Istri Pura - Pura ( Bukan Perawan Tua )

Istri Pura - Pura ( Bukan Perawan Tua )
Miss You


__ADS_3

Setelah selesai dengan pekerjaannya di Butik, dan jam sudah menunjukkan waktu makan siang. Sharen bergegas bertolak, menuju ke sebuah Cafe untuk bertemu dengan Gladys. Untuk apa? Entahlah, Gladys hanya mengatakan diujung telepon jika ingin mengobrol dengan Sharen.


Saat sampai di Cafe, rupanya Gladys sudah menunggunya.


"Sha.., duduk..",


"Udah lama kak?",


"Nggak.., baru sepuluh menitan..


Mau pesen apa?",


"Samain aja kak..",


"Oke..


Mbak.." Gladys mengangkat tangannya memanggil waitress ke tempat duduknya.


"Mbak mau pesen tambah satu lagi ya.." ucap Gladys.


Gladys beberapa kali terdengar mengambil nafasnya dalam. Sedangkan Sharen memang sengaja tidak bersuara, menunggu Gladys untuk menjelaskan maksudnya mengajak bertemu siang ini.


"Kakak minta maaf ya..", akhirnya sebuah kalimat terucap dari mulut Gladys.


"Untuk..",


"Kamu pasti tau apa maksudnya..",


"Oh.., maksudnya foto itu kak?",


"Nggak seperti yang kamu pikirin Sha..",


"Emangnya kakak tau yang Sha pikirin? Apa emangnya?",


"Aku sama Bian dari dulu dekat, tapi nggak ada hubungan lebih..",


"Sha udah tau.., kak Bian juga udah sering ngomong kayak gitu, dan aku coba buat ngertiin. Tapi, kenapa kalo Sha yang kayak gitu sama Nathan, kak Bian nggak terima? Kedekatan Sha sama Nathan jadi bahan berantem sama kak Bian. Serasa nggak adil kak..",


"Dia cemburu sama Nathan..",


"Kak Bian pikir, aku nggak cemburu sama kak Gladys? kak Gladys pikir, Vano nggak cemburu sama Kak Bian?",


"Aku udah putus sama Vano..",


"Sha udah tau.., kak Gladys pengen ketemu, cuma mau ngejelasin ini ya?",


"Iya.., aku nggak enak sama kamu..",


"Nggak apa-apa.., itu hak kak Gladys mau jalan sama Kak Bian..",


"Papa kira aku ada hubungan sama Bian..",


"Emang ada kan kak?",


"Nggak Sha..",


"Oh.., kirain kak Bian udah move on..",


"Foto kamu yang di feed IG nya nggak dihapus, cuma diarsipin aja. Dia nyesek katanya tiap liat foto kamu..",


"Kak Gladys cuma mau bilang kalo nggak ada hubungan apa-apa sama kak Bian? Atau ada hubungan tapi masih belum di publish aja?",


"Gimana bisa aku punya hubungan lebih sama Bian, sedangkan Papa aja udah ngelarang aku..",


"Kalo nggak dilarang, kakak mau kan?",


"Kamu kok gitu sih ngomongnya..",


"Santai aja Kak, nggak usah panik.., aku nggak apa-apa kok.., tapi tolong kasih jeda waktu dikit lagi ya. Seenggaknya tunggu sampe aku liburan keluar negeri.., jadi aku nggak akan liat kalian..",


"Udah ya Sha.., aku tuh kesini karena pengen jelasin ke kamu.., bukan debat..",


"Iya-iya..


Udah kan jelasinnya? aku percaya, meskipun nggak sepenuhnya. Aku udah berusaha buat move on kok


"Aku terganggu sama gosip yang beredar.., aku dimaki, dihujat, dikata-katain.., aku malu.


Papa marah banget sama aku..",


"Ya gimana.., namanya juga netizen..",


"Kakak mau minta sesuatu sama kamu..",


"Apa?",


"Tolong klarifikasi kalo aku bukan rebut pacar kamu, seperti apa yang Netizen pikirkan..",

__ADS_1


"Sebenarnya nggak perlu ada yang diklarifikasi kak..,karena emang foto yang beredar kan fotonya kak Bian sama Kak Gladys. Udah liat video yang terakhir kan?",


"Video apa Sha?",


"Makan es krim berdua, suap-suapan..",ucap Sharen lagi. Memang beredar video baru yang menunjukkan kedekatan intens antara Bian dan Gladys.


Gladys langsung memeriksa hapenya. Membuka kembali Instagram, mencari apa yang Sharen maksud. Gladys langsung menekan kepalanya begitu melihat video yang beredar.


"Mati aku..", ucapnya.


"Mau klarifikasi seperti apa kak? kayaknya percuma..",


"Please Sha.., bantu aku..",


"Bantu gimana sih?",


"Kakak harus gimana Sha? udah dihujat, nanti sampe rumah pasti diamuk lagi sama papa..",


"Untuk sementara nggak usah aktif di IG dulu, kalo perlu nonaktifin akun..,


Soal Pakdhe.., Sha juga nggak tau..",


"Bisa-bisa dicoret dari KK Sha..",


"Siapa suruh mutusin Vano, padahal udah direstui..",


"Kenapa jadi bahas Vano?",


"Ya nggak apa-apa..,pengen aja bahas Vano..",


Kalau kalian pikir Sharen akan marah atau membenci kakak sepupunya. Kalian semua salah. Sharen masih bersikap baik pada Gladys. Sepupunya tidak salah, itu haknya untuk jalan bersama mantan kekasihnya. Hanya saja, Sharen beranggapan ini terlalu cepat. Padahal, baru beberapa hari yang lalu dia putus dengan Bian. Seharusnya ini adalah waktu untuk instropeksi diri, apalagi bagi Bian yang sempat mengajaknya untuk kembali bersama. Tapi, ternyata itu semua hanya omong kosong.


"Aku sama Kak Bian memang udah putus ya guys. Nggak ada yang direbut, ditikung atau diselingkuhi. Hak kak Bian dan Kak Gladys untuk jalan bersama, entah sebagai teman atau pasangan.


Hubunganku sama Kak Gladys tetap baik.., begitu juga dengan kak Bian. Kami semua baik-baik aja.


Tolong di sematkan ya min..",


Sharen akhirnya berkomentar disalah satu akgos yang memposting video yang beredar. Semoga apa yang dilakukan Sharen sedikit meredam netizen yang sudah terlanjur geram dengan Gladys juga. Hanya itu yang Sharen bisa lakukan untuk sedikit membantu Gladys.


Sharen langsung menonaktifkan semua notifikasi IGnya. Tidak ingin mengambil pusing, karena dunia nyatanya lebih bermanfaat dibandingkan dengan dunia Maya yang segala sesuatunya ditentukan oleh jemari.


"Seger banget..", ucapnya sambil mengeringkan rambutnya dengan sebuah handuk.


Sharen langsung menyambar ponselnya yang daritadi bergetar. Sebuah panggilan telepon dari seseorang yang beberapa hari ini jauh dari jangkauannya. Nathan.


"Apa kabar Nath..?",


"Gimana perasaan kamu? sedih? kamu putus ya? jangan nangis...nggak ada aku disana yang nemenin kamu..",


"I'm okay..


Kamu tau darimana kalo aku putus?",


"Nggak usah peduliin berita diluar sana. Fokus aja sama kehidupan kamu, kalo perlu majuin aja jadwal liburannya, biar kamu happy..",


"Makasih Nath.., aku baik-baik aja kok..nggak apa-apa..",


"Beneran? pasti kamu nangis deh..",


"Nangis..tapi cuma sebentar aja.., abis itu ya udah..",


"Good girl..",


"Kamu tau aku putus? dari siapa?",


"Dari Luna.., Mine juga udah cerita. Terus heboh juga diinstagram ya..",


"Huum..",


"Kalo kamu bisa bertahan ya mulai lagi, kalo nggak bisa.., lepasin..",


"Udah dilepasin..",


"Nggak nyesel?",


"Nggak nyesel tapi nyesek.."


"Terus gimana?"


"Ya nggak gimana-gimana..",


"Kirain mau nangis meraung-raung gitu..",


"Nggak ya.., Nath cowok kalo putus itu langsung bisa move on ya Nath?",


"Ya.. tergantung.., seberapa sayang cowok itu ke ceweknya. Kalo udah mendarah daging, sayangnya jiwa dan raga ya pasti susah..",

__ADS_1


"Gitu ya? kok Kak Bian kayaknya nggak gitu ya Nath. Berarti dia sayangnya ala kadarnya dong..",


"Ya nggak tau.., tanya aja sama Bian..",


"Kalo Kak Bian beneran ada hubungan sama kak Gladys, aku gimana ya Nath?",


"Masih sayang banget sama Bian ya?",


"Bukan masalah sayang atau nggaknya. Tapi, rasanya aneh aja, masa iya mantanku terus pacaran sama sepupuku..",


"Masalahnya dimana coba? yang awalnya suami kakaknya, sekarang jadi suami adiknya juga ada..",


"Iya ya..


Nath..


Mau video call-an aja, boleh nggak..?",


"Kenapa? kangen?",


"Boleh nggak?",


"Kamu kangen? pengen liat wajah ganteng aku?",


"Kalo curhat terus video call kan enak, kayak ketemu..",


"Next time aja.., aku lagi diluar Sha..",


"Ngapain?",


"Take away buat makan malam..",


"Kenapa pas sampai disana, nggak ngabarin?",


"Kamu juga nggak nanyain.."


"Aku takut ganggu Nath..",


Aku lagi membiasakan diri, tanpa kamu".


"Sejak kapan kamu ganggu aku? Aku mau kencan aja, aku batalin gara-gara kamu dadakan disuruh nyusul om Rendra kerumahnya kakek..",


"Itu kan urgent, kakek lagi sakit.."


"Iya maka dari itu.., nggak ada rumusnya kalo kamu itu ganggu aku..",


"Makasih ya Nath.., selama ini udah ada buat aku..",


"Sama-sama..",


"Kamu kapan balik lagi kesini..?",


"Belum tau.., nunggu Visa Mama kelar.., itupun kalo pengen balik kesana..",


"Kok gitu?"


"Jaga kesehatan ya disana. Jangan sakit, jangan kecapekan..",


"Seharusnya aku yang ngomong kayak gitu, karena kamu nggak ada keluarga disana.."


"Aku laki-laki.., bisa jaga diri Sha..",


"Aku kemarin abis ke Cafe, tapi digratisin sama mbaknya..",


"Iya..,aku tau.., mereka udah bilang..",


"Tiap kali aku ke Cafe, dapet gratisan ya Nath?",


"Iya.., semau kamu..",


"Makasih..",


"Apaan sih, makasih terus..",


"Kan udah ditraktir..",


"Iya..iya..sama-sama.


Sha.., udahan dulu ya. Nih aku udah kelar, mau balik ke Apartement. Next time, disambung lagi ya..",


"See you..",


"Miss you..",ucapnya lirih.


"Apa Nath?",


"See you..",

__ADS_1


"Oh.., hati-hati ya..",


__ADS_2