
🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
Cup...
Satu ciuman mendarat sempurna di pipi Biru saat Sam melihat sang istri sedang tersenyum kecil dengan kedua mata fokus pada layar ponsel yang ia genggam. Tak penah terbersit sedikitpun perasaan curiga dalam hatinya pada sang pemilik hati, ia yakin dan percaya jika ibu dari kedua buah hatinya itu akan selalu menjaga ikatan suci janji pernikahan yang sudah enam tahun mereka bina diatas suka dan duka sebagai pasangan suami istri yang menikah karna suatu ketepaksaan.
"Senyumin apa sih, sayang" tanya Sam, perasaanya begitu lega karna Biru sudah jauh lebih baik di banding kemarin atau tadi pagi. Sedikit demi sedikit makanan mau masuk kedalam perut rata sang istri meski ada drama yang terjadi di antara keduanya saat Sam memaksa Biru untuk menghabiskan makanan.
"Baca chat pawang Rahardian" sahut Biru tanpa menoleh ia masih tersenyum karna di layar benda pipih milikny ada beberapa poto Embun yang sedang bermain mandi bola, naik kuda dan makan eskrim. Terlihat begitu jelas raut wajah bahagia Embun saat menghabiskan uang sang gajah.
"Ghibahin apa lagi?"
"Enggak ada, cuma Moy lagi nawarin semua onty onty mau di beliin apa, terus mereka pengen ini dan itu tapi pas Amma nongol eh gak ada yang komen lagi, kandang langsung tutup" kekeh Biru saat menceritakan isi chat keluarga suaminya.
__ADS_1
Keluarga yang menurut Biru sangat hangat karna sudah menerimanya dengan sangat baik tanpa mengungkit siapa dan dari mana ia berasal terlebih Biru masuk diantara hubungan serius suaminya dengan wanita lain tapi saat itu tak ada yang protes atau ikut campur, semua benar benar di serahkan pada mereka berdua bagaiamana baiknya.
"Apa mereka pernah melukai hatimu Bee, pernah ada ucapan yang membuatmu sakit hati?" tanya Sam, sebagai manusia tentu orang tua dan keluarga yang lainnya pasti tak luput dari salah atau pembicaraan yang menyinggung hati, tapi Biru langsung menggelengkan kepalanya setelah ia mengingat secara pasti apa pernah hal itu terjadi tapi sayangnya ia tak pernah merasakan apa yang di tanyakan suaminya.
"Mereka sangat baik, aku bagai anak itik yang di lindungi, meskipun mereka marah atau mengomel aku yakin itu karna aku yang salah atau itu cara mereka menegurku. aku tak akan ambil hati, percayakah" ucap Biru meyakinkan sang suami jika hubungannya dengan keluarga Rahardian baik baik saja selama ini.
"Aku bersyukur memilikimu, disini kamu tanggung jawabku tapi jangan pernah memintaku untuk memilih antara kamu dengan Moy. Kamu isi duniaku tapi Moy adalah surgaku, Bee" lirih Sam seraya mengeratkan pelukannya. Dua wanita itu tak ada tandingannya dalam hidup Sam apalagi jika ditambah Melisa yang juga ada dalam urutan wanita terbaiknya.
"Terimakasih, semoga Rain saat dewasa kelak nanti bisa mendapatkan istri sepertimu, gadis cantik berhati malaikat"
"Aku tak sesempurna itu, Bee. Dibalik kebaikanku ada terselip sifat cemburu dan posesif dengan apa yang menjadi milikku, kamu tahu itu, kan? aku tak suka siapapun menyentuhmu" tegas Biru, semenjak Alyssa bekerja sama dengan sang suami, Biru tak segan mengungkapkan isi hatinya.
.
__ADS_1
.
.
.
Tak apa sayang, aku hargai rasa cemburumu karna itu kodrat wanita, karna HAWA saja pernah cemburu pada ADAM saat suaminya terlambat pulang padahal sangat jelas bahwa ia satu satunya wanita di bumi.
🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
Astaghfirullah... gombalannya gk kaleng kaleng 😂😂
Air Hujan up ya 😝 lagi kangen sama yang muda2 karna disini pada tua tua semua😳
__ADS_1