Samudera Biru

Samudera Biru
Gajah vs Kelinci


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂🍂


Drama nyamuk yang menjadi tersangka utama sakitnya Embun tentu langsung di buru pasukan Gajah dan Buaya sedangkan si tutut hanya menjadi penikmat sajian drama tersebut.


Reza dan Melisa yang baru datang di sore hari pun langsung di peluk Bumi yang sudah seminggu ini tak bertemu karna anak kedua itu baru saja pulang malam kemarin dari luar kota, mendengar kabarnya Embun masuk rumah sakit tentu membuat ia ikut khawatir dan langsung datang menjenguk bersama sang istri.


"Papah sama mama sehat, kan?" tanyanya bergantian, melihat kedua orangtuanya sampai sebaya ini bagai sebuah anugerah bagi si kembar.


"Sehat, papa sama mama selalu sehat demi melihat kalian bahagia" kalimat itulah yang selalu di ucapkan Reza pada putra putrinya dan seluruh cucu cucunya. Kebahagiaan mereka bagai memberi energi positif bagi pasangan yang selalu berharap diberi umur panjang oleh Mak Othor


#CiumDuluOey!


.


.


Embun yang sudah membuka matanya, mulai terlihat sedikit lebih baik dari sebelumnya yang hanya ingin tidur dan bermimpi. Ia pun sedikit demi sedikit juga mau menikmati apa yang di suapi oleh Mhiunya meski masih ada rasa mual ia rasakan.


"Sedikit lagi ya Sayang" titan Biru pada Embun untuk menghabiskan Jus buah jambu yang di bawa Melisa dari rumah.


"Kenyang, Bubuy mahu sama Bum-Bum" pintanya sambil melambaikan tangan kearah Rain yang di gendong oleh Rini.

__ADS_1


Rini yang melihat Biru mengangguk padanya, akhirnya mendekat dan memberikan Rain pada Nyonya mudanya. Bayi laki-laki itu malah menarik baju bagian leher Mhiunya berharap mendapat asupan gizi lagi secara langsung.


"Kak Bul-Bul mau main sama Bum-Bum, udah dong jangan narikin baju Mhiun terus" protes Biru pada Rain yang selalu menempel padanya.


"Bul-Bul tuh anak aku banget ya" bisik Sam di telingan kanan Biru, ia yang mendengar itupun langsung menatap tajam sang suami.


"Iya, anak sama Phiunya gak jauh jauh dari dada!"


.


.


Rain yang di baringkan di sisi Embun mulai mau berguling dan berceloteh dan itu membuat si cantik seakan lupa rasa mualnya. Keseruannya bermain dengan Rain di manfaatkan Biru untuk menyuapia makanan pada Embun.


"Habis?" tanya Hujan saat ia ikut mendekat karna sedari tadi bahunya di pakai sang suami bersandar.


"Lumayan, Moy. Nanti tinggal minum obat mudah-mudahan cepet sembuh"


"Iya, Semoga" timpal Hujan lagi yang memang memiliki harapan yang sama.


.

__ADS_1


.


Dokter yang datang kembali memeriksa Embun, pekerja medis berkaca mata tebal itu tersenyum lebar saat melihat pasiennya sudah jauh lebih baik.


"Wah, kalau kaya gini besok Nona Muda sudah bisa pulang ya asal rajin minum obatnya" ujar dokter sambil memasukan alat periksnya ke saku jas putih yang ia kenakan.


"Yeeee, Bubuy pulang. Bubuy kangen gajah sama kelinci Bubuy" sahutnya senang tapi setelahnya merengut sedih.


Dokter yang mendengar celoteh Embun sampai mengernyitkan dahinya tak paham.


"Boneka gajah sama kelinci, Dok. Keduanya kesayangan Embun kalau dirumah apalagi saat tidur" jawab Biru yang mengerti ketidakpahaman sang dokter.


"Oh, begitu. Ya sudah, Nona muda pokoknya harus banyak makan dan minum obat agar bisa pulang bertemu gajah dan Kelinci" pesan dokter lagi yang di jawab anggukan kepala oleh Embun.


"Tuh denger kata ibu dokter, kalau kelamaan disini nanti Gajah sama Kelinci berantem" timpal Sam.


"Kok berantem? kenapa?" tanya Embun.


.


.

__ADS_1


.


...Rebutan PISANG...


__ADS_2