
Lebih dari Seribu tahun lalu, di sebuah dunia lain yang disebut Dunia Atas, terjadi sebuah malapetaka besar yang disebabkan oleh munculnya seorang Perempuan yang memiliki kemampuan sangat tinggi.
Perempuan itu bernama Jia Fu yang kemudian disebut sebagai Dewi Kegelapan karena sepak terjangnya yang telah membunuh ribuan orang yang tidak mau tunduk kepadanya.
Jia Fu berhasil menguasai sebagian Dunia Atas yang dihuni oleh dua jenis makhluk hidup yaitu Manusia dan Siluman. Manusia dan Siluman.
Siluman adalah makhluk yang memiliki wujud seperti hewan namun dalam ukuran dan kekuatan yang berkali-lipat dari hewan biasa.
Namun bagi siluman yang telah mencapai tingkatan tertentu, selain bisa berbicara, mereka juga mampu mengubah wujudnya seperti manusia.
Jia Fu adalah manusia yang memiliki darah siluman di tubuhnya. Ibunya adalah Ratu Siluman Ular. Sedang Sang Ayah adalah Ketua Sekte yang terkenal sebagai Jagoan Nomor Tiga Aliran Hitam.
Sebagai makhluk yang memiliki darah dari dua makhluk yang berbeda jenisnya itu, membuat Jia Fu memiliki kekuatan yang tidak bisa dimiliki oleh ras manusia biasa.
Jia Fu merasa dirinya layak menjadi Pemimpin di Dunia Atas mengingat Ia memiliki dua darah dari kedua jenis makhluk Penghuni Dunia atas.
Jia Fu pun berhasil menguasai sebagian wilayah dunia Atas dan memimpin setidaknya lima puluh ribu pasukan yang terdiri dari manusia dan Siluman.
Namun saat akan menguasai sebagian wilayah Dunia Atas yang lain, Jia Fu dihadang oleh sosok manusia yang memiliki kekuatan setengah Dewa. Sendirian Sosok itu menghabisi sembilan puluh persen pasukannya.
Bahkan Ia mampu mengalahkan Jia Fu dengan cukup mudah dan membunuhnya. Namun Jia Fu yang telah memiliki kemampuan tinggi, berhasil melarikan rohnya sebelum raganya hancur terkena serangan dahsyat dari Sosok Setengah Dewa yang menggunakan Pedang Tanpa Bilah itu.
Sementara ratusan siluman yang memiliki kemampuan tinggi, disegel oleh manusia setengah dewa itu ke dalam berbagai senjata dan sebagian dipindahkan ke alam manusia ini termasuk dirinya.
Burung Phoenix Api Merah itu menghentikan sejenak ceritanya. Ia menghela nafas dengan wajah yang terlihat sedih. Qiu Lan dan Chi Yu menunggunya dengan wajah penasaran.
__ADS_1
Sejak dirinya disegel dalam pedang yang dikenal sebagai Pedang Phoenix, Phoenix Api Merah bertemu kembali dengan Dewi Kegelapan yang di dunia bawah ini dijuluki sebagai Dewi Kematian.
Hanya saja keduanya tidak bisa berkomunikasi satu sama lainnya. Bahkan Ingatan Dewi Kegelapan sepertinya telah dihapus sehingga tidak bisa mengingat siapa dirinya yang dulu. Sampai akhirnya Ia dibunuh oleh Sepasang Suami Isteri Yao Shan dan Gong Yi.
Qiu Lan tertegun mendengar cerita tersebut. Ia lalu menatap ke arah Chi Yu. “Lalu dari mana kau mengetahui jika Aku adalah Dewi Kegelapan?”
Chi Yu yang sudah mengetahui akan mendapat pertanyaan yang sama, lalu bercerita setelah menarik nafas dalam-dalam.
Ayah Jia Fu sebelum menikahi Ratu Siluman Ular, telah memiliki Isteri dan tiga orang anak. Chi Yu adalah keturunan dari anak ketiga Jia Heng, Ayah Jia Fu.
Berdasar kisah turun temurun dari leluhurnya, Chi Yu mengatakan bahwa di masa seribu tahun sejak Dewi Kegelapan dibunuh, Ia akan bereinkarnasi.
Namun pada generasi ke tiga, terdengar kabar bahwa Dewi Kegelapan Jia Fu, rohnya telah memasuki raga manusia di dunia lain. Dari Manusia setengah dewa itu sendiri, informasi itu berasal dan menyebar.
Dan sejak saat itu sosok manusia setengah dewa itu, tidak pernah terlihat lagi. Banyak kabar yang mengatakan jika Ia telah memasuki Dunia Lain untuk mengejar Roh Jia Fu.
Saat mencobanya, ternyata Ia benar-benar terlempar ke dunia lain. Dan Ia bisa merasakan Aura kegelapan memancar dari tubuh Qiu Lan. Hanya saja Ia sempat ragu mengapa Ia merasakan dari dua tempat yang berbeda.
Qiu Lan termenung setelah mendengar cerita dari keduanya. Ia berjalan perlahan dan kembali duduk di bebatuan. Tak lama kemudian, Ia berdiri dan berjalan lagi, seolah sesuatu masalah yang berat sedang menghimpit pikirannya.
“Jika benar Aku Dewi Kegelapan, kenapa aku tidak bisa mengingat siapa diriku atau apa senjataku. Seberapa besar kekuatan saat ini, dan bagaimana Aku mati di kehidupanku sebelumnya?”
Pertanyaan Qiu Lan yang beruntun, membuat Chi Yu dan Phoenix Api Merah terdiam. “Kekuatan anda saat ini mungkin hanya dua puluh atau tiga puluh persen dari kekuatan yang anda miliki dulu.”
Qiu Lan tersentak mendengar ucapan Phoenix Api Merah. Ia memandang burung berukuran raksasa itu dengan tatapan tajam, memastikan bahwa apa yang dikatakannya bukanlah sebuah kebohongan.
__ADS_1
“Jika Anda tidak percaya, anda boleh menyerangku Dewi, Aku bisa mengimbangi Anda apalagi saat ini Anda tidak memiliki senjata pusaka Seribu Benang Jiwa.”
“Seribu Benang Jiwa!!” Qiu Lan dan Chi Yu berkata bersamaan. Qiu Lan menatap Chi Yu yang sepertinya mengetahui tentang senjata tersebut.
“Aku pernah mendengar tentang Pusaka Seribu Benang Jiwa. Pusaka itu kabarnya tidak ada lagi di dunia atas karena telah dicuri oleh seekor siluman tikus.”
Chi Yu melanjutkan perkataannya bahwa setelah berhasil menghancurkan raga Jia Fu, manusia setengah dewa menyimpan sepasang Gelang Besi Hitam yang tiba-tiba muncul sesaat setelah ledakan tubuh Jia Fu mereda.
Kedua gelang pusaka itu, kemudian disimpan di Sekte Pedang Angin, sekte yang dipimpin oleh manusia setengah dewa itu. Namun Raja Siluman Tikus berhasil mencurinya.
Raja Siluman Tikus itu mempunyai sebuah Mustika yang bisa membuka portal dimensi menuju ke dunia bawah. Kabarnya siluman tikus itu pula yang mengantarkan roh Jia Fu memasuki dunia bawah ini.
Namun sejak memasuki Dunia Bawah untuk mengantarkan Pusaka Seribu Benang Jiwa, Raja Siluman Tikus tidak pernah kembali lagi ke Dunia Atas. Ia hilang bersama mustika antar dimensinya.
“Jika begitu kita harus mencari Pusaka Seribu Benang Jiwa dan mustika antar dimensi untuk bisa memasuki dunia atas.”
“Apa tujuan Anda ingin memasuki Dunia Atas, Dewi?” Tanya Chi Yu seraya memegang Cincin Ruang dengan jari tangan kirinya.
“Aku ingin kalian mengantarkan Aku ke tempat dimana Dewi Kegelapan dilahirkan. Mungkin saja aku bisa mengingat bagaimana diriku saat menjadi Dewi Kegelapan di tempat itu.” Jawab Qiu Lan.
“Aku memiliki Artefak Dimensi, Dewi Aku akan mengantar Anda ke tempat dimana Anda dilahirkan.” Chi Yu mengeluarkan Artefak Dimensi dari Cincin Ruangnya.
Mata Qiu Lan terlihat berbinar saat melihat Artefak itu. Namun sesaat kemudian, Ia mendapati wajah terkejut dari Chi Yu setelah melihat kondisi artefak miliknya.
“Artefak ini sepertinya mengalami kerusakan Dewi, mohon maafkan Aku.” Chi Yu menelan ludahnya dengan rasa kecewa, saat gagal mengaktifkan artefak Dimensi yang Ia curi dari dua orang pemuda, Gao Fang dan Lang Fu.
__ADS_1
-------------------O------------------------