
🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
Miyuh anis?
"Engggak sayang, mhiu gak nangis kok"
Apa?
"Gak apa-apa. Tuh gak ada air matanya, Kan? Bum bobo ya"
Nda nyeh?
"Kemarin udah janji, kan. Gak nyeh nyeh lagi. Sekarang bobo yuk" ajak Biru, masih ada rasa tak tega dalam hati wanita cantik itu saat menolak ke inginan puteranya. Tapi ia masih bisa bersyukur dan bernapas lega karna kini Rain tak lagi mengamuk dan menangis. Ia jauh bisa lebih paham dan menepati janjinya.
Perbincangan singkat menjelang tidur itu pun tentu di dengar oleh Sam yang duduk bersandar di punggung ranjang dengan laptop di atas pahanya. Kejadian tak terduga tadi siang tentu membuat pekerjaan Sam sedikit berantakan. Sampai ia harus membawa separuhnya pulang ke rumah.
Malam ini mereka menginap di kediaman Biantara, Sam akhirnya mengalah karna tak ingin masalah salah pahamnya berlarut. Ia tak akan meninggalkan Biru apapun yang terjadi termasuk saat istrinya meminta ia untuk pulang.
__ADS_1
Rain yang sudah terlelap langsung di geser dari pelukan Mhiu nya. Sedangkan Sam kini berbaring di belakang punggung sang istri yang masih kesal padanya. Dalam posisi seperti ini Sam biasanya bisa mengungkapkan semua isi hatinya. Tak perduli Biru mendengarnya atau tidak.
"Bee, maaf. Aku sudah menyebut namanya di hadapanmu. Aku sudah mengingkari janjiku yang sebetulnya itu hal yang sangat mudah untuk ku lakukan. Kamu tak pernah meminta apapun dariku, cukup hanya menjaga perasaanmu yang tak ingin terbagi. Satu hal yang harus kamu tahu, jika semua yang kamu takutkan tentu tak akan pernah terjadi. Hatiku utuh untukmu. Aku tak mungkin membawa Ratu lain dalam pernikahan kita. Aku harap kamu paham akan hal itu. Aku sangat mencintaimu, bukan karna kamu istri atau ibu dari kedua anakku tapi kamu mampu menyempurnakan hidupku. Kamu bisa mengisi semua yang kosong dalam keseharianku. Cinta, harta dan tahta aku rasa tak cukup untuk aku berterima kasih padamu."
Satu tetes air mata jatuh dari ujung mata Biru, ia mendengar semua yang dikatakan suaminya barusan. Sakitnya berkali-kali lipat karna ia gagal untuk menguasai hatinya yang tak bisa untuk tak cemburu.
Suara dengkuran halus pun mulai terdengar pertanda jika lelakinya itu kini sudah terbuai ke alam mimpi. Kini saatnya ia juga melakukan hal yang sama karna otak dan hatinya hari ini sudah cukup lelah.
.
.
.
Cahaya yang peka akan perubahan sikap Sam dan Biru tak berani menggoda atau meledek si Tutut kesayangan papanya yang sejak tadi terus di peluk oleh Air, dua pria itu nampak serius berbincang dengan suara pelan di tambah teriakan Rain dan Embun yang saling bersahutan.
Tapi rasa penasaran Cahaya tentu tak sampai di situ, jiwa kepo yang meronta membuat ia menghampiri Biru dan Hujan yang duduk di meja makan.
__ADS_1
.
.
.
Jangan marah saat ada perempuan lain mendekati suamimu. Bersyukur lah karna kamu yang ada di sisiNya saat ini, sampai mereka juga ingin mendapat kan apa yang kamu miliki.
Jika suamimu cerdas, tentu ia tak akan berpaling dan rela menukar berlian dengan batu yang akan membuatnya tersandung.
🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
Dengerin noh.. pawang buaya insaf lagi kasih siraman rohani 🤣🤣🤣🤣
Gk di ragukan lagi kekuatan hatinya 😌
Rasa cemburu udah kaya minum obat, kadang sehari 3x 😂😂.
__ADS_1