Istri Pura - Pura ( Bukan Perawan Tua )

Istri Pura - Pura ( Bukan Perawan Tua )
Manja..


__ADS_3

"Sayang...",


"Ehmmm...",


"Meluknya jangan kenceng-kenceng, nanti tegang lagi. Mau aku bawa ke atas kasur lagi?",


"Kan barusan udah..", jawab Sharen dengan mata terpejam.


Sharen dalam posisi duduk, memeluk erat Nathan yang berdiri, membantunya mengeringkan rambut basahnya menggunakan hair dryer.. Mereka baru saja selesai mandi bersama setelah bergumul di atas ranjang, memproduksi Nathan junior, sekaligus cucu perdana bagi Mama Farah dan Papa Aldo.


"Kalo aku pengen lagi, gimana?",


"Kalo aku nggak peluk kamu, aku takut jatuh..", alasannya.


"Jadi ke mallnya..?",


"Jadi, kan kamu tadi udah janji mau nganterin..",


"Nggak ngantuk..?",


"Ngantuk...",


"Ya udah, bobo aja sayang..",


"Tapi, aku mau ke mall Nath....", rengeknya manja.


"Katanya ngantuk..?


kenapa sekarang jadi ***** gini sih?",


"Itu karena sekarang jam tidur aku kurang.., minus malahan. Tadi malem udah, barusan kamu minta lagi...",


"Abisnya enak...",


"Enak aja apa enak banget..?",


"Enak banget sayang..",


"Ya udah, anterin ya..",


"Gimana mau ke mall, kamu aja merem gitu matanya..",


Sharen menengadah, lalu membuka matanya perlahan.


"Nih udah..",


Nathan menyambutnya dengan senyuman.

__ADS_1


"Cantik banget..


nih udah kering rambutnya. Ganti baju, siap-siap..",


Namanya juga perempuan. Tidak jauh dengan yang namanya Mall atau shopping.


"Ngajak ke mall, cuma mau beli handuk kayak gini..?",


"Iya.., couple Nath..",


"Jadi, kalo kita mandi bareng, keluarnya bisa sama kayak gini, handuknya ya..",


"Huum...


lucu kan..?",


"Lucu sih, tapi jangan pink juga warnanya sayang, masa iya aku pake warna pink..",


"Ya nggak apa-apa, kan cuma aku aja yang liat...",


"Ganti sayang, tuh yang warna biru aja, bagus..",


"Nggak..kayak cowok...


Hmmm, kalo nggak mau pink, warna maroon..atau brownie aja. Mau yang mana?",


"Terserah, kamu aja yang pilih..",


"Iya sayang...",


Kelakuan random Sharen memang tidak berubah dari dulu. Untungnya, Nathan sangat mengenal baik Sharen, jadi dia tau bagaimana menge-treat istrinya dengan baik.


"Udah? cuma mau beli handuk aja..?",


"Udah..., kita kan masih tinggal di hotel, jadi nggak usah belanja yang aneh-aneh dulu...",


"Iya sayang..,


keperluan kamu nggak ada yang abis, shampoo misalnya? kan kepake terus..",


"Masih Nath..",


"Oke.., kita bayar dulu kalo gitu...",


Muncul ide cemerlang sekaligus ide yang muncul secara spontan. Nathan membawa istrinya masuk ke outlet khusu underware. Rupanya, dia ingin membelikan sesuatu untuk Sharen.


"Kita mau beli bra..? udah banyak Nath..",

__ADS_1


"Nggak sayang,


aku mau ngasih kamu hadiah, lingerie..",


"Hah...?",


"Biar tambah Sexy...",


"Malu, diliatin orang Nath..",


"Ya udah, makanya cepetan pilih...",


"Iya iya...",


"Pilih 30 piece...",


"Banyak amat...",


"Kan bener, buat 30 hari..",


"Ya kan..masa iya aku tiap hari harus pake baju kayak sarang laba-laba gini Nath..? nanti yang ada masuk angin...",


"Aku kerokin, aku pelukin, aku sayang-sayang, aku rawat sayang...",


Dengan bersungut-sungut, Sharen mengambil satu persatu lingeri yang tergantung. Tidak peduli model dan warnanya yang sama. Yang penting jumlahnya 30 piece.


"Tuh udah..,


kayaknya ada harga yang mahal..",


"Nggak masalah sayang..",


"Ngeselin...",


Nathan gemas melihat istrinya yang sedang kesal seperti itu. Tapi, meskipun jengkel Sharen tetap menurut kepadanya.


"Udah..? mau apalagi?",


"Laper Nath...,


mau beli Mc*d, tau nggak..? waktu kamu beliin Jaz kemarin malem, aku sebenarnya pengen...",


"Kenapa nggak bilang...?",


"Ya.., kan kamunya juga pengen yang lain, jadi aku nggak berani ngomong...",


"Kasian istriku...,

__ADS_1


ya udah, kita Drive thru aja ya.., pesan sepuas kamu...",


"Makasih suamiku...",


__ADS_2