
Hari ini adalah hari pertama sekaligus hari yang paling sibuk dalam serangkaian prosesi pernikahan Sharen dan Nathan. Siang nanti diadakan pengajian dilanjutkan siraman. Malamnya akan ada acara Midodareni, sekaligus malam seserahan. Dimana Nathan dan keluarganya akan bertamu ke rumah pengantin perempuan dengan membawa seserahan.
Pagi ini, rumah Sharen sudah ramai oleh kru vendor yang mempersiapkan acara pengajian siang nanti. Rumah yang berhalaman luas sudah di sulap menjadi venue, yang dihiasi oleh dekorasi bunga-bunga yang sudah dihias sedemikian rupa.
Oh ya, ada yang lucu lagi dari seorang Nathan. Baru saja malam tadi Sharen tenang, sekarang sudah dibuat kesal kembali.
"Mas...",
"Halo sayang...",
"Yank.., kok aku WA dari tadi cuma centang 1, kenapa? paket datanya abis ya? kan bisa pake Wi-Fi rumah..., aku bingung..daritadi WA tapi centang 1 aku pikir HP nya baru dicharger....",
"Nggak sayang...",
"Terus kenapa? apa jangan-jangan nomor aku, udah diblok?",
"Mana ada ngeblok nomornya istri tercinta..",
"Iya, terus kenapa..?",
"Paket datanya masih sayang..",
"Terus.., I-phon*e nya rusak, bisanya cuma teleponan kayak gini?",
"Mana ada rusak, kan baru beli..",
"Iya terus kenapa? jangan bikin aku nebak-nebak. Wi-finya mati? lupa dibayar sama orang rumah? siniin nomornya, biar Sha yang isiin..",
"Aman sayang..."
"Terus kenapa..?",
"Aku sengaja matiin data sama WiFi..",
__ADS_1
"Kenapa? jawab do-ooong...jangan bikin aku penasaran.., apaan sih yank..",
"Ya karena aku nggak mau liat wajah kamu..",
"Astagfirullah..., emangnya kenapa sih mas? jijik ya liat aku? bikin wudhu batal kalo liat muka aku? atau bikin muntah? kenapa sampe segitunya sih..?",
"Ya kita ketemunya besok pas hari H secara langsung...",
"Emangnya mas nggak kangen sama aku..?",
"Ini kan lagi teleponan..",
"Beneran nggak kangen?",
"Kangen banget sayang...
sama pelukan, ciuman kamu, apalagi sama manjanya kamu, ******* kamu juga kangen banget..",
"Ya pasti nanti orang-orang yang ada dikontak aku juga bikin status.., isinya pasti kamu.., yakin aku.. diinstgrem di tok-tok juga isinya kamu...",
"Tinggal di skip kan bisa..",
"Nggak bisa, kalo liat kamu dari Hape, bisa-bisa aku nekad kesana..",
"Lebay...",
"Kesiksa sayang...",
"Ya tanggung sendiri. Siapa suruh kayak gitu..? kan nggak ada.., mas aja yang maunya nyiksa diri sendiri..",
"Tinggal sehari doang sayang.., sabar-sabar..",
"Untung ya aku cinta..",
__ADS_1
"Kesel...?",
"Pasti lah.., udah tau kangen tapi sok-sokan kayak gitu..",
"Pengen surprise aja liat kamu besok.., biar kangennya itu terbayarkan.., kan kalo gini aku jadi semangat..",
"Ya udah kalo gitu, nggak mau aku nggak mau bahas.
Mas udah makan..?",
"Udah sayang..
kamu..?",
"Udah juga, ini mau mulai di make up dulu..",
"Jam segini udah mau di make up..?",
"Iya lah, kan beda cowok sama cewek. Mamah Farah juga udah mau mulai di make up kan buat pengajian..?",
"Iya kayaknya tadi sih gitu..",
"Ya udah, adinda sudah tenang karena udah denger suara kakanda. Adinda mau di make up dulu ya..",
"Iya adinda ku, cintaku, sayangku istriku...",
"I love you, mas...",
"Love you, too sayang...",
Sharen menutup teleponnya. Tingkah suaminya memang aneh, untungnya dia cinta jadi tidak mengapa. Toh, yang tersiksa juga dirinya sendiri.
Singkat dulu ya
__ADS_1