Istri Pura - Pura ( Bukan Perawan Tua )

Istri Pura - Pura ( Bukan Perawan Tua )
Mine...


__ADS_3

Kinara menangis, sesaat setelah dia mengirimkan balik uang yang Javas kirimkan untuknya. Kinara menjauh, tapi dia rindu. Kinara benci tapi dia cinta.


"Kenapa nangis..?",


"Nggak apa-apa...",


"Inget sama suami..?",


Kinara mengangguk.


"Kalo mau pulang, nggak apa-apa. Jangan dipaksain kalo kamu nggak bisa jauh dari dia...",


"Aku bisa.., emang belum terbiasa aja..",


"Mau sampai kapan kayak gini terus..? sampe anak kamu lahir..?",


Kinara mengangguk.


"Kamu mau berjuang hamil seorang diri?",


"Iya.., biarin mas Javas hidup dalam dunianya sendiri..",


"Jangan gitu Na..,anak kamu butuh papa nya..",


"Tapi, papa nya nggak menginginkan anak ini..",


"Dia pasti sedih, pasti dia juga kepengen liat anaknya..",


"Nggak perlu..",


"Kamu pengen pisah..?",


"Setidaknya nunggu anak ini lahir...",


"Kamu perlu banyak waktu aja. Nggak apa-apa kalo mau menjauh kayak gini. Setidaknya kamu bisa mikirin mateng-mateng. Kalo kamu emang mau pulang, nggak apa-apa...",


"Aku pengen disini aja..",


"Ya udah..,


makan dulu yuk.., kamu pasti laper kan?",


"Makasih...",


Javas hampir saja menjatuhkan ponselnya ketika dia membaca notifikasi. Ternyata, istrinya mengirimkan kembali uang yang dia kirim untuk Kinara.


"Iya sayang.., mas emang jahat, tapi kamu pulang ya..",


Tidak gentar, Javas kembali mengirimkan uang untuk Kinara. Bukan soal nominal sebenarnya, tapi pesan yang ingin dia sampaikan.

__ADS_1


M-Transfer BERHASIL 12/12 10:20:16 Ke 1234xxxxxxxx


KINARA PRA. Rp. 20.000.000,- Berita. Pulang Sayang, Mas Kangen


Ref 73846***


M-Transfer BERHASIL 12/12 10:21:06. Ke 1234xxxxxxxx


KINARA PRA. Rp. 20.000.000,- Berita. Mas Minta Maaf


Ref 93647***


M-Transfer BERHASIL 12/12 10:21:52. Ke 1234xxxxxxxx


KINARA PRA. Rp. 20.000.000,- Berita. Syg, km dimana?


Ref 103747***


M-Transfer BERHASIL 12/12 10:22:15 Ke 1234xxxxxxxx


KINARA PRA. Rp. 20.000.000,- Berita. Mas susul, mas kangen


Ref 264748***


M-Transfer BERHASIL 12/12 10:23:36. Ke 1234xxxxxxxx


KINARA PRA. Rp. 20.000.000,- Berita. Syg, jgn siksa mas kyk gini


M-Transfer BERHASIL 12/12 10:24:17. Ke 1234xxxxxxxx


KINARA PRA. Rp. 20.000.000,- Berita. Mas bisa gila..


Ref 582737**


Javas menggenggam ponselnya, berharap Kina akan mau membalas pesannya kembali. Tapi, sayang. Hingga hampir satu jam lamanya, belum ada balasan dari Kinara.


Tidak ada yang bisa Javas lakukan di rumahnya, selain meratapi nasib malangnya. Baru saja mengetahui dirinya yang sebentar lagi menjadi Papa, tapi harus dihadapkan dengan kenyataan bahwa istrinya saat ini kabur karena muak dengannya.


Ponselnya berbunyi, Javas buru-buru memeriksanya. Bukan dari Kina, justru dari Daddy nya.


"Vas.., dimana?",


"Di kamar Dad, ada apa..?",


"Bisa ke rumah sakit..?",


"Nggak dulu Dad.., Javas pusing mikirin Kina.., kepala rasanya udah kayak mau pecah..",


"Sekarang Vas..",

__ADS_1


"Kenapa Dad..?",


"Suruh nganterin mamang sekarang..",


"Mine........",


"Mine kenapa Dad..?",


"Makanya kamu kesini...",


"Bentar-bentar Dad...",


Memikirkan istrinya, tapi juga masih mempedulikan keadaan Mine. Itu lah Javas. Tapi, dari nada bicara Daddy sepertinya ada sesuatu yang terjadi dengan Mine.


Javas buru-buru mengganti kaos yang dipakainya, dengan kaos lengan panjang. Dia bergegas memanggil salah satu drivernya untuk mengantarkannya ke rumah sakit milik keluarganya, tempat Mine di rawat.


"Dad.., Mine jadi di pindahin..?",


"Nggak..,


kamu masuk aja..",ucap Daddy menyuruh Javas untuk


Tante Farah menangis dipinggir ranjang. Om Aldo pun demikian, hanya Nathan yang terlihat khusuk berdoa.


Pandangan Javas beralih pada gadis cantik yang sekujur tubuhnya sudah dipenuhi alat.


"Mine...", ucap Javas.


Om Aldo berdiri dari duduknya.


"Vas.., Om udah ikhlasin Mine.., udah nggak ada harapan lagi Vas.., tapi Mine masih bertahan. Mungkin, dia nunggu kamu...", ucap Om Aldo, yang tak kuasa membendung Ari matanya. Javas mendekati Mine, dia menggenggam tangan gadis itu.


"Mine...,


Ini kak Javas.., kak Javas udah disini cantik... Kamu nunggu kak Javas ya? Maaf kak Javas juga lagi sakit...,


Mine.., kamu mau terus berjuang kan? ayo buka mata, kamu usaha lagi buat lawan. Jangan mau kalah..., kamu kuat, kamu hebat, kamu pasti bisa...kak Javas disini, Kakak temenin kamu sampe sembuh..",


Mine meresponnya dengan sedikit mempererat tautan tangan mereka.


"Ayo buka mata, kak Javas disini, kak Javas pasti temenin kamu...


Tapi, kalo kamu udah capek, kamu mau istirahat. Ya udah, nggak apa-apa.., kak Javas ikhlas kalo Mine mau pergi duluan...",


Mine meresponnya kembali, namun dengan nafasnya yang berhembus dengan cepat dan pendek. Tante Farah, histeris. Berbeda dengan Nathan yang menuntun adiknya dengan lafadz Allah. .


Mine menghembuskan nafas terakhirnya.


"Mine..., mine...", ucap Javas.

__ADS_1


"Mine..., mine..jangan tinggalin mama sayang..., jangan pergi nak.......",


__ADS_2