
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
"Aku mau ambil dari pan TAT ayamnya langsung"
Sam semakin menautkan kedua alisnya sebab masih belum terlalu paham dengan apa yang diinginkan istri cantiknya itu.
"Maksudnya gimana?" tanya Sam sembari memegang bahu Biru.
"Iya, telornya yang baru keluar dari induk ayam, Bee" jelasnya dengan senyum yang memperlihatkan deretan gigi putihnya yang berjejer rapih.
"Nyari ayamnya dimana?"
"Gak tau!" jawab Biru sambil menggandeng kembali suaminya ke lantai bawah.
.
.
.
Seperti biasa, pasangan suami istri ini pasti selalu datang paling akhir saat sarapan, keduanya duduk di meja makan saat anggota keluarga yang lain sudah siap menikmati sarapan pagi.
"Kok gak Sarapan, Bi?" tanya Hujan saat ia melihat sang menantu hanya menggigit sedikit roti bakar yang sudah di olesi selai coklat kacang.
"Aku mau makan sama goreng telor, Moy" jawabnya jujur dengan apa yang di inginkannya saat ini sesuai perintah semua orang padanya.
"Oh, ya udah. Moy suruh Mbak buat bikinin dulu ya"
Hujan yang baru mau bangun di minta Sam untuk kembali duduk di tempatnya, Hujan yang bingung tapi menuruti juga apa mau putranya itu.
"Ada apa?" tanya Air.
__ADS_1
"Biru mau makan telor yang baru di keluar dari induknya, nanti aku minta Pak Nono buat cari ayam yang lagi bertelor" jawab Sam sambil meliriik kearah Biru yang langsung terpancar rasa senangnya lewat senyum yang ia Sungging kan
Lagi dan lagi, keempat orang yang sedang bersama mereka Itu pun langsung saling pandang satu sama lainnya.
"Kok pak Nono?" tanya Biru.
"Iya, kenapa?" Sam balik bertanya dengan mulut penuh dengan makanan.
"Aku maunya kamu yang cari, Bee. Ini kan anak kamu buka anak pak Nono" protes Biru yang matanya langsung berkaca-kaca.
"Hari ini aku gak bisa tinggalin kantor, kerjaanku banyak banget sayang"
Ooooeeeekkkkkk
.
.
.
.
Kekayaan bisa di cari, tapi senyum istri yang paling utama sebab kebahagiaan sang bidadari hati adalah jantung rumah tangga.
Biru yang kini sedang mengusel usel hidung di dada Sam membuat pria tampan itu harus menahan geli, semenjak tahu hamil Biru semakin menempel padanya, tak tahu waktu dan tempat ia sering berlari memeluk dengan tiba-tiba, sikapnya itu lah yang kadang membuat Sam khawatir dan gemas pada istri kecilnya.
"Udah, ayo cari ayam dulu" ajak Sam pada Biru yang masih nyaman didadanya.
"Hem, cari dimana?"
"Pasar kali ya, coba aja dulu kesana"
__ADS_1
Biru hanya mengangguk paham, bayangan si bulat berwarna putih itu sungguh sangat menggodanya untuk segera di goreng dan nikmati dengan segera.
Keduanya pun keluar dari kamar, berjalan beriringan menuju lantai bawah untuk berpamitan lebih dulu pada Appa dan Amma serta MiMoy, dah barulah berlanjut ke garasi mobil.
Biru yang bergelayut manja tak sedetikpun melepas tangannya. Ia lebih suka Sam dengan tampilan sedikit berantakan dari pada harus rapih dengan stelan jasnya karna membuat Biru seringkali tak percaya diri seolah menyadarkan status mereka yang jelas berbeda.
"Kalo gada telor ayam kampung, mau telor apa, Bee?" tanya Sam saat keduanya kini sudah berada di dalam mobil.
.
.
.
.
.
.
.
Telor TUTUT...
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
Mampus 🤣🤣🤣🤣🤣
Asal jangan minta telor gajah ama telor buaya ya Bee, Fix langsung di pecat jadi mantu!
__ADS_1
Like komennya yuk ramaikan 😘