Samudera Biru

Samudera Biru
Ayam Kampung


__ADS_3

🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Satu piring ikan goreng paling mahal yang pernah ada kini sudah tersaji di atas meja makan.


Tak ada yang berani mengeluarkan suara karna sangat paham dengan apa yang kini dirasakan sang pemilik ikan yang menatap piring berwarna putih dengan sendu.


"Ayo dimakan, Bee" bisik Sam.


Ikan termahal itu dibersihkan dan dimasak oleh salah satu koki yang bekerja di Rumah Utama, tangan koki itu sampai bergetar hebat saat menempelkan pisau dapur sebelum memotong hewan berharga 5,5 Milyar tersebut.


"Enak gak? gak ada racunnya kan?" tanya Biru.


"Mana aku tahu, jangankan nyoba buat mikir makan ini ikan aja gak pernah" sahut Sam.


Biru mulai menarik piring berisi ikan goreng tersebut lalu mengambilnya satu potong, tak ada bagian kepala karna yang dimasak hanya tubuhnya sampai ekor saja.


Sesuai keinginan Biru si ikan Platinum AROWANA itu pun di potong kecil-kecil.


"Mau?" Biru menyodorkannya lebih dulu ke mulut Sam yang langsung tertutup rapat.


"Enggak. Kamu aja! aku masih punya jiwa PRIKEIKANAN "


Semua tertawa mendengar jawaban Samudera yang polos dan menggemaskan, Reza yang terlihat sedih pun sedikit menyunggingkan senyumnya, jika di ingat memang rasanya pria baya itu tak pernah bisa marah pada Tutut Kesayangannya apapun yang terjadi.


"Emm... gak enak!" ucapnya saat satu gigitan masuk kedalam mulutnya..


"Masa? rasanya apa?" tanya Sam dan Air bebarengan karna memang mereka juga penasaran.


"Gak ada rasa!"


Sam pun langsung saling pandang dengan Air, dua pria itu seakan saling memberi kode untuk ikut mencicipi tapi mereka takut pada Reza.

__ADS_1


"Beneran deh gak enak"


"Terus ini gimana? kamu belum makan loh, Bee" ujar Sam saat melihat istrinya menggeser piring tersebut menjauh dari hadapannya.


"Aku mau makan nasi goreng aja"


*******


Drama ikan Platinum AROWANA yang mati sia sia pun sudah seminggu berlalu, Biru pun esoknya langsung dibawa ke rumah sakit milik keluarga untuk memastikan usia kandungannya saat ini yang ternyata baru memasuki usia tiga minggu, usia yang masih sangat rentan mengingat usia Biru pun masih sangat muda.


Reza, Air dan Sam adalah tiga pria yang akan siap pasang badan untuk Biru, mereka akan melakukan yang terbaik untuk Sang penerus Rahardian Wijaya.


Sam yang mulai mengurangi kesibukannya pun selalu berusaha pulang saat sore hari. Ia tak segan menolak semua rapat penting yang di lakukan saat makan malam.


Kehamilan Biru termasuk hamil yang tak membuat khawatir semua orang karna tak adanya rasa ingin muntah pada pagi hari seperti pada umumnya ibu hamil di seluruh dunia.


Ia hanya akan merasa mual dan lemas lalu menangis jika maunya tak di turuti atau lambat di iyakan oleh Samudera.


"Kamu jadi nanti siang ke kantor?" tanya Sam pada istrinya yang sedang memakaikan dasi di lehernya, Biru harus berdiri di bangku kecil agar bisa sejajar dengan Sang suami yang memiliki tubuh tinggi bagai tiang lampu pinggir jalan.


"Gak tahu, gimana nanti siang aja" jawab Biru, semalam ia sempat merengek ingin ke kantor Sam karna tahu jika miMoy dan Ammanya akan pergi siang nanti tapi Biru tak di izinkan ikut oleh Air karna takut kelelahan.


"Kalo mau dateng kabarin ya, takutnya aku lagi rapat"


"Iya,"


"Kita sarapan dulu yuk, aku udah laper banget" ajak Sam, semenjak Istrinya hamil entah kenapa ia selalu tak puas makan satu piring nasi jika pagi hari.


"Iya, tapi aku mau makan sama goreng telor ya" pintanya sambil bergelayut manja.


"Iya, Sayang. Nanti dibikinin ya"

__ADS_1


"Aku maunya telor ayam kampung" Pinta Biru lagi.


"Iya, jangankan telor ayam kampung, telor ayam negeri, telor omega, telor bebek, telor asin, sama telor puyuh juga pasti ada di kulkas, Bee. Tinggal ambil aja" kekeh Sam sembari mencubit hidung Biru yang minimalis seperti otaknya.


"Tapi aku gak mau ambil di kulkas" ucapnya santai namun mampu membuat Sam menautkan kedua alisnya, hawa akan di buat repot seakan sudah didepan mata.


"Terus mau diambil dari mana, Sayang?"


.


.


.


.


.


.


.


Aku mau ambil dari pan TAT ayamnya langsung...



🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


Enak ya Bee, soalnya masih anget 🤣🤣🤣


Like komennya yuk ramaikan

__ADS_1


__ADS_2