Samudera Biru

Samudera Biru
Harus muda!


__ADS_3

💕💕💕💕💕💕


"Nanas muda seger nih" ucapnya sambil turun dari tempat tidur kemudian keluar dari kamar.


Satu per satu tangga di turunin oleh Sam, matanya yang tadi berair kini berbinar seakan si buah berwarna kuning itu menari-nari dan melambai ke arahnya.


"Moy... MiMoy dede Oey" teriak Sam saat sampai di ruang makan yang ternyata tak ada siapapun.


"Moy, mana sih?" ucapnya lagi sambil berjalan kearah lemari pendingin mencari apa yang ia inginkan.


Semua isi kulkas bagian buah terus di keluarkan Oleh Sam. Tapi tak ada yang menggugah seleranya karna hampir semua rasanya manis sedangkan ia butuh yang asam dan segar. Bahkan kali ini air liurnya seakan hampir saja jatuh saking terasa penuhnya.


"Tumben sih buahnya cuma ini, Moy belum belajakah?"


Sam membuang napas kasar. Ia kesal karna apa yang di inginkan nyatanya tak ia dapatkan.


Pria tampan yang sulit sekali mandi pagi itu akhirnya duduk termenung di meja makan sendiri dengan berpangku tangan sampai Reza yang melihatnya datang menghampiri.


"Dede kenapa?" tanya Pria baya yang menghabiskan sisa hidupnya hanya untuk bermain dengan cucu dan cicitnya.


"Dede pengen yang asem" sahutnya malas tanpa menoleh padahal Appanya kini sudah duduk di sisinya.


"Ketek pak Mugi asem banget, kak. Kecut malah" jawab Reza sambil terkekeh.


Oeeekk....

__ADS_1


Sam kembali mual saat mendengar apa yang di katakan Appanya tentang bau badan si tukang kebun yang susah terkenal oleh seluruh penghuni rumah utama.


"Appa jorok! Dede enek banget ih" ocehnya kesal hampir saja ingin memuntahkan isi perutnya jika tak buru buru minum air putih.


"Lah, Appa kan cuma jawab. Jujur loh itu, Appa gak bohong sama sekali"


"Udah, Ih" rengek Sam yang sepertinya tak sanggup mendengar ledekan Gajah kesayangannya.


Reza menarik tubuh tinggi putih sang cucu agar bisa masuk ke dalam dekapannya. Ia usap kepala Sam penuh sayang yang tak terbatas.


"Dede sakit ya, tadi Amma cerita sama Appa." tanya Reza yang sempat sangat khawatir saat istrinya berkata cucunya sedang kurang enak badan.


"Tadi cuma lemes sama mual, apalagi pas cium BulBul dede langsung muntah" adunya lagi manja.


"Emang Bul-Bul bau? bukannya wangi banget ya, tadi Appa ciumin kaya biasa wangi strawberry kesukaan dede kan?"


"Terus sekarang udah enakan belum? Appa panggil dokter ya. Kita periksa" tawar Reza.


"Aku gak apa-apa, aku baik-baik kok Appa"


"Mau makan? nanti Appa minta Moy mu buatkan makanan atau kita makan diluar ya sama-sama"


Reza akan melakukan apapun untuk semua keluarganya terlebih pada Sam yang sudah sejak bayi begitu betah dalam pelukannya seperti saat ini.


"Gak laper, dede tadi cari buah di kulkas gak ada"

__ADS_1


Mendengar ucapan cucunya, tentu Reza tak percaya. Mana pernah lemari pendingin itu sampai tak ada buah seperti yang di katakan Sam barusan.


"Kok bisa gak ada? habis semua" tanya Reza memastikan.


"Bukan gak ada buahnya, tapi yang dede mau gak ada, Appa" jawab Sam masih dalam pelukan Gajahnya.


"Emang dede mau buah apa?"


.


.


.


.


.


.


Apa aja yang penting MUDA.


💕💕💕💕💕💕💕💕


Otewe di cari sama pohon2 nya.. Kaya Reza dulu versi FB dibawain pohon kelapa kerumah 🤭🤭

__ADS_1


Like komennya yuk ramaikan.


__ADS_2