
"Masih sakit..?", tanya Nathan kepada istrinya ketika mereka sampai di dalam kamar.
"Huum..., lumayan...",
"Mau dikompres lagi..? atau mau ditengokin aja..?",
"Ih itu sih maunya kamu..",
"Mau ya..? nanti kalo udah biasa, jadi nggak sakit lagi..",
"Iya nanti, tapi jangan sekarang..., aku ngantuk..",
"Asyik.., berarti mau lagi kan?",
"Iya...,
Nath...",
"Iya sayang.., mau apa..?",
"Tidur yuk.., aku pengen ditemenin..", ucapnya manja.
"Iya sayang...",
Nathan mengambil posisi, tidur di samping Sharen. Istrinya langsung memeluknya.
"Nath.., kita pulang kapan?",
"Masih sisa 2 hari lagi sayang..",
"Jadi, ini bener bulan madu kita..?",
"Nggak..",
"Terus ngapain kita disini..?",
"Aku mau test Drive aja.., daripada penasaran..",
"Jahat banget sih.., ngomong gitu. Terus enak nggak?",
"Enak banget, aku ketagihan..",
"Kalo nggak enak, aku ditinggalin? gitu Nath..?",
Sharen menatap Nathan dengan mata berkaca-kaca seperti menahan tangisnya.
"Mau cari perempuan lain? yang lebih cantik, lebih Sexy, yang lebih bisa ngelayanin kamu? gitu?", cecarnya lagi.
"Nggak sayang..,
jangan berpikiran kayak gitu..", Nathan mengeratkan pelukannya.
"Ya abisnya, bilangnag test Drive. Kalo beli mobil kan kalo cocok dibeli, kalo nggak.., jadi nggak beli..",
"Kamu kan istri aku, bukan mobil...
aku bercanda tadi..",
__ADS_1
"Boong...", ucapnya mengusap air yang keluar dari matanya.
"Yach.., nangis..
udah dong, kan cuma bercanda sayangku...
aku ngajakin kamu staycation disini, ya karena aku pengen 24 jam sama kamu terus. Tidur, bangun, makan, sampai tidur lagi aku pengen liat kamu. Semenjak nikah, kita nggak punya waktu berdua kayak gini..",
"Nggak boong kan?",
"Nggak sayang..
Aku belum bisa ngajakin kamu honeymoon, ya udah yang deket-deket aja dulu. Yang penting, bisa sama-sama..",
"Nath.., aku bisa nggak minta sama kamu..?",
"Pasti bisa,
minta apa sayang..?",
"Semenjak kita nikah, kamu selalu sibuk sama kerjaan. Hari kerja kamu sibuk di Prime, weekend kamu sibuk ngurus bisnis kamu sendiri. Waktu buat aku kapan? Aku minta waktu kamu sehari............aja. Kamu nggak usah kerja...",
"Full buat kamu..?",
"Iya..",
"Aku suka kamu yang kayak gini, selalu bilang apa yang kamu mau, dan nggak perlu buat aku nebak-nebak apa yang kamu maksud..",
"Bisa kan?",
"Makasih...",
"Apapun buat kamu Sha...
tidur sekarang, katanya ngantuk...", ucapnya dengan mengecup kening istrinya.
Sharen terlelap dalam pelukan suaminya.
Nathan baru saja menyulut satu buah batang rokok. Namun, tiba-tiba seseorang memeluk erat tubuh setengah telanjangnya.
"Udah bangun, sayang....?",
"Hmmmmm...",
"Nyenyak boboknya?",
"Kenapa nggak ditemenin?",tanyanya dengan menyandarkan kepalanya di pundak suaminya.
"Aku baru aja bangun..,
aku matiin dulu rokoknya ya..",
"Nggak usah, kan masih banyak tuh..",
"Nggak apa-apa kalo aku ngerokok..?",
"Iya.., nggak apa-apa..",
__ADS_1
"Boleh? nggak ngelarang..?",
"Nggak.., asal nggak berlebihan aja..,
aku nggak mau kamu kenapa-napa..",
"Nggak sayang, aku baik-baik aja...",
"Tapi kalo nanti kita punya baby, kamu berhenti ngerokoknya ya...",
"Hmmm, nggak boleh ngerokok lagi?",
"Nggak boleh, kasian nanti baby nya..",
"Iya sayang, mulai sekarang dikurangin ya..",
"Sehari 2 kali..?",
"3 kali ya sayang...",
"Hmmmm.., ya udah boleh..
sama satu lagi..?",
"Apa..?",
"Aku nggak mau ciuman kalo kamu habis ngerokok..",
"Oke sayang..
lepas dulu...", Nathan melepas pelukan istrinya.
"Kenapa..?",tanya Sharen.
Nathan segera mematikan putung rokoknya.
"Mau ngapain..?",
"Mau sikat gigi, abis itu kita kissing..", ucap Nathan berterus terang.
"Kissing aja kan?",
"No...,
kamu udah janji kan tadi..?",
"Hmmm..., jadi mau apa?",
"Produksi baby sayang, kamu siap-siap..",
Nathan masuk ke dalam kamar mandi, sedangkan Sharen langsung bersiap, menyemprotkan parfum ke seluruh badannya agar tercium wangi oleh suaminya.
...Author skip dulu ya part ehemnya guys. ...
...Partnya pendek dulu ya, semoga kalian nggak kangen..hehe ...
...selamat menjalankan ibadah puasa bagi yang menjalankan........
__ADS_1