Samudera Biru

Samudera Biru
Pulang.


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


"Sibuk membahagiakan istri" jelas Samudera sambil melirik kearah Biru yang tersipu malu.


"Ish, bisa aja lo gagang sapu!" kekeh temannya sembari menepak bahu Sam, ia terkekeh karna selama berteman baru kali ini mendengar Pria tampan itu merayu pasangannya karna mereka tahu bagaimana hubungan Sam dan Alyssa sebab satu kampus.


"Serius. Ak sibuk banget sampe lupa sama diri sendiri, karna kalo dia udah bahagia aku juga pasti ikut bahagia. Coba aja kalo dia nangis, Hem. Bisa di pastiin aku yang banjir duluan" sahut Sam lagi yang kali ini seraya menarik tubuh mungil Biru masuk kedalam pelukannya.


"Mules gue, Sam" ledek temannya lagi, tapi tidak dengan Carla yang hanya tersenyum simpul. Cinta yang tak pernah terungkapkan sama sekali sampai akhirnya ia pun harus menikah dengan pria lain meski hatinya tetap terseelip nama Samudera.


"Lebay ya, Hahaha. Cinta bikin orang lupa diri lupa waktu dan lupa umur" jawab Sam lagi yang akhirnya mengundang gelak tawa.


Puas sedikit mengobrol dan berbasa-basi, Sam dan Biru pun pamit untuk pulang karna akan kembali ke ibu kota sebelum malam. Ia tak ingin pemilik hatinya itu sampai harus tertidur di mobil.


.


.


.


Selama perjalanan ke rumah utama, keduanya hanya mengobrol ringan. Biru rela menahan kantuk nya hanya demi menemani Sam menyetir karna Jero sudah pulang lebih dulu setelah pekerjaan mereka selesai.

__ADS_1


"Tidur aja, Bee. Gak apa apa kok" titah Sam yang tak tega karna Biru sudah berkali-kali menguap, matanya terlihat berair dengan suara yang sedikit berat


"Bentar lagi nyampe, kan?"


Sam yang tadi hanya mengangguk akhirnya kini bisa merenggang kan ototnya karna mobil sudah masuk kedalam garasi rumah utama.


Keduanya langsung masuk dan disambut oleh Reza, Melisa, Air dan Hujan yang sudah menunggu. Karna itulah Samudera dan Biru tak pulang ke apartemen.


"Kalian langsung istrirahat ya, kasihan Biru" titah Hujan sambil mengusap perut sang menantu.


"Iya, Moy" sahut Sam dan Biru berbarengan setelh mengurai pelukan melepas rindu.


Satu demi satu anak tangga mereka tapaki dengan pelan, Sam tak sedetik pun melepas tangannya dari genggaman sang istri yang nampak lelah.


"Mau salin disini?" tawar Sam yang kini duduk di tepi tempat tidur.


"Nanti aku salin ke kamar mandi, aku tidur dulu sebentar ya."


"Salin dulu, nanti bisa tidur sampai pagi, Sayang"


Biru menggeleng, ia meringkuk mengahadap kiri sudah dengan Posisi nyamannya.

__ADS_1


Jika sudah begitu, kini giliran Samudera yang akan dengan sabar mengusap punggung hingga pinggang sampai Biru terlelap masuk ke alam mimpi.


"Tidur yang nyenyak ya, aku mencintaimu, Bee" bisik Sam setelah mencium pipi dan pucuk kepala istrinya yang sudah memejam kan mata dengan damai.


Sam bangun dari duduk, ia masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan diri.


Dibawah guyuran air shower yang dingin semua terasa begitu ringan ia rasakan. Lelah dan kantuk bagai menghilang dari benakknya.


Usai mandi dan merapihkan diri, Sam ikut naik keatas ranjang. Menarik tubuh mungil agar masuk kedalam dekapannya hingga pagi menjelang seperti biasanya.


.


.


.


Malam ini libur ya, Tut. Besok malam kita coba lagi tuh gaya ubur ubur muter.


🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


Pusing nanti si tutut diajak muter 🤣🤣🤣

__ADS_1


Like komennya yuk ramaikan.


__ADS_2