
Serba salah, itu yang dialami oleh Sharen saat ini. Saat ini, ibu mertuanya sedang kurang sehat, dan seharusnya sebagai menantu Sharen merawatnya. Namun, karena salah paham antara suami dan ibu mertuanya. Sharen tidak bisa melakukan kewajibannya.
"Yank..
nanti aku ke rumah Mama ya..",
"Nggak usah..
anteng aja di sini.., aku juga nggak mau kemana-mana kok..",
"Nggak kasian sama Mama? lagi sakit loh yank..",
"Kemarin kan udah ditengokin, udah kan..?",
"Tapi, aku mau nganterin makanan buat Mamah..",
"Kan bisa dianterin ojek.., gampang kan?",
"Yank....",
"Kenapa..?"
"Jangan gitu yank..",
"Kamu tau kan? mas ngelakuin ini cuma buat ngelindungin kamu aja, daripada kamu sakit hati denger omongannya. Kapan kamu hamil? kapan kamu kasih cucu buat mamah? ",
"Ya itu kan wajar yank..
Kamu anak satu-satunya..",
"Emangnya kamu nggak sakit ati?",
Sharen terdiam. Jauh dari lubuk hatinya, dia merasakan perih, tapi Sharen juga sadar. Itu adalah keinginan yang wajar dari mertuanya.
"Ya enggak..",
"Aku tau kamu Sha.., kamu pinter nutupin sakit.., aku kenal kamu dengan sangat baik..",
"Kan kita bisa cari jalan tengahnya yank..
kalo kamu nggak mau aku sakit hati, jangan buat Mama sakit hati juga..",
"Aku nggak pernah bilang apa-apa ke Mamah. Aku marah, tapi aku nggak pernah bicara keras sama Mamah. Kemarin mas cuma bilang, "mama nggak usah nemuin istri Nathan kalo cuma mau tanya kapan hamil", gitu doang..",
"Aku order ojek dulu, buat nganterin makanan..",
__ADS_1
Sharen akhirnya mengalah. Dia menuruti Nathan untuk sementara ini.
"Mending kamu istirahat aja..,
nggak usah ambil pusing sama omongan Mama.
Oh ya..mas juga udah bilang sama Mommy.., buat nggak nyuruh-nyuruh kamu periksa ke dokter atau segala macem..",
Sharen terkejut.
Nathan sebenarnya bukan tiper menantu yang bawel. Tapi, kali ini berbeda.
"Yank..udah deh..
kan mommy juga niatnya baik..",
"Meskipun Mommy itu orang yang ngelahirin kamu. Tapi, mommy juga harusnya tau kalo kamu udah punya suami. Coba kamu tanya sama Daddy, mas bener nggak ngelakuin itu..",
"Kamu kenapa sih..?",
"Nggak kenapa-napa..",
"Yank...",
"Kalo pencapain tertinggi sebuah pernikahan adalah mempunyai anak atau keturunan, gimana sama mereka di luar sana yang nggak bisa punya anak? khianatin pasangannya, nikah lagi, atau harus adopsi anak..? pilihannya ada di mereka sendiri kan?
"Kita cari dokter terbaik ya..
cuma ngecek aja.., ada yang salah nggak sama kita..,
kalo ternyata aku yang nggak bisa ngasih kamu keturunan, kamu nggak akan ninggalin aku kan Nath..?",
"Mana mungkin sayang.., nggak akan pernah terjadi...kalo aku yang nggak bisa buat kamu hamil, gimana?",
"Di dunia ini, nggak ada yang nggak mungkin kan? yang penting kan udah usaha..",
"Bakal ninggalin aku..?",
"Aku udah janji, buat hidup sama kamu. Bahagia, sedih, jatuh bangun..kita tetap sama-sama Nath...,
Cuma ngecek aja yank..,seenggaknya kita tau hasilnya...",
"Kita cari-cari info dulu ya sayang..,
nggak usah buru-buru...",
__ADS_1
"Iya..
nanti aku coba tanya-tanya dulu..
jadi udah nggak marah sama Mama Mommy kan?",
"Tetep..aku nggak suka cara mereka..",
"Mama udah pengen punya cucu yank..
Mommy juga kayaknya kasian sama aku, tiap pertemuan keluarga pasti ditanyain udah isi atau belum..",
"Awas aja nanti, kalo sampe kamu udah hamil, kita punya anak. Tapi Mamah sama Mommy nggak sayang sama anak kita..",
"Mana mungkin...
Mereka pasti sayang banget sama anak kita.., apalagi Mama kamu...",
Sharen akhirnya mampu meluluhkan hati Nathan. Dan, tugas selanjutnya adalah mencari dokter terbaik untuk mengecek kesehatan reproduksi mereka.
Kina adalah salah satu konsultan Sharen. Meskipun dokter muda, tapi Sharen tau jika Kina mempunyai jaringan yang cukup luas. Adik iparnya pintar, pergaulannya juga lumayan.
"Mbak.., mau chek up..?",
"Iya Na..,
punya recommend nggak?",
"Ada yang bagus.., tapi luar kota mbak..
gimana?",
"Mau.., sampe luar negeri pun kakak jabanin..",
"Ya gimana? mau luar kota atau luar negeri?",
"Luar kota aja deh..",
"Oke..
Nanti Na kirimin alamatnya ya mbak..",
"Oke
Na..makasih...",
__ADS_1
Menurut kalian, yang ada masalah siapa? Sha atau Nathan? atau justru nggak ada masalah apa-apa? siapa tau justru nanti periksa malah ketauan kalo Sharen hamil...