
Akhir pekan adalah hari yang sangat berharga bagi keluarga Rendra Perdana. Dimana, seluruh anggota keluarga bisa berkumpul. Sharen dan Javas yang free dari segala rutinitasnya, serta si kecil Jaz yang libur sekolah. Kesempatan emas ini tidak mereka gunakan untuk piknik atau sekedar keluar bersama. Tapi, memilih untuk berada di rumah. Sekedar mengobrol ringan, yang penting bisa berkumpul bersama.
Seperti yang dilakukan oleh Sharen, saat ini dia sibuk membantu mommy dan Maid yang sedang menghabiskan waktu untuk memasak.
"Sha...",
"Ya mom..",ucapnya sambil tetap mengaduk-aduk sayuran yang dia buat.
"Mommy akhir-akhir ini liat kamu kok sering pulang telat, kenapa?",
"Kerjaan lagi banyak mom.., butik juga alhamdulillahnya dapet pesanan seragam nikahan teman Sha, yang model itu loh mom..",
"Siapa?",
"Valerie..",
"Oh.., lho jadi nikah?",
"Jadi dong, calon suaminya bule. Ganteng.., tapi sayangnya beda agama..",
"Berarti nikahnya di luar?"
"Iya mom.., tapi resepsi di Bali..",
"Sha.., siapapun pilihan kamu, yang penting seiman sama seaamiin ya nak..",
"Iya mommy.., doain ya..",
"Masih komunikasi sama Bian?",
"Hmmm, masih tapi nggak sesering sebelum putus..",
"Kenapa nggak balikan aja sih Sha? Bian sayang banget loh sama kamu..",
"Nanti keulang lagi masalahnya mom..",
"Bian sempet menghubungi mommy..",
"Buat apa?",
"Ya dia pamitan, bilang kalo udah putus sama kamu.., sebenernya masih sayang banget sama kamu...",
"Kak Bian over cemburunya mom..",
"Cemburu dalam suatu hubungan itu wajar Sha..",
"Iya.., Sha tau kok..",
"Pikirin lagi ya.., mommy menyayangkan kalo kalian sampe putus beneran..",
"Udah jalannya kayak gini mom.., Sha kan pernah bilang, kalo jodoh nggak kemana..",
"Iya sayang..,
kabarnya Nathan, gimana?",
Sharen menggeleng.
"Nggak tau, mommy kok tanyanya ke Sharen.., bukan ke Tante Farah atau ke Luna aja..",
"Loh.., emangnya kamu nggak pernah komunikasi sama Nathan?",
Sharen menggeleng lagi.
"Sama sekali mom..",
"Kenapa nggak kamu duluan yang hubungi Nathan?",
"Takut ganggu aja mom.., lagian kenapa nggak dia aja yang hubungi Sharen duluan?",
"Nathan tau kamu disini juga sibuk.., mungkin dia juga pikir, takut ganggu kamu..",
"Alasan..",
"Kalo sudah tiada baru terasa, tapi kalo ada.., kalian kayak tom and Jerry berantem mulu..",
__ADS_1
"Hehe iya mom..
Sharen mau instropeksi juga mom.., nggak mau dikit-dikit Nathan. Kasian.., dia kan punya kehidupan sendiri..",
"Nathan emang baik banget anaknya.., padahal tuaan kamu, tapi lebih dewasa Nathan..",
"Apaan.., orang cuma beda seminggu doang lahirnya, dibilang tua.."
Kinara tiba-tiba muncul dari dalam rumah, lalu ikut bergabung bersama Sha dan mommy Aira.
"Wah.., baunya enak banget mbak..",
"Iya.., ini masakin buat jagoan di luar, dokter mau bantuin masak? bisa masak nggak..?",
"Bisa mbak, sedikit-sedikit.., tapi nggak jago-jago banget..",
"Dok.., kok pacarnya nggak pernah kesini lagi? apa jangan-jangan, putus kayak Sharen?",tanya Aira.
"Loh mbak Sharen putus sama mas.......", Dokter Kinara mencoba mengingat nama mantan kekasih Sharen.
"Kak Bian..",
"Oh iya.., mas Bian.., duh saya lupa..",
"Iya dok.., kenalin dong sama temennya dokter, siapa tau ada yang nyantol. Kan enak tuh kalo punya pacar atau suami dokter, kalo sakit bisa dirawat..",
"Wah.., kayaknya nggak ada yang lebih ganteng dari mas Bian mbak..",
"Bisa aja..
Dokter jomblo, juga?",
"Masih dong mbak..",
"Loh kirain udah putus.., karena nggak pernah kesini lagi.., dokter juga udah nggak pernah izin sama saya kalo mau keluar sama pacarnya..",sahut Aira.
"Sementara pacarannya virtual dulu Bu Aira..",
"Masih belum dapet restu ya dok?", tanya Sharen kali ini.
"Nggak direstui? kenapa? beda agama?",
"Beda kasta Bu..",
"Udah nggak jamannya Majapahit kok masih ada kasta-kastaan segala. Punya menantu dokter kan seharusnya bersyukur.., emang maunya punya mantu yang kayak gimana? yang punya rumah sakit? Sharen dong kalo gitu yang cocok..", Aira sedikit jengkel tapi lagi-lagi seperti menyindir putrinya yang saat ini sedang berstatus sebagai jomblo.
"Sha juga ogah sih kalo punya mertua yang mandang derajat mom..",
"Keluarga saya nggak utuh Bu.., ibu sudah nggak ada.., cuma punya nenek sama adiknya ibu. Mereka maunya punya besan dari keluarga terpandang, bukan seperti saya yang berasal dari orang biasa. Kuliah aja ngandelin uang peninggalan almarhumah ibu..",
"Nggak apa-apa dok.., pertahankan selagi dokter mampu, kalo nggak.., udah lepasin aja. Masih banyak emak-emak yang mau jadiin dokter menantu.., oke...", ucap Sha yang berusaha memberikan semangat kepada Sharen.
"Wah anak mommy udah dewasa..",
"Iya dong..",
Sedangkan para lelaki, setia pada hobby yang kebetulan satu suara. Yaitu, otomotif. Javas dan Daddynya sedang mengotak-atik moge milik Javas yang rencananya akan di modifikasi. Tak ketinggalan Jaz yang ikut nimbrung, tapi tidak mudeng dengan obrolan antara Dad dan kakaknya.
"Ini namanya apa Dad?",
"Itu namanya baut..",
"Kalo ini, apa?",
"Busi..",
"Kalo ini apa Dad?",
"Kunci inggris..",
"Kalo kunci Indonesia yang mana Dad?",
"Dasar tuyul..", gumam Javas yang mendengar pertanyaan lucu dari adiknya.
Dad Rendra mengusap rambut putra bungsunya sambil menahan tawanya.
__ADS_1
"Nggak ada yang namanya kunci Indonesia.., adanya cuma kunci inggris..",
"Kenapa di namain kunci Inggris Dad? dibuat di Inggris?",
"Nggak tau, sana ah masuk ke dalem. Tanya sama kak Sharen, pasti dia tau deh Jaz..",
"Jaz masuk dulu ya kak...
Bye Daddy..",
"Nggak usah lari nak..",
Jaz masuk kedalam rumah disusul oleh pengasuhnya. Sedangkan Javas masih asyik dengan Mogenya.
"Bengkel, gimana Son?",
"Lumayan Dad..,rame seperti biasa..",
"Nggak mau gabungan sama bengkelnya Dad?",
"No.., Javas nggak mau ada tanggungan sama Dad..",
"Dad serahin sepenuhnya sama kamu..",
"Nggak dad.., putra Dad bukan cuma Javas, ada Jaz juga. Dia juga kayaknya suka otomotif. Kalo dia udah SMA juga nanti kayak Javas dulu. Balapan, uangnya dikumpulin.., buka bengkel.., udah.., fokus disitu..",
"Kalo perlu bantuan, minta tolong sama Om Arif..",
"Iya Dad makasih..",
"Gimana pacarannya? lancar?",
"Terhalang sinyal, waktu dan jarak..",
"Iya itu resiko LDR..",
"Dad pernah LDR nggak?",
"Pernah, akhirnya putus..",
"Sama Tante Ernest?",
"Iya..,
ketemu sama mommy kamu.., udah feeling kalo mommy itu tulang rusuk Dad.., pacaran bentar, nikah diam-diam.., akhirnya direstui.., langgeng sampe sekarang..",
"Bisa gitu ya..",
"Pacaran lama-lama bukan menjamin nikahnya sama dia kan..jodoh itu misteri..",
"Iya.., bener Dad.., tapi mudah-mudahan jodoh Javas emang Mine, jadi Dad bisa besanan sama Om Aldo..",
"Mau siapapun pilihan kamu, Dad selalu dukung.."
Sharen merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur. Hari ini adalah hari libur yang melelahkan baginya. Disaat tubuhnya yang sangat lelah dan sudah waktunya untuk istirahat malam, dirinya terganggu dengan suara hape yang berbunyi dari tadi. Sharen membukanya, dan ternyata ada ratusan notifikasi dari akun instagramnya.
Sharen membaca satu persatu komentar yang menge-tag akunya. Dan, ternyata Sharen sedang menjadi bahan perbincangan salah satu akun gosip yang memposting foto, blur dan kurang jelas. Namun, Sharen sudah tahu apa yang terjadi dari satu persatu komentar yang tertera disana. Tidak heran jagat maya heboh, meskipun bukan fotonya yang dipajang, namun ini ada hubungannya dengan Sharen. Meskipun hanya selebgram, namun namanya sudah dikenal oleh banyak orang. Fashion stylist, designer, model, bintang iklan, dan pengusaha. Beberapa profesi yang sekaligus ditekuni oleh Sharen.
"Apalagi ini..., ckckck..", keluhnya.
Spoiler
"Halo..",
"Apa kabar Nath..?",
"Gimana perasaan kamu? sedih? kamu putus ya? jangan nangis...nggak ada aku disana yang nemenin kamu..",
"I'm okay..
Kamu tau darimana kalo aku putus?",
"Nggak usah peduliin berita diluar sana. Fokus aja sama kehidupan kamu, kalo perlu majuin aja jadwal liburannya, biar kamu happy..",
"Makasih Nath.., aku baik-baik aja kok..nggak apa-apa..",
__ADS_1
Lanjut besokš¤