
“San Gege … Hentikan!” Tiba-tiba Bian Chi berteriak saat Ia membuka matanya dan melihat gelapnya langit Alam Jiwa mereka.
“Chi’er Aku belum sel…” Ucapan Zhu San terhenti saat Ia merasakan aura kekuatan yang sangat mencekam, tiba-tiba memenuhi udara Alam Jiwa.
Zhu san segera melesat keluar dari kolam dan mengenakan jubahnya. Demikian juga dengan Bian Chi. Wajah sang isteri yang panik membuat dahi Zhu San berkerut.
“Chi’er … Ada apa? Mengapa kau sangat panik? Apakah sebenarnya gumpalan awan hitam itu?”
Tanya Zhu San sambil kembali menatap gumpalan Awan hitam yang semakin lama semakin mengecil namun semakin kuat aura kegelapan itu Ia rasakan.
“Dewa Yao Chan … Mohon ampuni Aku. Aku telah lupa pesan anda dan melanggar apa yang telah anda larang.”
Suara Bian Chi terdengar bergetar. Zhu San pun semakin kebingungan dengan ucapan Bian Chi dan situasi yang mereka hadapi saat ini.
Bian Chi lalu menjelaskan apa maksud ucapannya tadi. Zhu San pun termenung setelah mendengar penjelasan singkat dari Sang Isteri.
“Chi’er ini bukan salahmu. Ini juga adalah salahku. Tenangkan dirimu. Aku akan mengatasi semuanya.”
Zhu San segera melesat mendekati Gumpalan awan yang semakin mengecil ukurannya hingga akhirnya perlahan-lahan membentuk wujud seperti manusia.
Zhu San segera mengerahkan kekuatannya di puncak Pendekar Dewa Sejati untuk membuat Segel dan mengurung Gumpalan Awan yang kini perlahan-lahan telah sirna dan memperlihatkan wujud yang sama persis dengan dirinya.
“Aahh …. Aku terlambat!”
Zhu San menjadi panik saat melihat apa yang terjadi di depannya. Namun Ia tidak menghentikan pembuatan segel untuk mengurung mahkluk yang tercipta dari sisi gelap dirinya itu.
BLAAMMM
Langit Alam Jiwa seketika berguncang hebat membuat Bian Chi terlempar hingga hampir seratus meter, akibat ledakan segel yang Zhu San buat.
Kini terlihat olehnya dua orang yang sama persis, hanya pada mata saja terlihat perbedaan mana Zhu San yang asli dan mana sisi gelapnya.
__ADS_1
Sosok sisi gelap Zhu San menyeringai, membuat wajahnya semakin seram karena bola matanya yang seluruhnya berwarna hitam itu, melotot lebar ke arah Zhu San.
“Akhirnya Aku bisa terlepas dari dirimu yang naif dan merasa selalu benar dengan segala tindakanmu.” Sisi gelap Zhu San berkata yang yang membuat Zhu San mengerutkan dahinya.
“Apa maksudmu mengejek diriku yang juga adalah dirimu sendiri?” Tanya Zhu San sambil menatap tajam sisi gelap dirinya itu.
“Selama ini Kau selalu mengabaikan keinginanku dan membuatku seolah tidak ada dalam dirimu. Walau kita adalah satu tapi kau dan Aku tetap berbeda. Kini Aku bisa melakukan apapun yang ku anggap benar tanpa Kau bisa menghalangiku lagi. Hahahaha…”
Wajah Zhu San memburuk, Ia segera mengerahkan energi ke kedua telapak tangannya. Segera saja tercipta dua ular naga yang berhawa sangat panas dan dingin.
“Apakah Kau telah menjadi bodoh setelah aku terpisah darimu hah? Kita memiliki kekuatan yang setara, teknik yang sama dan senjata yang sama pula. Mustahil bagimu mengalahkan aku begitu juga sebaliknya denganku.”
Zhu San pun menarik kembali energinya saat menyadari hal tersebut. Dan Ia terkejut saat mendengar suara di kepalanya. Suara yang sepertinya pernah Ia dengar.
“Biarkan Ia pergi dulu, dan cepatlah kuasai Jurus Dewa Memindah Semesta yang aku ciptakan, untuk membuatnya tak berdaya saat nanti ke tujuh Isteriku menyegel Sisi gelapmu dirimu itu.”
Setelah suara itu menghilang, Zhu San menatap sisi gelap dirinya. “Pergilah jika kau ingin pergi, karena Aku tidak mungkin membunuhmu yang juga berarti membunuh diriku sendiri.”
“Hahahaha … kau pikir kau membunuhku? Mengalahkan Aku saja Kau tidak akan bisa, apalagi membunuhku. Kini Aku bebas dan bisa berbuat sesuka ku. Selamat tinggal Suadaraku ku.”
Bian Chi segera melesat mendekati Sang Suami yang terdiam mematung. “San Gege … Apa yang kau pikirkan?”
“Chi’er … Aku mengkhawatirkan Ketua Jie Mei dan anggotanya. Sisi gelap diriku terlahir saat kita sedang melakukan hubungan suami isteri. Bukankah hal itu akan membuatnya menjadi sosok yang senang melakukan hal itu?”
Bian Chi terkesiap mendengar ucapan Zhu San. Ia baru menyadari bahwa sisi gelap suaminya itu, akan melakukan banyak kejahatan sesuai dengan apa yang dilakukan oleh Zhu San saat sisinya gelapnya itu terlahir.
Jika Sisi Gelap itu terlahir saat Zhu San sedang bertarung, maka sisi gelapnya itu akan menyukai pertarungan dan selalu mencari lawan untuk diajaknya bertarung.
Namun yang terjadi adalah hal yang jauh lebih mengerikan. Akan ada ribuan gadis yang menjadi korban dari Sisi gelap Zhu San itu.
“Chi’er … Kita harus segera keluar menyusulnya. Untuk menghentikan dia. Lian Li berada dan yang lainnya berada dalam bahaya bukan?” Zhu San segera bersiap membuka gerbang dimensi Alam Jiwa.
__ADS_1
Bian Chi segera menghalanginya. “San Gege … Semua sudah terlambat, kita pun tak akan bisa menghentikannya. Satu-satunya jalan adalah Kau harus menguasai Jurus Dewa Memindah Semesta secepatnya.”
“Lalu bagaimana dengan Lian Li dan yang lainnya?” Tanya Zhu San setelah Ia menarik kembali energinya. “San Gege … Tenanglah. Mereka telah memiliki takdirnya masing-masing dan kita yang saat ini belum memiliki kemampuan untuk mengubah takdir seseorang. ”
Zhu San merasa heran mendengar jawaban Bian Chi yang tersenyum setelah Ia berkata seperti itu.
“Chi’er Aku merasa kau masih menyimpan banyak rahasia. Jika Aku boleh tahu, mengapa Sisi gelap diriku harus terpisah dan mewujud seperti diriku?”
“San Gege … Untuk menjadi seorang Dewa, manusia harus mampu menaklukkan Sisi gelap dalam dirinya dan mensucikan hati, pikiran serta tubuhnya dari pengaruh kegelapan.” Jawab Bian Chi sambil tersenyum lebar.
“Menjadi Dewa?” Zhu San mendesis. Dan Ia terkejut saat Bian Chi menganggukkan kepalanya.
“Begitu rupanya, jadi Sosok dirimu dan Lian Li yang ku lihat menjemput kalian memasuki dimensi Bunga Teratai Biru adalah adalah dirimu yang telah menjadi Dewi … Benarkah seperti itu?”
Tanya Zhu San yang masih tak mengerti mengapa dia melihat wujud Bian Chi dan Lian Li yang ada dua orang.
“San Gege … Saat waktunya tiba, semuanya akan Aku jelaskan. Sekarang yang terpenting adalah dirimu segera mempelajari dan menguasai Jurus Dewa Memindah Semesta secepatnya demi menghindari bencana di Dunia Atas karena Hasrat Sisi gelap dirimu yang sangat tinggi itu.”
Zhu San terdiam setelah mendengar penjelasan Bian Chi. Ia sangat kesal mengapa Sang Isteri belum menjelaskan semua rahasia yang Ia ketahui kepadanya.
Timbul Niat Zhu San untuk mengerjai Bian Chi terkait ucapan terakhir Sang Isteri. Ia pun menunjukkan wajah sedih sebelum berkata kepadanya.
“Pantas saja Sisi gelap diriku itu memiliki hasrat yang tinggi kepada perempuan. Ia membawa seluruh hasrat yang kami miliki. Membuat Aku tidak memiliki hasrat sama sekali terhadap perempuan bahkan isteriku sendiri.”
“APA!!! Tidak Mungkin!… “ Bian Chi berkata dengan suara yang terdengar panik. Wajahnya terlihat pucat saat menyadari bahwa hal itu bisa saja terjadi.
Zhu San menahan tawanya sebisa mungkin, Ia segera mengeluarkan Kitab pemberian Bian Chi tujuh bulan lalu sebelum memasuki Alam Jiwa mereka.
Ia pun segera melesat ke sebuah batu tanpa menoleh sedikitpun kepada Bian Chi yang sedari tadi memandanginya dengan mata berkaca-kaca.
“Dia benar-benar menjadi dingin. Mengapa bisa begini? Apakah ini konsekuensi yang harus Aku terima sebagai Isteri seorang dewa yang telah mensucikan hati, pikiran dan tubuhnya? Lalu bagaimana janji kami kepada Ayah dan Ibu?”
__ADS_1
Bian Chi benar-benar tak berdaya dengan situasi yang Ia hadapi.
-------------------------O--------------------------