
💕💕💕💕💕💕💕💕
"Asem banget kayanya ya" bisik Hujan pada Melisa, dua wanita itu duduk di depan Sam yang sedang tak sabar menunggu Biru membuka kulit buah mangga yang baru di petik dari pohon samping rumah utama.
Rasa ngilu begitu terasa padahal hanya sebatas melihat bukan menikmati.
"Kamu belum makan loh, nanti sakit perut" kata Biru.
Hampir satu jam pasangan suami istri itu berdebat soal mangga muda dan nanas muda yang di inginkan Sam, jika saja pria itu sudah makan sedikit nasi mungkin Biru akan menurutinya detik itu juga tapi sayang seribu sayang Sam tetap menutup rapat mulutnya saat di suapi makan oleh Ammanya.
"Kalo makin mual aku gak mau bantuin mijit tengkuk, kalo sampe sakit perut aku gak mau kasihih obat" ancam Biru yang sebenarnya sangat kesal dengan keras kepala sang suami.
"Kalo makan sedikit gak apa-apa, yang sakit perut itu kalo makannya satu pohon" jawab Sam sambil menarik satu piring berukuran sedang yang sudah terisi oleh potongan mangga muda berwarna putih. Sudah bisa di bayangkan betapa asam nya buah itu saat di gigit.
"Mau bikin sambel de? biar gak asem asem banget. gitu" kata Melisa yang meringis ngilu saat cucunya menggigit si buah mangga.
"Enggak, nanti asem nya gak berasa." jawab Sam yang begitu sangat menikmati apa yang sedari tadi ia inginkan.
Tiga wanita yang ikut duduk bersama Sam pu hanya melihat saja tanpa mau mencicipi sama sekali.
.
__ADS_1
.
"Bul-Bul tidur nyenyak banget kayanya belum turun juga dari tadi" kata Hujan, ia baru ingat akan cucunya yang tadi di bawa Reza untuk tidur siang.
"Iya, double gajah soalnya" sahut Melisa, senyumnya masih saja cantik meski kini ia tak lagi muda. Mungkin benar adanya yang mengatakan jika kecantikan hati tak pernah termakan usia.
Sam yang sudah menghabiskan sepiring mangga muda kembali lagi ke kamar karna rasa kantuk menyerangnya secara mendadak.
Biru hampir saja melemparkan bantal kearah suaminya saat Sam merangkak naik kearas ranjang.
"Bee, mandi sih!" sentak Biru.
"Males" sahut Sam yang sudah sangat nyaman memeluk gajah abu-abu miliknya, ia pelintir si belalai sebagai ritualnya sebelum mengarungi mimpi.
"Aku kan gak ngapa-ngapain semalem, jadi gak harus mandi juga, Bee" protes Sam lagi tanpa membuka mata ia bahkan menutup telinganya tak ingin mendengar ocehan sang istri.
Biru yang awal menikah begitu imut imut bagai lebah nyatanya kini berubah menjadi macan sejak memiliki anak.
"Oh, Ok. Aku akan apa apain kamu kalau gitu biar mandi"
Sam yang mendengar hal itu langsung membuka matanya, senyum seringai terlihat jelas di wajah yang selalu nampak tampan meski dalam keadaan apapun.
__ADS_1
"Ok, siapa takut!" tantang Sam. Ia lempar si Gajah saat ia akan mengubah posisi tidurnya menjadi terlentang.
Jangan tanyakan bagaimana bentuk TUTUTnya saat ini karna nyatanya ia sudah tegak berdiri dan siap beraksi. Bagian inti suaminya itu bagai punya telinga dan sinyal kuat karna langsung bisa ON meski hanya sekedar candaan biasa.
Biru yang berjalan mendekat mulai naik dan merangkak naik keatas ranjang, tak sampai disitu karnab nyatanya Biru naik juga ke atas tubuh sang suami untuk berbisik di telinga kanannya.
.
.
.
.
.
Aku gak mau goyang, tapi maunya di goyang, Bee!
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
Apa sih Bee, otak oplos ku gak paham 🤣🤣
__ADS_1
Bisa tolong jelaskan wahai emak emak yang baik hati dan berotak bersih 🤭🤭
Like juga komennya yuk ramaikan.