
Ketiganya masih mengobrol di teras belakang . Meskipun, sebenarnya yang terlihat aktif hanya Mommy dan Sharen. Kinara lebih banyak diam, karena fokus dengan putranya Zee yang asyik bermain.
"Kamu ngemil terus ya Sha..?",
"Nggak juga mom..., tergantung sama mood aja.., ini lagian juga mangganya kayaknya segar banget..", jawabnya dengan mengambil potongan mangga dan memasukkannya ke dalam mulut.
"Ya bagus lah, nggak mabok-mabokkan. Jadi kamu sama cucu mommy sehat..",
"Aamiin...",
"Na.., nih makan mangganya. Manis nih Na..", ucap Mommy menawarkan mangga potongan yang sudah disiapkan oleh maid.
"Iya mommy makasih...",
"Cepetan..mumpung masih banyak. Nanti dihabisin sama kakak ipar kamu..",
Mommy langsung mendapatkan tatapan tajam dari Sha. Rupanya, Sharen tidak terima dengan ucapan Mommy.
"Emangnya Sha apa Mom? karung? makan mangga sebanyak ini..?",
"Ya nggak apa-apa, pasti muat kok. Kan kamu juga lagi hamil...",
"Hamil sih hamil.., tapi nggak rakus juga..
Na.., makan gih. Nanti keburu kakak habisin...",
Kinara hanya meringis, sedangkan Mommy tersenyum puas melihat putrinya yang terlihat kesal.
"Sha.., kamu kok tiba-tiba nginep disini? kenapa..?",
"Emangnya kenapa mom? nggak suka ada Sharen?",
"Nggak gitu Sha.., kan biasanya kamu bilang dulu sama Mommy...",
"Kalo bilang dulu, emangnya mommy mau nyambut kepulangan Sha pake karpet merah? nggak kan?",
"Kamu kenapa? berantem sama Nathan?",
"Nggak...
kayaknya Mommy nggak suka ya kalo Sharen pulang?",
"Bukan nggak suka, tapi tumben-tumbenan aja.., pulang nggak bilang-bilang..",
"Nggak apa-apa..",
"Apa kamu berantem sama Farah? ada kata-kata dia yang nyinggung kamu? gimanapun juga dia itu ibu mertua kamu Sha.., sabar aja..., orang tua emang kayak gitu.., tapi pasti sayang kok sama menantunya..",
"Mommy ngomong kayak gitu, karena Mamah Farah itu temennya mommy? atau karena mommy itu mertua, jadi perlu dimaklumi? biar Kinara denger, gitu ya..?",
"Lho kok jadi Mommy sama Kinara, kan Mommy itu nasehatin kamu Sha..",
Kinara sampai menghentikan kunyahannya saat melihat ibu mertuanya yang bersitegang dengan kakak iparnya. Merasa tidak enak hati berada di tengah-tengah mereka. Beruntungnya, Zee merengek meminta minum yang membuat menjadikan Kinara kesempatan untuk pergi dari sana.
"Maaf Mom.., Mbak..,
Kina permisi dulu ya, Zee minta susu..",
Kinara bahkan tidak menunggu persetujuan atau tanggapan dari Mommy dan Sharen. Kinara langsung ngacir, membawa putranya.
Memilih untuk stay di dalam kamar Zee, daripada harus kembali ke teras belakang dan mendengar perseteruan Mommy dan Sharen.
Ponselnya berbunyi dan ternyata Javas menghubungi melalui panggilan video.
"Halo sayang...",
Kinara tersenyum saat melihat wajah tampan suaminya yang beberapa hari ini tidak dia lihat secara langsung.
"Mas...,
lagi dimana?",
"Lagi dimobil sayang...",
__ADS_1
"Mau kunjungan lagi..?",
"Nggak..,
ini lagi perjalanan pulang..",
"Mas pulang hari ini? katanya besok..?",
"Mas percepat pulangnya, kangen banget sama Zee...",
"Sama Zee doang? sama Mamanya nggak?",
"Sama Mamanya juga dong, mas malahan lebih kangen sama kamu.
Zee mana sayang...",
"Tuh lagi maen puzzle..",
Kinara mengarahkan kameranya, dan terlihat Zee yang sedang asyik bermain.
"Zee..., anak Papa...",
"Pap----pah....", ucap Zee dengan melambaikan tangannya.
"Papa pulang hari ini sayang.., nanti malam sampe rumah...",
"Ii--yah.....", jawabnya singkat, lalu fokus kepada mainnnya lagi.
Melihat putranya sehat dan ceria membuat Javas tenang.
"Zee udah makan sayang?",
"Udah mas..., tapi ya nggak habis banyak..hari ini maunya main terus..",
"Iya.., nggak apa-apa..
makasih ya..",
"Makasih buat?",
"Kan emang udah tugasnya Kina..,
tugasnya mas kan cari nafkah..",
"Mas nggak punya banyak waktu untuk mereka tapi kita didik anak kita sama-sama Na..,
makanya mas mau terima kasih sama kamu.., mas tau kamu capek, apalagi kamu juga lagi hamil...",
"Na jadi curiga deh..",
"Curiga kenapa?",
"Kenapa mas tiba-tiba ngomongnya manis kayak gini? mas nggak macem-macem kan?",
"Astaga sayang, kenapa malah kamu curiga sih..,
mas kan disini dinas, sama sopir pula.., sama pengawal tuh, interogasi mereka aja nanti kalo kamu nggak percaya..",
"Nggak usah panik gitu deh..",
"Bukan panik, tapi mas kesel sama kamu...",
"Kina cuma bercanda mas.., jangan dianggep serius gitu...
Kina juga mau bilang makasih sama Papa. Udah jadi suami yang bertanggung jawab, jadi Papa yang baik dan semoga bisa jadi panutan buat Zee..",
"Sama-sama sayang..
kamu udah makan? minum vitamin? udah..?",
"Udah semua mas..,
tadi abis nyemil buah juga sama kak Sharen...",
__ADS_1
"Wah..dua bumil lagi kumpul..?",
"Mas..., tau nggak..?", Kinara menuju pintu kamar lalu menguncinya.
"Apa..?",
"Mommy sama mbak Sharen lagi debat ...",
"Soal..?",
"Kan tadi mommy tanya, kenapa tiba-tiba mbak Sharen pulang. Biasanya kan kalo kesini ngabarin dulu...",
"Terus..?",
"Ya mbak Sharen kayaknya tersinggung. Dikiranya Mommy nggak suka kalo mbak Sharen ada di rumah ini..",
"Mereka berantem?",
"Nggak.., cuma salah paham aja..
Kan mommy juga tadi ngasih masukkan, kalo misal lagi berantem sama Tante Farah, ya udah ngalah aja. Namanya juga mertua..,
eh mbak Sharen nggak terima..mungkin karena hamil jadi sensitif..",
"Menurut kamu, selama kamu jadi menantunya Mommy, Mommy gimana ke kamu?",
"Kok jadi bahas Kina sama Mommy? kan kita lagi bahas Mommy sama mbak Sharen...",
"Ya udah, jawab aja..mas pengen denger..",
"Nggak gimana-gimana mas, Mommy baik.., mommy juga sayang sama Kina..",
"Kamu tau nggak?",
"Apa..?",
"Mas selalu bilang ke Mommy...,
kalo Mommy tuh beruntung punya menantu kayak kamu. Selain cantik, baik, pinter, berpendidikan, kamu juga sabar ngadepin anak laki-lakinya yang mode grudak grusuk nggak sabaran kayak mas ini...",
"Mas bilang gitu sama Mommy..?",
"Iya...",
"Mas..,nanti dikiranya Kinara ngadu yang nggak-nggak ke mas Javas..",
"Nggak kok.., mas udah bilang kalo kamu tuh nggak pernah bilang atau ngadu macem-macem..
mas cuma nggak pengen aja kalo kamu sama Mommy tuh ada salah paham. Kalian berdua tuh perempuan yang sangat berarti dalam hidup mas.
Mas nggak bisa milih diantara kalian.., kamu istri, Mommy adalah orang yang melahirkan mas. Kalian punya andil masing-masing dihidupnya mas...",
"Makasih mas..,
terus seperti ini ya mas. Ajari Kina jadi istri Sholihah, dan Kina dampingi mas menjadi anak yang berbakti pada kedua orang tuanya mas Javas, terutama Mommy...",
"Iya sayang.., terus disamping mas ya...",
"Iya mas..
Hmmm mas kayaknya udah dulu ya..
tuh si pangeran nya udah mulai ngantuk, perlu di puk-puk dulu..biar bisa tidur..",
"Ya udah, kamu jangan lupa istirahat ya. Kalo perlu ikut tidur sama Zee..
nggak usah mikirin Mommy sama Kak Sharen. Mereka emang suka berantem, nanti juga balikan lagi kok..",
"Iya mas..
Mas hati-hati ya..",
"Iya sayang,
__ADS_1
i love you...",
"I love you, too..",