Samudera Biru

Samudera Biru
Latihan awal


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


" Ayo, bangun. Mau cobain gaya CINDERELLA MENUNGGANG KUDA, gak?" bisikan jahil Biru tentu membuat Sam langsung membuka matanya dengan cepat.


"Apa tuh? baru denger" tanya Sam yang kini sudah bangun dari tidurnya.


"Hem, apa ya, tunggu aku liat dulu"


Biru meraih ponselnya lagi, ia sibuk mencari chat Ameera digrup @pawangRahardian yang ia baca semalam meski hanya menyimak meski tak paham, Biru hanya senang dengan istilah yang Grand mommy nya itu berikan.


"Apa sih, Bee?" tanya Sam lagi penasaran.


"Ini aku juga lagi cari artinya apa, Bee" sahut Biru tanpa menoleh kearah suaminya yang sudah melipat tangan di dada menunggu jawaban.


"Ketemu gak? kalo gak ketemu artinya kita langsung praktek" ucap Sam sambil merebut si benda pipih dalam genggaman istri kecilnya itu.


"Kamu tahu?"


"Coba aja, pake naluri berujung kenikmatan" kekeh Sam seraya menarik bahu Biru agar menghadapnya.


Kini ia melakukannya dengan pelan seperti awal menyentuh Biru, ia ingin pagi harinya di lewati dengan hal yang membuat ia akan bahagia sepanjang waktu.


Satu persatu kancing piyama sang istri sudah terlepas, Sam langsung menyibakannya hingga terbuka. Di ciuminya dengan lembut bahu Biru yang putih bagai susu.

__ADS_1


Sentuhan demi sentuhan keduanya nikmati dengah perasaan luar biasa hinga tak sadar kini menjadi candu.


Saat tubuh keduanya polos, Sam pun mulai berbaring di atas ranjang, melihat hal itu tentu membuat Biru bingung.


"Gak usah mikir, nurut aja sama aku ya, Bee"


Sam meminta istri polosnya itu naik keatas tubuhnya dengan meminta Biru duduk di bagian tengah intinya yang tentu sudah sangat tegang.


"Ngapain?"


"Cinderella menunggang kuda, Kan?" tanya Sam dengan senyum simpul menggoda.


Biru hanya mengangguk meski ia masih tak paham, niat hati hanya iseng tapi nyatanya ia akan di minta tanpa sadar untuk bekerja keras di waktu sepagi ini oleh suaminya.


"Capek, Bee" keluhnya dengan napas terengah-engah, Sam mengusap keringat di bagian kening Biru yang begitu membanjiri tubuhnya yang lain juga.


"Tapi enak kan?" goda Sam.


Biru yang sedikit mulai bisa mengontrol lagi detak jantungnya perlahan turun dari atas tubuh Sam yang masih ingin memeluknya dengan erat. Ia terus meronta karna pagi semakin beranjak siang.


"Nanti malam begini lagi ya, aku ikhlas siang malem jadi kuda asal kamu jadi Cinderella" kata Sam sambil menciumi punggung Biru yang duduk di tepi ranjang untuk bergegas ke kamar mandi membersihkan diri.


"Ish, aku maunya sama pangeran, bukan sama kuda!" protes Biru yang lalu berlari dengan piyama yang tak ia kancingi.

__ADS_1


Sam tertawa terbahak-bahak melihat tingkah istri kecilnya, ia selalu gegabah dalam bertindak tanpa memikirkan akibatnya. Kepolosan dan rasa penasaran yang berputar di otaknya tak pernah ia saring lagi.


"Ini pasti gegara semalem main ponsel, entah apa yang bikin Biru bisa nekat bisikin hal itu sama aku" gumammya menebak dalam hati.


Sam meraih benda pipih milik istrinya, ia buka lagi beberapa chat dan membaca satu persatu dengan tercengang saat ada kalimat..


.


.


..


.


.


Membasahi DONAT


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Ish... Awas aja kalo ampe gak jadi anak 🤣🤣🤣


kesian otak readers yang tiap hari travelling 🙃🙃🙃

__ADS_1


__ADS_2