
"Nggak usah delivery ya sayang..", ucap Javas kepada Kina yang sedang mengeringkan rambutnya.
"Kina kan capek mas..",
"Capek? habis ngapain emangnya..?", jawabnya cuek.
"Abis ngapain?", balas Kina yang menirukan ucapan suaminya dengan bibir monyongnya. Namun, Kina hanya bergumam saja. Dia takut jika suaminya yang sudah ditebak itu sedang bad mood.
Tapi, rasanya tidak mungkin karena baru saja mereka selesai melakukan ritual mendatangkan Javas junior ke dalam perut Kinara. Tau artinya kan?
Petang tadi saat selesai menjalankan ibadah sholat, mereka berdua menonton film romantis bersama. Mungkin terbawa oleh suasana, sehingga membuat Javas lagi-lagi tidak bisa menahan gejolaknya.
"Iya mas tau kamu capek..",
"Terus kenapa Kina disuruh masak?",
"Emang mas bilang kayak gitu?",
"Terus?",
"Kita dinner yuk...",
"Dinner..? kemana?",
"Semau kamu..",
Jika tidak ingat dengan isi perut, mungkin Javas masih menindih istrinya di atas ranjang.
"Nggak usah pake dress kan? kina nggak bawa..",
"Iya nggak usah, nggak usah dandan juga.., cantiknya kamu bukan buat laki-laki lain, cukup buat mas aja..",
Ini memang malam terakhir mereka bermalam di Apartement. Rencananya, esok pagi mereka akan kembali ke rumah Daddy dan mommy. Javas dan Kinara memang memanfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk menciptakan moment bersama, selain sebagai pengganti honeymoon, mereka juga bisa saling memahami satu sama lain.
Hanya cukup sepuluh menit berkendara, akhirnya mereka berdua tiba di sebuah cafe yang berada di lantai atas salah satu gedung yang terkenal. Kinara yang memang suka melihat pemandangan dari ketinggian, merasa senang karena suaminya membawanya ke salah satu tempat yang dia sukai.
"Makasih mas...",
"Suka tempatnya?",
"Suka.., nggak terlalu rame.., tempatnya juga bagus...",
"Pantesan senyum-senyum terus dari tadi..",
"Kenapa? kayak orang gila ya..",
"Husst.., mas nggak ngomong gitu. Kamu cantik kalo senyum.., manis banget. Mas jadi pengen lagi..",
"Mas.., udah ya jangan mulai goda lagi, Kina laper mau makan...",
"Iya sayang.., makan yang banyak ya..",
"Mas.., tadi rambutnya nggak dikeringin ya? ih malu-maluin..",
"Apanya yang malu-maluin? orang ganteng gini..",
"Iya ganteng..",
__ADS_1
"Kamu kalo liat mas, suka terpesona nggak sih Na?",
"Suka..",
"Apanya..?",
"Terpesona.., apalagi kalo pake kemeja putih kayak gini.., makin ganteng..", puji Kina pada Javas. Entah ada angin apa, Kina bisa bersikap seterbuka ini pada Javas. Mungkin, karena sudah terbiasa atau bisa juga karena semakin hari Javas semakin menunjukkan rasa sayangnya pada Kina. Sehingga tidak ada yang perlu Kinara takutkan.
Kinara melahap habis makanan yang dipesannya, termasuk pesanan makanan yang tidak jadi Javas makan, karena perutnya sudah kenyang. Kinara mengaku kehilangan banyak tenaga saat mereka bercinta tadi. Lemah letih lesu, seperti iklan 😁.
"Mau nambah lagi?",
"Nggak.., udah kenyang mas.., emangnya mas pikir perut Kina karung?",
"Siapa tau, mau lagi..biar gemuk..",
"Mas suka kalo Kina gemuk..?",
"Suka..",
"Kalo kayak gini, kenapa mas? jelek ya?",
"Tetep cantik..",
"Kurang mantep?",
"Nggak..udah pas..",
"Biar orang-orang tau kalo kamu itu bahagia sama mas..,
Kamu bahagia nggak sih Na, hidup sama mas..?",
"Bahagia..."
"Beneran? nggak bohong..",
"Kinara bahagia mas.., makasih udah jadi suami yang baik buat Kina..",
"Mas juga makasih kamu udah jadi istri yang pengertian.., kalo ada sikap mas yang bikin kamu nggak nyaman, bilang ya..",
"Iya mas..",
Baru saja menikmati suasana yang sedikit romantis, tapi ada gangguan dari tuyul. Siapa lagi? kalo bukan Eljaz Perdana yang kali ini menganggu kebersamaan kakaknya dengan melakukan video call ke ponsel Javas.
"Halo kak...", ucapnya dibalik layar.
"Tuyul..ganggu aja...",
"Kakak lagi ngapain?",
"Baru makan..., kenapa?",
"Kak Javas kapan pulang?",
"Besok...",
__ADS_1
"Jaz kangen sama kak Kina..",
"Kamu itu.., tanya kakak pulang kapan? tapi yang ditanyain tetep aja kak dok..",
Kina cekikikan mendengarkan obrolan kakak adik itu. Seharian ini sudah terhitung 5 kali Jaz menghubung Javas untuk sekedar menanyakan "Kapan pulang?",
"Kak kina mana kak..? Jaz mau ngomong dong..",
"Kamu nggak tidur..? udah malem ini Jas, besok sekolah..",
" Iya Jaz pengen ngobrol dulu sama kak Dok.., abis itu langsung tidur..",
"Iya iya..,
Nih.., si tuyul mau ngobrol sama kamu katanya.."
"Hey.., halo adik kakak yang paling ganteng..",
"Halo kak dok..,
berarti Jaz lebih ganteng dari kak Javas ya kak..",
"Nggak dong.., tetep kak Javas, kan suaminya kak Kina itu kak Javas, bukan Jaz.."
"Katanya Jaz yang paling ganteng?",
"Iya, adik yang paling ganteng, bukan laki-laki paling ganteng..",
"Iya deh..
Kak, kapan pulang..?",
"Besok ya Jaz...",
"Lama banget kak..",
"Iya.., kak Javas masih pengen disini...",
"Beneran besok pulang ya..",
"Iya ganteng..., Jaz bobok dulu ya..besok kan sekolah..",
"Iya deh.., kak kalo pulang bawain oleh-oleh ya..?",
"Jaz mau dibawain apa?",
"Apa aja.., yang penting oleh-oleh..",
"Oke Jaz.., besok dibawain oleh-oleh deh.."
"Makasih kak.., udah dulu ya. Jaz ngantuk, udah disuruh tidur sama mbak sus..",
"Oke.., bye...",
Emang Javas sama Kina lagi manis-manisnya ygy. Nikmatin aja dulu...
__ADS_1