Istri Pura - Pura ( Bukan Perawan Tua )

Istri Pura - Pura ( Bukan Perawan Tua )
Kepergok..


__ADS_3

Jam menunjukkan pukul 05.30 pagi, dan saatnya Sus Sri untuk membangunkan anak asuhnya. Eljaz memang sudah dilatih untuk tidur malam sendiri, hanya jika meminta, barulah Sus Sri menemani di kamar. Sus Sri masuk tanpa mengetuk pintu karena kamar Jaz memang tidak pernah dikunci.


"Jaz.., bangun yuk sayang..", ucapnya dengan membuka pintu.


Tapi, alangkah kagetnya sus Sri. Bukannya Jaz yang berada di atas kasur, tapi sepasang suami istri yang dalam keadaan tidak senonoh. Sus Sri yang kaget sampai berteriak.


"Aaaaaaaaaaaaaa..........",


Spontan, Sus Sri berteriak. Dia kira salah masuk kamar, tapi dia juga yakin ini memang benar kamar Jaz.


Sus Sri keluar, lalu menutup pintu kamar Jaz kembali. Jantungnya seperti mau copot. Kehadirannya sepertinya mengganggu Javas dan Kina yang sedang bermesraan.


"Kenapa nggak ditutup sih.., kan aku jadi liat.." gumamnya.


"Terus Jaz ada dimana?",


Sus Sri bersungut-sungut antar malu tapi juga jengkel.


Ingin mencari Jaz di kamar Mom dan Dad, tapi dia takut jika kehadirannya lagi-lagi mengganggu kemesraan suami istri. Mencari aman, Sus Sri mencoba mencari keberadaan Jaz di kamar Sharen.


Tok..tok..tok..


Sus Sri mengetuk kamar Sharen, dan tidak lama kemudian ada suara sahutan dari dalam yang menyuruhnya untuk masuk.


"Oh.., disini ya ternyata ..",


"Iya.., kok tiba-tiba masuk sus? aku kaget loh. Tadi malem aku udah tidur, bangun-bangun malah ada tuyul..",


"Saya juga nggak tau mbak..",


"Ya udah, biarin dia tidur. Hari ini kan libur. Siapin bajunya aja sus..",


"Iya mbak.., nanti ya..",


"Eh bawa sini aja sus, palingan dia juga minta mandi disini..",


"Iya mbak.., nanti aja..",


"Kenapa? kok mukanya suster kayak shock gitu?",


"Hmmmm...",


"Liat hantu..?",


"Nggak mbak..",


"Terus..?",


"Liat mas Javas sama mbak Kina di kamarnya Jaz..",


"Oh..", jawabnya singkat


"Hah??? kok bisa?",ucapnya setelah menyadari maksud kata-kata sus Sri.


"Nggak tau.., saya masuk.., terus liat mereka mbak, ada di kamar Jaz.., lagi anu....",


"Apa..?"


"Mau bikin keponakan buat mbak Sharen..",


"Hahhh???, sus Sri liat apa?",

__ADS_1


"Mbak Kina lagi di atasnya mas Javas..",


"Hahhhh???",


"Kok hahhh? jantung saya sampe mau copot ini mbak.., kaget..",


"Astaga..,, makanya Jaz bisa tidur disini.., kamar mereka kenapa emangnya?",


"Ya nggak tau.., pokoknya saya marah ya sama mbak Kina..",


"Kenapa?",


"Mata saya ternodai mbak.., sebagai seorang jomblo saya juga tersakiti. Dunia kan bukan milik mereka aja mbak..",


"Waduh.., bahasanya sus.., saya aja yang jomblo biasa aja..",


"Mbak Sharen kan cantik.., pasti banyak yang antri..",


"Ya udah, mbak Sus balik ke kamar Jaz aja..",


"Nanti kalo mereka masih disana, gimana mbak?",


"Nggak mungkin, Javas sama Kina pasti udah balik ke kamarnya . Sus Sri ketuk dulu aja pintunya...",


"Iya mbak..",


"Oh ya nanti Jaz disiapin baju pergi ya, hari ini mau ke rumahnya Om Revan..,sus Sri juga ikut..",


Sementara itu, diwaktu yang sama. Kina yang hendak turun dari tubuh Javas, dibuat kaget dengan kedatangan sus Sri yang tiba-tiba masuk ke dalam kamar Jaz. Mendengar teriakkan Sus Sri, Kina seperti maling yang ketahuan mencuri.


"Tuh kan mas.., pasti sus Sri jadi salah paham..",


"Salah sendiri, masuk nggak ngetuk pintu dulu..",


"Oh iya..lupa..",


"Astaga mas.., kita belum sholat..", ucapnya langsung bergegas turun dari tubuh Javas. Kina langsung buru-buru keluar.


"Na.., tunggu..",


Sharen memandang Kinara dan Javas dengan wajah jengkel. Sama dengan sus Sri, Sharen juga gregetan dengan Kinara dan Javas yang bermesraan tapi tidak kenal tempat.


"Mom.., tadi malem ada yang nyasar..",


"Nyasar? siapa?",


"Coba deh tanya si tuyul..",


"Kenapa ikut-ikutan Javas sih.., Jaz itu adik kamu, bukan tuyul..",


Kinara menundukkan kepalanya, ketika disindir seperti itu oleh Sharen. Sedang Javas masih dengan gaya khasnya. Tetap stay cool.


"Jaz.., tadi malem nyasar? boboknya ngelindur ya?", tanya Aira.


"Nggak mommy.., Jaz emang bobok di kamar kak Sha.., karena kak Javas yang nyuruh..",


"Loh kok kak Javas..?",


"Iya.., gara-garanya kak dok semalem ketiduran di kamar Jaz terus kak Javas nggak bisa tidur di kamarnya. Kata kak Javas, kalo nggak mau liat kak dok sedih, Jaz harus ngebolehin kak Javas tidur di kamar Jaz, nemenin kak Kina.., liat kan? kak Kina udah nggak sedih lagi kan mom..?",


Iya Jaz, tapi kak kina malu. Huhuu, pasti mbak Sus udah cerita sama mbak Sharen.

__ADS_1


Kina seperti padi, makin merunduk. Sedang Javas masih meneruskan kegiatan makannya.


"Oh gitu..", ucap Mommy Aira sambil melihat ke arah Javas dan Kina.


"Ada yang ke gap mom..., sus Sri langsung ganti spreinya Jaz.., takut terkontaminasi.."


"Apaan.., Javas sama Na juga nggak ngapa-ngapain..",sahut Javas.


"Siapa yang ngejamin.., orang mbak Sus mergokin kalian lagi...."


"Ssshuuutttt.., jangan diterusin Sha, ada Jaz..",


"Parah kamu Vas.., liat tempat dong.."


"Udah tau kalo lagi di kamar Jaz.." jawabnya cuek.


Kina semakin malu, apalagi pandangan Dad dan Aira mengarah kepadanya.


"Na.., kamu kenapa dari tadi diem..?",


"Hah? nggak mbak.., ini mau beresin piring kotor..", Kina langsung beranjak, mengambil piring sisa makannya, langsung dia bawa ke belakang. Hanya piring bekasnya, sedangkan piring anggota keluarga yang lainnya dia biarkan begitu saja, termasuk punya Javas.


Melihat menantunya yang terlihat malu, Aira langsung memperingatkan Sharen untuk tidak lagi meledek Kina dan Javas.


"Udah Sha.., jangan gitu. Kasian adik ipar kamu, pasti malu..",


"Sha kesel mom..",


"Makanya nikah.., biar bisa kayak gitu..", ledek Javas.


"Belum ada calonnya.., ih..., harus ya bilang gt terus..",


"Shuut.. udah tuh Kina udah balik, diem ya Sha..",


Kina kembali duduk di kursinya. Namun, Jaz langsung mendekat ke arahnya, meminta untuk dipangku.


"Na.., abis ini kita ke shopping terus ke rumahnya Om Revan.., free kan?",


"Iya mom..",


"Jaz mau ikut mommy atau nyusul, bareng Dad sama kak Vas?",


"Sama kak dok..", jawabnya.


"Berarti ikut mom, kak Sha, sama kak Na ya..",


"Iya mommy..",


"Tapi nggak boleh rewel ya..",


"Oke mommy..",


Spoiler :


"Na.., kita belum selesai ngobrol..",


"Apa mas..?",


"Aku tadi udah jujur, sekarang giliran kamu..",


"Jujur soal?",

__ADS_1


"Perasaan kamu..",


Lanjut nanti malam ya kalo bisa


__ADS_2