Istri Pura - Pura ( Bukan Perawan Tua )

Istri Pura - Pura ( Bukan Perawan Tua )
Nath


__ADS_3

"Kalo lu cinta, mestinya diungkapin..., jangan disembunyiin...",


"Susah Tam.., Sharen dari awal udah membatasi diri. Kalo aku tetep nekad ngaku sama dia, udah pasti aku bakalan kehilangan dia untuk selamanya..",


"Kalo gua jadi elu.., mau ditolak, mau terima yang penting hasrat gua udah tersalurkan..",


"Gila...", ucapnya Nathan dengan melemparkan sebungkus rokok ke arah Tama.


"Maksud gua, yang penting dia udah tau perasaan lu..",


"Nggak bisa Tam.., aku lebih memilih diam-diam cinta sama dia, daripada untuk selamanya aku kehilangan dia..",


"Terus lu mau gua ngapain?",


"Kamu beneran? lagi butuh kerjaan..?",


"Lu tau sendiri keadaan gua sekarang gimana. ..",


"Kamu gantiin aku jadi asistennya Sharen...",


"Terus? Lu gimana?",


"Untuk sementara, aku mau ke Aussie dulu..,nemenin Mine kuliah disana.., gimana? mau nggak?",


"Oke mau...",


"Aku minta tolong, jaga Sharen.., buat aku Tam.., jangan sampe dia kenapa-napa.., selalu kasih kabar ke aku..",


"Gua jadi mata-mata lu..?",


"Please.."


"Karena lu, nyokap gua selamat Nath.., gua utang Budi sama lu.., gua bakalan jagain Sharen buat lu..",


"Tapi awas.., jangan sampe kamu embat...",


"Nggak .., percaya sama gua..",


"Besok ikut aku ke kantornya Sharen..",


"Gua nggak abis pikir ya, kalo lu emang cinta sama Sharen, kenapa lu pacarin cewek lu yang sekarang...?",


"Kamu nggak perlu tau alasannya..",


"Itu anak orang hey.., bukan boneka..",


"Iya tau.., aku juga nggak bakalan ngapa-ngapain.., dia baik, dia cantik.., sayangnya hatiku udah milik Sharen..",

__ADS_1


"Jangan main-main Nath...,


bukannya kakaknya itu cowoknya Sharen?",


"Iya Bian namanya...",


"Kalo kakaknya tau lu cuma mainin adeknya, gimana?",


"Aku keluarin bukti kalo Bian ada main sama kakak sepupunya Sharen, emangnya mau dia? Bian bakalan hancur , Daddynya Sharen sama Pakdhenya juga bakalan turun tangan..",


"Hah...? pacarnya Sharen ada main sama kakaknya Sharen..?"


"Hmmmm.., dan aku punya buktinya.., tapi aku cuma keep aja. Bian udah tau kalo aku ada rasa sama Sharen.., udah keliatan kok kalo dia cemburu banget sama aku. Tapi, dia nggak bisa apa-apa, karena aku pegang kartu As-nya..",


"Serius..?",


"Serius.., Bian sama aku udah sama-sama tau..",


"Udah kayak di film-film aja ya. Kisah kalian rumit..."


"Ya gitu Tam..,


aku seneng liat Sharen bahagia sama cowoknya, tapi disatu sisi aku juga sakit. Seharusnya aku yang ada di posisinya Bian..."


"Ungkapin Nath..",


"Kalo ternyata Sharen punya perasaan yang sama kayak lu, gimana? nggak nyesel..?",


"Sayangnya, aku nggak yakin..."


"Sampe kapan lu mau kayak gini..?"


"Sampe Sharen ketemu sama laki-laki baik yang bisa jaga dia, yang cinta sama dia, yang selalu ada buat dia. Meskipun sebenarnya aku nggak yakin ada laki-laki yang kayak gitu, yang sayang dan cintanya sebesar rasa yang aku punya buat dia.., aku janji sama diriku sendiri, aku nggak bakalan nikah, sebelum Sharen nikah duluan..",


"Nath..nath..sampe segitunya?",


"Dia segalanya buat aku Tam..",


"Sebenarnya simple. Tinggal ungkapin, beres..",


"Karena kamu nggak berada diposisi ku Tam...",


"Huft, untung gua orangnya nekad. Kalo udah suka sama perempuan, mau ditolak mau diterima, udah..sikat aja..",


"Ya itu, karena aku bukan kamu..",


"Ya udah, nikmatin aja Nath.."

__ADS_1


"Oh ya.., aku sering kirim hadiah buat dia. Coklat, bunga, makanan yang dia suka.., nanti aku kasih daftar ke kamu. Pesenin, dan pastiin diterima sama Sharen..."


"Kayak di sinetron-sinetron gitu?"


"Hmmm.., dan dia selalu suka sama apa yang aku kasih karena semua itu kesukaan dia.."


"Terus, aku harus bilang apa?"


"Dia tau kalo punya secret admirer.., jadi cukup taruh diruangannya..",


"Lu bego ya.., kantor pasti ada CCTV nya..",


"Iya Sharen nggak bakal cari tau, dan nggak ada yang bakalan periksa, kecuali Daddynya.."


"Daddynya udah tau kalo selama ini kamu dibelakang ini semua?"


"Udah..."


"Dan reaksinya..?",


"Setelah Om Rendra tau, aku mau dijodohkan sama Sharen..dengan syarat aku masih tetep stay disini...", ( baca bab 49-Pengganti, disitu Nath bilang ditawari posisi yang menjanjikan )


"Wah..., lampu ijo tuh Nath...",


"Sayangnya aku nolak..",


"What the Fu*ck


Bego, lu bodoh..gobl*ok lu Nath..",


Nathan menghela nafasnya.


"Perasaan nggak bisa dipaksa. Aku mau, tapi belum tentu Sharen mau. Aku cinta sama dia, tapi dia? aku nggak tau...",


"Kalo lu bilang ini dari tadi, sumpah ya Nath, gua nggak mau bantu lu..",


"Janji adalah hutang Tam..",


"Iya gua ngerti...,


"Makasih...",


"Lu cinta sama Sharen, tapi lu pacarin adiknya Bian, gimana ceritanya..?nggak bisa ditangkap sama otak gua Nath.."


Nathan hanya tersenyum smirk.


Oke cukup segitu.., Author istirahat dulu.

__ADS_1


__ADS_2