
Setelah keluar dari ruangan dokter, Kinara terus saja diam. Javas yang mengajaknya mengobrol juga hanya di balas seadanya. Javas tahu apa yang ada di benak istrinya, tapi dia juga tidak ingin membahasnya, kecuali Kinara yang memulainya.
Kinara sesekali melirik suaminya yang sedang mengemudi. Raut wajahnya biasa, justru sangat terlihat tampan dengan kacamata hitamnya. Dengan sedikit takut, Kinara mencoba membuka obrolan. Diawali dengan menyapa lembut suaminya.
"Mas..", ucapnya dengan menyentuh tangan Javas yang berada di atas persneling.
Javas menoleh sambil melepas kacamatanya. Kinara terhipnotis dengan wajah tampan suaminya, yang meskipun setiap hari dia lihat,bisa dia sentuh bahkan mencium, tapi selalu saja membuat hatinya deg-degan.
"Kamu pengen sesuatu..? mau mampir kemana?", tanya Javas.
"Enggak...",
"Terus apa?",
"Mas kecewa ya..?", tanyanya.
"Kecewa kenapa..?",
"Kecewa karena anak kita laki-laki lagi...",
Javas menanggapinya hanya dengan senyuman.
Hari ini adalah jadwal Kinara untuk check up kehamilan. Di usia kehamilannya yang sudah memasuki usia 4 bulan, jenis kelamin anak kedua mereka sudah terlihat. Dan, adik Zee ternyata berjenis kelamin laki-laki. Itu artinya, Kinara dan Javas akan mempunyai dua putra.
"Emang mas keliatan kecewa atau marah..?",
"Tapi, mas keliatan kesel...",
"Mas kesel, karena dokternya nyaranin buat lahiran normal...",
"Ya kan Kinara bisa lahiran normal mas kayak dulu pas lahiran Zee.."
"Enggak..kalo ini operasi aja, mas nggak kuat kalo nemenin kamu lahiran lagi.., mas nggak tega.."
"Ya udah, nggak usah ditemenin aja kalo gitu..",ucap Kinara kesal.
"Oh..nggak bisa.., mas harus tetep nemenin, tapi untuk anak kedua kita, kamu lahirannya operasi aja",
"Mas tau nggak?kalo operasi tuh pulihnya lama..,
udah gitu sakit mas..",
"Kan sekarang udah ada metode baru..
__ADS_1
kamu pikir mas nggak tau..?",
Kinara lantas diam. Kalo Javas sudah menginginkan sesuatu, pasti suaminya akan terus- terusan berusaha.
"Nggak usah kesel..
Mas ngelakuin ini karena mas nggak tega sama kamu.
Kalo kamu ngira mas kecewa kalo anak kita laki-laki, kamu salah besar. Mas justru seneng, jadi garis keturunan kita bertambah. Kamu, jadi perempuan paling cantik di keluarga kita...",
"Mas nggak pengen punya anak perempuan?",
"Pengen...,
habis ini nanti gas lagi...",
"Katanya nggak tega kalo Kinara kesakitan..",
"Sampe kita punya anak perempuan ya sayang, pasti persis cantiknya kayak kamu..",
"Nanti dipikir dulu.., ini aja masih di dalam perut..",
"Dua tahun lagi ya.."
"Nggak..habis ini kita program anak perempuan..",
"Kalo jadinya laki lagi..?",
"Nggak apa-apa.., coba lagi aja sampe punya anak perempuan..",
"Tapi..mas beneran nggak kecewa?",
"Nggak sama sekali....,
mau laki mau perempuan, itu anak mas, anak kita yang lahir dari rahim kamu. Yang penting kamu sehat, bayi kita juga..
tapi, mas minta sama kamu..,
habis ini lagi ya.., jangan ditutup dulu pabriknya..",
Kinara mengangguk.
"Tapi kasih jarak dulu ya mas..,
__ADS_1
paling nggak kalo umur adiknya Zee nanti udah dua tahun..., baru isi lagi...",
"Oke..nanti kita cari dokter terbaik buat program anak ketiga kita, biar dapet cewek. Habis itu, udah. Kita besarin mereka sama-sama..",
"Iya..
mas mau kasih nama siapa?",
"Siapa? adek Zee?",
"Iya..namanya siapa?",
"Bukannya kamu yang biasanya kasih nama?",
"Kali ini mas aja...",
"Nanti mas cari nama yang bagus buat anak kita sayang...",
"Jangan yang aneh-aneh ya mas..",
"Nggak dong..
namanya yang pasti nggak kalah kerennya sama nama Zee.. ",
"Mas.., Kina pengen makan jajanan pasar...",ucapnya tiba-tiba.
"Jajan pasar?",
"Kue tradisional mas.., pengen banget...",
"Terus yang jual dimana?",
"Di perempatan itu belok kanan, nanti ada pasar mas, pinggir jalan itu biasanya banyak yang jual..",
"Higienis nggak?",
"Bersih kok.., biasanya Kina juga minta tolong Mamang beli disitu.., mampir ya mas..",
"Iya sayang...,
kita kesana.., mas nggak mau anak kita nanti ileran...",
Kinara tersenyum renyah, suaminya yang dulunya dingin ternyata sudah berubah. Javas menjelma sebagai sosok suami yang penyayang . Suami dan Papa yang sangat bertanggung jawab untuk anak dan istrinya.
__ADS_1