satu persatu gaun yang mereka kenakan terlepas dari tubuh tanpa tersisa sehelai benang pun.

__ADS_1


Mata Sisi Gelap Zhu San melotot lebar melihat keindahan itu. Lalu Ia menggerakkan tangannya membuat kedua tubuh itu melayang di atas telaga dan merendam keduanya hingga sebatas leher.


Ia pun segera menanggalkan jubahnya dan tersenyum bangga saat melihat Qiu Lan dan Ratu Siluman memandang ngeri ke arah Pusakanya yang telah tegak menantang langit.


Qiu Lan beberapa kali menelan ludahnya, Ia pernah melihat pusaka Gao Yan walau melalui duplikat dirinya. Sungguh pusaka yang ini sangat berbeda jauh dengan pusaka yang dimiliki Gao Yan.


Sisi Gelap Zhu San segera menceburkan dirinya ke dalam telaga. Hanya wajah Ratu siluman Rubah yang pucat pasi, sementara wajah Qiu Lan memerah karana hasrat besar sedang membakar tubuhnya.


Satu jam kemudian terdengar teriakan dari Ratu Siluman Rubah yang sedang kesakitan. Satu jam kemudian berganti dengan teriakan Qiu Lan yang menjerit histeris sesaat sebelum berubah menjadi erangan yang tiada henti.


***


Di Kota Dezhao, Chi Yu dan Phoenix Biru terlihat sedang berbincang-bincang dengan Phoenix Putih yang ternyata telah berada di kota Dezhao dan menyembunyikan kekuatannya.


Ia mengetahui apa yang terjadi dengan Qiu Lan dan Ratu Siluman Rubah Putih. Kedatangan Sisi Gelap Zhu San, membuat sebagian rencana Phoenix Putih gagal.


Hal itu membuat Phoenix putih sangat kesal sekaligus menjadi gentar saat mengingat kekuatan Sisi Gelap Zhu San yang sangat kuat itu.


“Kakak Apa maksudmu berkata demikian?” Wajah Phoenix Biru menunjukkan rasa terkejut setelah mendengar bahwa Phoenix putih akan membunuh Chi Yu.


“Adik, Perempuan temanmu ini telah mengetahui bahwa aku berada disini dan menyaksikan mereka berdua bertarung. Ia pasti akan melaporkan hal tersebut, saat bertemu dengan Dewi Kegelapan. Dewi Kegelapan pasti sudah mencurigaiku bahwa aku lah yang membuat mereka berdua saling bertarung. “


Chi Yu yang wajahnya telah pucat mendengar niat Phoenix Putih tadi, kini menyadari apa yang telah direncanakan oleh siluman burung phoenix itu.


Ia pun menjadi sangat marah kepada Phoenix Putih yang telah berkhianat kepada Dewi Kegelapan. Walau ingin melampiaskan kemarahannya, namun Ia menyadari kekuatannya jauh di bawah kekuatan Phoenix Putih.


Di luar dugaan Phoenix Putih dan Phoenix Biru, Chi Yu tiba-tiba meninggalkan tempat itu dengan melayang sangat cepat menjauhi keduanya.


Siluman Phoenix Putih menyeringai sebelum tubuhnya melesat mengejar Chi Yu. Sesaat kemudian terdengar suara kepala Chi Yu yang telah pecah akibat terhantam kepalan tangan Phoenix Putih.


Tubuh Chi Yu pun diledakkan oleh Phoenix Putih, menjadi serpihan daging yang sangat kecil dan bercampur dengan darah.


Saat itulah, Phoenix Putih merasakan Aura kekuatan besar berasal dari utara. Walau Ia tidak mengetahui siapa Pemilik aura Itu, namun Ia meyakini jika Long Niu telah berada di Gunung Salju Abadi.

__ADS_1


------------------O-------------------


__ADS_2