Samudera Biru

Samudera Biru
Kentang


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


"Permisi, Nyonya. Apa ini milik anda?"


Biru yang mau menimpali ucapan putrinya, harus menoleh kearah suara seorang wanita yang datang sambil menyodorkan sebuah botol susu.


"Ah, iya. Ini punya Rain, terimakasih Mbak" ucap Biru yang kaget bercampur lega.


"Sama-sama, Nyonya. Tadi tertinggal di toko, karna seingat saya hanya Nyonya yang datang membawa bayi" jelas si wanita yang ternyata penjaga toko Bunga yang di datangi Biru barusan, ia berbicara seraya melirik kearah Rain yang di gendong oleh Sam.


"Mungkin saya lupa membawanya lagi saat menaruhnya tadi"


"Baiklah, saya permisi, Nyonya dan Tuan." pamitnya kemudian.


"Bubuy mahu pulang, Ayo" rengek Embun sambil menarik tas selempang Mainnya.


Biru yang membereskan barang mereka langsung menuntun Embun, sedangkan Sam menggendong Rain sambil mendorong stroller menuju mobil.


Tengkyu botol susu, untung ketinggalan...


Sam mengusap tengkuknya sambil tersenyum sendiri, ia rasa istrinya tadi tak paham atau mungkin kini justru lupa dengan apa yang di ucapkan Embun barusan karna terbukti Biru tak lagi membahasnya meski kini mereka sudah berada di dalam mobil.


"Langsung pulang, Bee?" tanya Biru saat sebentar lagi memasuki area Hotel Pradipta.


"Istirahat sebentar, Embun kayanya ngantuk tuh"


Biru yang menoleh ke arah kursi belakang akhirnya mengangguk paham karna tak hanya si sulung yang terlelelap si bungsu pun sama dengan sang kakak.

__ADS_1


.


.


Sampai di kamar hotel, Sam langsung membaringkan tubuh mungil putrinya ke atas tempat tidur begitu pun dengan Biru yang melakukan hal yang sama yaitu meletakkan Rain dengan sangat pelan di sebelah Embun. Ia ciumi. wajah lelah kedua buah hatinya sebelum membereskan dan mengecek kembali barang yang akan di bawa pulang.


"Bee, aku keluar sebentar ya" izin Sam yang langsung di iyakan oleh Biru. Tak pernah ada rasa curiga yang terselip di hati malaikat berwujud manusia itu.


Sepeninggal sang suami keluar dari kamar hotel yang tak jelas mau kemana, kini hanya tinggal Biru dan kedua anaknya. Wanita cantik berambut panjang itu pun langsung merapihkan semua keperluan mereka dan menggeser koper kearah pintu untuk memastikan tak ada barang yang tertinggal satupun saat pulang nanti.


"Udah beres, mandi ah!" gumamnya senang karna saat anak-anaknya tidur lah ia bisa sedikit bersantai.


Biru masuk kedalam kamar mandi dan langsung melepas semua pakaian yang menempel di tubuh mungilnya. Guyuran air shower begitu membuat tubuhnya terasa ringan setelah seharian berada di luar.


"Bee, aku kira kemana?" tanya Sam yang baru juga datang kembali.


"Aku gerah" jawab Biru yang berjalan pelan hanya menggunakan handuk kimono.


"Kamu mau apa?" pertanyaan reflek yang selalu keluar dari mulut Biru meski ia tau jawabannya.


"Apa aja yang enak enak."


Biru yang dibaringkan di sofa langsung di lepas tali bathrobe nya hingga tubuh polos tanpa apapun itu kini terpampang jelas depan mata Samudera.


Bibirnya kini sudah sangat liar men cumbu setiap inci semua area favoritnya termasuk bagian Dada yang tak lupa di beri tanda merah.


Waktu yang cukup mendesak membuat Sam segera mengeluarkan Tututnya, hanya beberapa detik ia bermain di pinggiran sawah hingga akhirnya masuk menerobos tanpa permisi lagi.

__ADS_1


Sam melayang kan aksinya dengan sangat pelan, keduanya harus pintar menahan leng uhan dan desa han agar anak anak tak terganggu dan bangun.


"Bee... "


"Hem, apa sayang?" sahut Sam sedikit bergumam karna bibirnya sibuk di antara dua bongkahan daging kenyal.


"Tadi, Embun bilang apa? siapa tante cantik yang narik tangan kamu?" tanya Biru yang tiba-tiba ingat kejadian di cafe kebun bunga.


"Alyssa, Bee" jawab Sam jujur tanpa menghentikan kegiatan panasnya.


"Alyssa mana?"


"Alyssa mantanku, Sayang" balas Sam dengan suara berat seakan sedikit lagi ia akan menggapai puncak pelepasan.


Buugh..


Mendengar kalimat MANTAN tentu membuat hati Biru panas dan meradang, ia reflek mendorong dada Sam sampai pria itu hampir terjungkal dari sofa.


Biru yang kesal tak perduli dengan keluhan rasa sakit suaminya, Ia merapihkan handuk kimononya dan berlalu ke kamar mandi.


.


.


Bee... mau kemana? Tutut aku belom muntah Oey!


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁

__ADS_1


Kentang ya Tut 🤣🤣🤣🤣


Cian de yuuuu


__ADS_2