
🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
Drama nasi uduk dan tempe bacem memang sudah berakhir, tapi tidak dengan drama lainnya. Hampir setiap hari ada saja yang di inginkan si bumil entah pagi, siang, sore, malam maupun saat subuh menjelang. Semua selalu di turuti oleh Sam meski harus berputar putar seluruh ibu kota sampai luar kota sesusah dan sesulit apapun pasti Sam akan mencarinya.
Kehamilan kedua ini jelas sekali perbedaaannya dengan kehamilan yang pertama. Saat hamil Embun porsi makan Biru masih normal tapi tidak dengan yang ini, usia kandungan yang baru menginjak empat bulan saja bobot badan Biru sudah bertambah lima kilo. Semua makanan yang di inginkan masuk kedalam perutnya bukan sekedar mencicipi tapi selalu habis tak bersisa, itulah yang membuat Sam selalu bersemangat menuruti semuanya.
Tapi, ada satu yang membuat Pria tampan itu sedikit kecewa. Biru tak selalu menikmati permainannya tak seperti saat hamil Embun dulu yang selalu agresif dan ingin selalu lebih.
Biru memang tak pernah menolak, tapi Sam bisa merasakannya jika sang istri tak se aktif dulu.
.
.
"Nanti aku ke kantor mu ya, Bee" punya Biru sambil menyerahkan jas berwarna hitam pada sang suami.
"Telepon aku dulu, takutnya aku gak ada di ruangan" kata Sam.
"Aku mau pergi sama Ola, nanti pulang baru ke kantor mu. Embun pasti minta mampir saat lewat nanti" sambung Biru lagi, ia tahu jika putrinya itu pantang melihat gedung pencakar langit milik Phiu atau juga papAynya.
"Iya, sayang"
Sam menggandeng tangan istrinya keluar kamar mereka menuju ruang makan di lantai bawah, tapi belum juga keduanya turun nyatanya ada Embun yang memanggilnya dengan berteriak kencang.
"Loh, kok belum mandi?" tanya Sam saat tubuh mungil gadis kecilnya itu sudah ada dalam gendongannya.
"Dinin" jawab Embun sambil menggridikkan bahu. Ia terkekeh di balik boneka kelinci kesayangannya.
"Alesan, kan bisa pake aer hangat, sayang"
"Nda, tal tantik na hilang"
__ADS_1
Sam langsung menciumi kedua pipi anaknya yang harum strawberry.
*****
Pukul dua siang Biru keluar dari salah satu cafe bersama Aurora yang biasa di panggil Ola. Keduanya usai makan siang sambil berbincang banyak hal termasuk tentang masalah yang di hadapi Ola yang selama ini hanya Biru yang tahu. Keduanya memang sangat dekat karna Ola begitu nyaman menumpahkan segala keluh kesahnya pada istri kakak sepupunya.
"Mau langsung pulang? biar aku antar" tawar Ola pada Biru yang menggandeng Embun di tangan kiri nya.
"Gak usah, supir kantor udah jemput tuh" jawabnya sambil menunjukkan mobil sedan berwarna hitam.
"Ya udah, aku pulang ya. Salam untuk kak Sam dan semuanya yang ada di rumah utama"
"Siap, Ola" kekeh Biru. Keduanya berpelukan hangat begitu pun yang Ola lakukan pada Embun.
Biru berjalan menghampiri mobil yang sudah menunggunya, ada satu supir yang sedari tadi berdiri di sisi kendaran mewah itu untuk bersiap membuka kan pintu untuknya.
"Selamat siang, Nona" sapa si supir dengan sangat sopan.
Pria baya itu menyalakan mesin mobilnya, kemudian melajukan si kereta besi menuju gedung Kantor Rahardian Group.
Kurang lebih satu jam mereka pun akhirnya sampai. keduanya di sambut oleh resepsionis dan staf yang kebetulan ada di lobby kantor. Biru hanya tersenyum simpul saat semua orang menyapanya.
"Huft" wanita cantik itu membuang napas kasar saat ada di dalam kotak besi. Ia masih saja canggung dan malu saat datang ke perusahaan sang suami.
Triiing.
Pintu lift yang terbuka membuat ibu dan anak itu dengan cepat keluar untuk melanjutkan langkah ke ruangan sang Direktur Utama.
Tak ada siapapun di meja sekertaris membuat Biru bingung.
Cek lek..
__ADS_1
"Sayang.... " panggil Biru agar suaminya menoleh.
"Phiu Bubuy... "
Sam tersenyum dan bangkit dari duduk. Ia tersenyum simpul sambil berjalan mendekat.
"Kok di depan gak ada siapa siapa?" tanya Biru saat mengurai pelukan.
"Iya, Desi ikut jero rapat sedangkan Ira udah mulai cuti nikah" jelas Sam sambil menciumi pucuk kepala istrinya.
"Ira, nikah?"
"Hem iya, Bee. Kayanya aku udah cerita deh, kamu pasti lupa"
" Kesana yuk, sekarang " ajak Biru penuh harap.
"Ngapain?" tanya Sam bingung.
.
.
.
.
Aku pengen duduk di pelaminan.
🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
Kirain mau berburu kue Sama prasmanan 😂😂😂
__ADS_1