Istri Pura - Pura ( Bukan Perawan Tua )

Istri Pura - Pura ( Bukan Perawan Tua )
Berhak Tahu


__ADS_3

Entah karena takut dengan ancaman Rendra, atau memang ini adalah murni kemauan Nathan. Akhirnya, dia menghubungi Sharen, bukan melalui Chat seperti sebelumnya. Kali ini melalui panggilan video.


Sharen tidak menyangka, jika Nathan justru menghubunginya terlebih dahulu. Padahal, beberapa hari ini sepertinya sahabatnya itu terkesan acuh dan menghindarinya.


"Sha.., lagi apa..?", tanyanya.


"Lagi nungguin chat dari kamu.., kemana beberapa hari ini?",


"Belum sempet hubungi kamu aja..",


"Aku ada salah ya? atau chat ku itu ganggu kamu?",


"Aku lagi sibuk aja lho.., bawel ya..",


"Emang.., kan udah dari dulu..",


"Masih mau bahas chat aku yang sebelumnya?",


"Nggak.., aku udah tau kok.., nggak usah bahas. Lain kali di cek dulu, kamu chat sama aku atau sama Luna..",


"Iya iya..maaf ya..",


"Kamu lagi sakit, atau kecapekan? kok kusut gitu.., apa ada masalah?",


"Cuma kecapekan aja.., butuh istirahat..",


"Capek banget ya? kamu ada bisnis apa disana?",


"Coffe Shop.., sama temen disini..",


"Tante Farah sama Om Aldo juga disana ya? terus kamu mau balik ke indo? kapan?",


"Belum tau.., kayaknya mau disini dulu..


Mau ke indo juga ngapain? kan nggak ada kamu..",


"Tapi kan ada Luna..",


Nathan mengembangkan senyumnya.


"Kamu kapan balik?",


"Belum tau.., nunggu sampe bosen disini..",


"Bulenya jangan dibawa ke Indo ya..",


"Nggak.., mommy maunya menantunya SNI bukan naturalisasi..",


"Ada-ada aja Tante Aira..",


"Mine dimana? Javas uring-uringan karena Mine nggak bisa dihubungi..",


"Mine lagi kuliah..,dia juga sibuk akhir-akhir ini. Ada kegiatan banyak..",


"Seharusnya bilang aja Nath, kasian Javas..",


"Iya.., nanti aku bilangin ya.."


"Udah lega karena kamu baik-baik aja.., mungkin emang kamu nggak mau diganggu aja kali ya makanya nggak balas chat aku. Ya udah, nggak apa-apa aku ngerti. Next time, kamu duluan aja yang hubungi aku..,kalo pas kamu lagi free..",


"Bukan nggak mau diganggu, tapi emang aku belum bisa hubungi kamu. Sha.."


"Kenapa?",


"Kamu tambah cantik..apa kamu cocok sama air disana? apa karena efek kamera ya..",


"Epek pilter tau nggak pilter..",

__ADS_1


" Hehe udah lama ya kayaknya aku nggak godain kamu kayak gini..",


"Aku emang cantik dari dulu.., kamu baru sadar..",


"Kalo sadar dari dulu mungkin pacar aku ya kamu, bukan Luna..,


Aku udah bilang kamu tambah cantik.., biasanya berarti emang cantik.."


"Heleh.., ketularan Tama..",


"Jaga kesehatan ya disana..


Vitaminnya jangan lupa diminum..,makannya tepat waktu.., jangan kecapekan.., jangan bedagang.., jangan teledor..",


"Iya Nath.. makasih.. ",


"Kalau mau beli sesuatu, cek dompet dulu, bawa cash atau nggak.., kalo mau bayar pake kartu, dicek dulu bawa atau nggak. Kalo bayar Cash, diinget-inget ada berapa, jangan sampe kurang uangnya..",


"Harusnya kamu ikut ya Nath, biar aku nggak repot kayak gini..",


"Next time ya, mudah-mudahan takdir mengizinkan, kita liburan ke luar negeri.."


"Ke Paris gt ya Nath..",


"Iya.., semau kamu.."


Masih kangen nggak sama aku ?",


"Kangen? siapa yang kangen?",


"Kamu kangen sama aku kan?",


"Siapa yang bilang? Tama ya?",


"Spam chat, telepon kirain kangen.."


"Sebuah kebanggaan seorang Queen khawatir sama Nathan..",


"Apaan sih.., lebay..,


Tapi kamu baik-baik aja kan?",


"Iya baik-baik aja...


Masih pengen ngobrol?",


"Masih tapi kayaknya kamu juga kecapekan, udah dulu ya Nath..",


"Kalo masih pengen ngobrol, aku temenin..",


"Nggak deh, aku butuh istirahat..",


"Ya udah..",


"Next time lanjut lagi, tapi aku maunya kamu yang hubungi aku dulu..",


"Kenapa?",


"Biar aku nggak nungguin balasan, biar nggak galau..",


"Hahaha ada-ada aja..


Oke.., ya udah bobok dulu sana.., besok masih ada kegiatan kan?",


"Iya.., bye Nath..",


"Bye Sha..,

__ADS_1


take care ya..",


Sharen tersenyum dengan menganggukkan kepalanya.


Javas masih belum bisa membuka akses komunikasi dengan Yasmine. Yang membuatnya semakin bingung adalah orang-orang terdekat Yasmine hingga saat ini juga masih belum bisa dihubungi. Javas akhirnya kembali berbicara kepada Daddynya untuk meminta bantuan.


"Gimana Dad?",


"Maaf son, Dad belum bisa bantu kamu..",


"Sebenernya kenapa sih Dad? ada apa?",


"Dad juga nggak tau..


Tapi, apapun yang terjadi kamu juga harus bisa lapang dada..",


"Lapang dada? soal apa dad? hubungan Vas sama Mine selama ini baik-baik aja.., Javas setia, Javas nggak pernah selingkuh..",


"Kalo ternyata Mine yang nggak setia? gimana?",


"Jangan nuduh sembarangan Dad.., Mine bukan perempuan seperti itu..",


"Dad cuma tanya sama kamu.., bukan bermaksud apa-apa",


"Bukannya ngasih Javas pertolongan, Dad malah bicara ngelantur kayak gitu..",


Javas meninggalkan Daddynya, dia kesal. Daddynya justru malah terkesan memojokkan Mine.


Javas kemudian mengadu pada Aira.


"Sabar sayang.., nanti mom yang bicara sama Dad ya.."


"Javas yakin Daddy tau sesuatu..",


"Mommy bicara sama Dad dulu ya sayang..",


"Makasih mom..Javas pergi dulu ya mom..",


Orang yang selalu berhasil membujuk Rendra setelah Sharen adalah Aira. Dia orang yang sangat mengenal Rendra. Luar dalam baik dan buruknya. Apa yang dikatakan Javas memang benar adanya, karena sejauh ini Rendra terlihat tenang.



"Mas udah berusaha tapi memang untuk saat ini mas nggak bisa bantu apa-apa..",


"Aira nggak tau apa yang sebenernya terjadi, tapi Javas juga berhak tau..",


"Pasang surut dalam suatu hubungan itu wajar.., apalagi mereka masih dalam tahap perkenalan satu sama lain..",


"Tapi, anak kita nggak salah mas..",


"Memang Javas nggak salah, tapi Mine juga nggak salah..",


"Berarti mas tau sesuatu..?",


"Hargai apapun nanti yang menjadi keputusan Mine.., atau Javas. Kita hanya cukup mendoakan..",


"Mas keterlaluan..",


"Kamu bilang sendiri kan? mas nggak akan tinggal diam kalo anak kita disakitin? sama siapapun itu, termasuk Mine atau perempuan lain yang menyakiti anak kita, Javas. Tapi, mas juga sudah berusaha.., apapun yang akan terjadi nanti.., itu semua udah takdir..",


"Apa yang terjadi sih mas..?",


"Nggak ada Ra.., kamu jangan salah mengartikan ucapan mas tadi...",


"Javas keluar rumah, kalo sampe ada sesuatu yang terjadi dengan putra kita, mas orang pertama yang harus bertanggung jawab..",


Aira keluar dari ruang kerja Rendra dengan perasaan kecewa. Sesuatu telah terjadi dan Rendra berusaha menutupi. Sebuah rahasia yang entah apa, Aira sulit untuk menebaknya. Rendra pandai menyembunyikan sesuatu.

__ADS_1


Spoiler IG yak..


__ADS_2